
POV sebelum menikah
Perjodohan
Hari ini mawar pulang dengan wajah yang lesu karena seharian bekerja di kantor, apalagi sebentar lagi masa magangnya akan berakhir sehingga ia harus menyelesaikan pekerjaannya yang belum selesai.
Tepat selesai makan malam, seperti biasa Mawar akan meluangkan waktu sebentar untuk sekedar mengobrol dengan ayahnya terlebih akhir2 ini dia sangat disibukkan dengan pekerjaan yang menumpuk sehingga waktu mengobrol dengan orangtuanya dia lewatkan demi menyelesaikan pekerjaan kantor.
“Bagaimana nak pekerjaan mu, sepertinya ayah lihat akhir2 ini kamu jarang sekali untuk mengobrol dengan ayah dan ibu.apa karena pekerjaan mu membuat kamu lupa bahwa kamu masih mempunyai orangtua”ucap ayah Mawar mengawali pembicaraan.
“Pekerjaan mawar baik2 saja yah, dan Mawar nggak mungkin lupa sama ayah dan ibu.Cuma memang akhir2 ini mawar sibuk karena sebentar lagi masa magang mawar akan habis yah, jadi mawar harus menyelesaikan tugas2 yang belum selesai sebelum mawar meninggalkan perusahaan”ucap Mawar setenang mungkin.
“Mas, sudahlah mungkin Mawar memang sibuk dengan pekerjaannya apalagi dia juga harus menyusun skripsi nya.Nah, setelah urusan kantor dan skripsinya selesai pasti dia akan meluangkan waktunya untuk kita”ucap ibu sambung Mawar mencoba meredam emosi suaminya.
“Hmmm, ayah memaklumi mu, tapi ayah ingin menyampaikan sesuatu padamu dan ayah mau kamu turuti kemauan ayah”Ucap ayah mawar datar.
“Apa yah ?? , kalau mawar bisa pasti mawar akan menuruti ayah”ucap Mawar.
“Ayah mau..... kamu menikah dengan lelaki pilihan ayah setelah kamu wisuda dan ayah mau kamu tunangan terlebih dulu sebelum menikah”ungkap ayah mawar.
“Emmmm, apa ayah yakin ingin mawar menikah diusia mawar yang masih muda yah”ucap mawar ragu2
“Ayah yakin, meski usia mu masih 21 tahun tapi ayah melihat kamu sudah pantas menjadi seorang istri.Nak, ayah tau mungkin ayah egois tapi kamu tau umur ayah tak lagi mudah ayah ingin melihat mu menikah dan melihat cucu ayah sebelum ayah dipanggil sang pencipta”ucap ayah mawar dengan raut wajah yang sedih.
“Kenapa ayah berpikiran seperti itu, ayah kan masih sehat tapi jika ayah ingin aku menikah dengan lelaki pilihan ayah maka aku akan setuju karena aku tau pilihan ayah adalah yang terbaik, ayah tidak mungkin menjodohkan putrinya dengan laki2 yang salah”ucap mawar dengan tenang meski hatinya sedang tidak baik2 saja karena tiba2 harus menikah dengan orang yang tidak dikenalnya sama sekali.
“Tenang Nak pilihan ayah tidak mungkin salah, lelaki yang ayah pilihan kan kebetulan anak dari teman ayah dan almarhumah ibu mu mereka berasal dari keluarga terhormat dan baik2”ungkap ayah mawar dengan senang karena akhirnya anaknya setuju untuk dinikahkan.
“Iya yah, tapi Mawar ingin bertemu dengan laki2 itu terlebih dahulu sebelum acara tunangan dilakukan karena bagaimanapun juga kita kan harus saling mengenal terlebih dulu sebelum ke tahap yang serius”ucap mawar.
“Oke lusa ayah akan mengatur acara pertemuan mu dengannya”timpal ayah mawar.
Pertemuan yang tak terduga
Disebuah restoran mewah bintang lima terdapat Dua keluarga yang sedang berbincang mengenai perjodohan putra putri mereka.
__ADS_1
“Assalamualaikum ayah ibu, maaf aku terlambat tadi kebetulan dijalan macet”ucap mawar.
“Wa’alaikumussalam”ucap kedua orangtua mawar bersamaan.
