Kehidupan Gadis Pendiam Dan Kuper

Kehidupan Gadis Pendiam Dan Kuper
BAB 15


__ADS_3

Disiang hari yang panas tepat waktu dimana para pekerja akan beristrihat untuk makan siang mengisi perut mereka sebelum akhirnya bekerja kembali.


Sama seperti hari ini di siang hari para karyawan perusahaan Nugroho Grup sedang berbondong - berbondong keluar dari ruang kerja masing-masing untuk pergi ke tempat makan yang akan mereka tuju untuk melakukan aktivitas makan siang .


 


Pov mawar


 


Siang hari yang cukup lumayan panas, aku akan pergi bersama Melly dan Ryan untuk makan siang di restoran dekat kantor ku.


“Aduuhhh”ucap ku ketika aku menabrak seseorang di pintu lift saat aku sedang asyik mengobrol dengan Melly. Aku segera meminta maaf pada orang tersebut bukan2 lebih tepat nya dia seorang pria ya aku menabrak seorang pria yang lumayan tampan.


“Maaf, aku tak sengaja” ucapku meminta maaf


“Iya, tidak apa2 lain kali hati-hati jika berjalan perhatikan langkah mu jangan terlalu asyik mengobrol sampe2 tak melihat orang dan jika meminta maaf pada seseorang angkatlah wajah mu tatap orang nya bukan menunduk  sangat kurang etis terlihat tidak sunguh-sunguh kamu meminta maaf”sarkas pria tersebut yang sepertinya menceramahiku tapi aku memang pihak yang salah disini dan akhirnya aku mengangkat wajah ku yang sedari tadi aku tundukan karena takut.


“Maaf sekali lagi tuan saya benar2 tidak sengaja”ucap ku mohon lagi agar mendapat maaf.


“Kamu.....kamu”Ucap pria tersebut yang sepertinya nampak kaget melihat wajahku.


Apa pria tersebut mengenal ku tapi itu hanya pemikiran ku karena melihat raut wajahnya yang kaget seperti itu melihatkan seakan-akan kita pernah bertemu sebelumnya.


“iya tuan saya meminta maaf” ucap ku sekali lagi karena pria itu tak kunjung memaafkan ku.


“Huftt.... ya sudah saya memaafkan mu”ucap pria itu dengan datar dan pergi menuju lift dimana lift tersebut hanya digunakan khusus untuk petingi-petingi perusahaan atau klain penting saja.


“Apa mungkin pria tersebut salah satu klain dari Tuan fahmi ya”ucapku dalam hati.


 


Pov author

__ADS_1


“Ma, kamu gak pp kan kok melamun”ucap Melly pada mawar yang sedang melamun.


“Ehhh iya gak pp kok”ucap mawar tersadar dari lamunan nya.


“Lagian sihhh kalian ya, para perempuan kalau mengobrol tidak tau tempat lagi jalan pun masih mengobrol dengan asyik nya sampe tak memperhatikan jalan apalagi lho Melly nyerocos terus tuh mulut. Hufttt”ucap Ryan menimpali


“Yeee kenapa lho jadi nyalahin gue sihhh, lagian mulut mulut siapa kan mulut gue jadi seterah gue mau ngomong apa aja”ucap Melly sewot pada Ryan.


“Sudah2 kenapa kalian jadi berantem sihhh, kan kita mau makan siang ayokkk buruan keburu habis jam makan siang kita”ucap mawar menengahi pertengkaran Melly dan Ryan.


“ayookkk”ucap Ryan dan Melly bersamaan.


“Cieeee tadi berantem sekarang malah barengan ngomongnya, kompak banget sihh kalian”ucap mawar menggoda Melly sambil tersenyum dan di tanggapi dengan tatapan jengkel dengan Melly melihat kearan Ryan dan yang ditatap hanya geleng2 kepala melihat tatapan melly yang seakan sedang mengibarkan bendera perang terhadap dirinya.


Ceo room


Seorang pria berjalan dengan langkah lebar seperti sedang di kejar rentenir.Pria tersebut melangkah menuju ruang kerja sahabat nya yang tertulis di depan pintu kerjanya “Ceo room”.


Pria tersebut lantas masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahalu dan mengkagetkan orang yang berada didalam nya sampe terlonjat dan mengelus dadanya akibat bantingan pintu apalagi dia sedang menjalani ritual makan siang dengan tenang.


“Maaf bro gue tadi buru2 dan ada urusan yang mau gue bahas ini urgent banget sihh”ucap Deren memelas agar tak dimarahi sahabatnya.


“Ada urusan urgent apa yang buat lho sampe gak punya sopan santun masuk keruang orang tanpa mengetuk”ucap Fahmi yang masih jengkel.


“Ya udah kan gue udah minta maaf, oke sekarang gue mau ngomong ehhh bentar tapi sebelum itu lebih baik gue makan dulu dehhh kan kebetulan ada makanan, nggak baik membiarkan makanan yang menganggur lebih baik gue makan aja dulu nih makanan”ucap Deren yang langsung mencomot makanan milik Fahmi dimeja.


Fahmi yang melihat itu sangat jengah karena tadi sahabat nya itu buru2 karena akan membicarakan sesuatu yang urgent tapi ketika melihat makanan langsung lupa dengan urusan yang di bilang nya urgent tadi.


Fahmi dan Deren menikmati makan siang dengan tenang dan hikmat.jika sudah mengenai makan maka akan membuat orang diam tak bergeming bukan hahahahah.


“Jadi apa yang mau lho bicarakan sama gue yang tadi lho bilang urgent itu”ucap Fahmi membuka suara setelah selesai dengan ritual makan siangnya.


“Santai bro, bentar gue belum narik napas nihhh ngab tau habis makan hufttt”timpal Deren sambil menarik napas karena kekenyangan sehabis makan.

__ADS_1


“Lho ya emang, udah buruan ngomong gue nggak punya waktu banyak karena habis ini bakal ada meeting lagi”ucap Fahmi.


“Oke......, jadi gini lho masih ingat kan sama kejadian di acara pesta perayaan perusahaan lho satu bulan lalu??”ucap Deren.


“Iya gue inget, terus kenapa apa hubungannya sama gue”timpal Fahmi yang masih bingung dengan pertanyaan Deren.


 


Bersambung......


Jangan lupa tinggalkan like dan vote nya


 👍👍❤❤


 


 


 


 


 


 


 


 


 


 

__ADS_1


 


 


__ADS_2