“Duduklah Nak, oh iya kenalkan ini calon ibu mertua mu”ucap ayah mawar memperkenalkan calon besannya.
Setelah perkenalan di lakukan antara mawar dan ibu mertuanya, mereka semakin akrab bahkan seperti ibu dan anak.
Seseorang yang ditunggu2 kehadirannya pun datang meski tidak sesuai waktu yang dijadwalkan.
“Permisi, maaf terlambat”ucap pria tersebut(Fahmi).
Orang2 yang sedang mengobrol seketika menghentikan berbincangan dan mereka pun menoleh ke arah sumber yang muncul.
“Tuan fahmi, kenapa bisa disini atau jangan2 ahhh tidak2 ini tidak mungkin tuan Fahmi calon suami ku”pikir Mawar.
“Kenapa bisa ada karyawan magang itu disini dan duduk di sebelah mama, apa mungkin wanita yang akan di jodoh oleh ku adalah dia”pikir Fahmi
Mereka berdua sama2 terkejut namun Fahmi masih bisa mengontrolkan keterkejutannya daripada Mawar dia menampakan raut yang benar2 terkejut.
“maaf mah, Fahmi tadi ada metting dan dijalan pun kebetulan sangat macet”ucap Fahmi dengan wajah memelas.
“Ehhh sudah2 tidak pp mungkin anakmu memang sibuk, ayok nak duduk dulu”ucap ayah mawar.
“Iya om terimakasih”ucap fahmi.
“Iya nak, oh Fahmi sebelumnya kenalkan om adalah om Wijaya teman dari ibu mu dan alm Papa mu dan ini istri om yang ke-2 karena istri Om yang sebelumnya juga sudah meninggal dan sekaligus menjadi ibu sambung dari anak ku kenalkan juga ini Mawar putriana sanjaya anak Om yang akan saya jodohkan dengan mu Nak, seperti keinginan kita termasuk Almarhum ayah mu dan Alhmarhumah ibunya mawar”ucap Ayah mawar menjelaskan secara detail tidak ada yang ditutup-tutupi.
“Oh iya om kebetulan saya sudah mengenal anak Om karena Mawar juga bekerja di perusahaan saya sebagai karyawan magang”timpal Fahmi.
“Serius jadi kalian sudah saling mengenal, bagus kalau begitu tidak membutuhkan waktu yang lama untuk perkenalan bisa langsung menikah”ucapa Ibu Fahmi yang ikut menimpali perbincangan antara Fahmi dan ayah Mawar.
“Tidak terlalu dekat hanya dekat sebatas karyawan dan atasan”timpal Mawar.
“Sudah2 diana biarkan mereka saling mengenal lagi pula aku ingin anak ku menikah setelah pendidikan S1 nya selesai baru setelah itu mereka boleh menikah jadi lebih baik kita bicarakan pertunangan antara mereka terlebih dulu”ucap Ayah mawar.
__ADS_1
“oke2 aku setuju”timpal Ibu diana.
Orangtua Fahmi adithiya nugroho
Diana darmawangsa adalah ibu dari seorang Ceo yang terkenal di kota J yaitu Fahmi adithiya nugroho, beliau orang yang ramah, anggun, cantik meski sudah memasuki angka kepala empat, dan lemah lembut namun juga bisa bertindak tegas kepada orang apabila orang tersebut melakukan kesalahan.
Ayah fahmi telah meninggal beberapa tahun lalu beliau meninggalkan istri dan satu orang anak tunggalnya yang akan menjadi pewaris tunggal dari perusahaan yang telah di bangunnya yaitu Nugroho Grup, beliau bernama Aji pangestu Nugroho.
Beliau memiliki sifat yang baik hati, lemah lembut jika bersama keluarga, tegas, dan sifat yang sedikit dingin namun tak sedingin anaknya Fahmi.
Bersambung......
Maaffff udah buat kalian nunggu karena lama Up ceritanya dan karena kemaren aku bener2 stuck nulis, dan kebetulan ada tugas lain yang harus dikerjakan jadi aku bener2 minta maaf ya.
Oh ya terimakasih buat yang udah selalu nungguin ceritanya Gadis pendiam dan kuper, semoga suka sama jalan ceritanya ya.
Jangan lupa buka like, komen dan votenya.
__ADS_1