
...HAPPY READING...
.......
.......
.......
Pagi ini, Fahmi kembali bekerja setelah usai berlibur bersama keluarga dan sahabatnya. Fahmi berjalan dengan penuh wibawa, masuk kedalam kantornya. Para pegawainya memberi hormat dengan sapaan karena Bosnya yang telah kembali bekerja.
Sedangkan Aji sendiri pun sudah sampai dikantor sebelum Fahmi datang, kini ia tengah memeriksa pekerjaan yang sempat tertunda karena liburan kemarin. Didamping dengan sektaris Fahmi.
“Ekheemmm” dehen Fahmi ketika melihat Aji dan sektarisnya sedang serius meneliti pekerjaannya.
“Ehh, pak. Selamat pagi dan selamat datang kembali ke perusahaan” ucap sektaris Fahmi kaget karena Bos kembali.
“Iya, pagi. Atur semua jadwal kerja saya, selama saya tidak bekerja kemarin. Setelah itu bawa keruangan saya” balas Fahmi dingin dan langsung bergegas menuju ruangannya sendiri. Aji sendiri hanya bisa menghela napas melihat sikap dingin Fahmi saat tadi menatapanya. Dan tak berniat menyapanya.
“Kamu kembali keruangann mu, turuti Bos mu. Saya akan pelajari materinya terlebih dahulu lalu setelahnya biar saya antar ke Fahmi” ucap Aji datar.
“Iya pak, kalau begitu saya permisi dulu” balas Sektaris Fahmi.
__ADS_1
“Iya silahkan” ucap Aji dengan datar kembali. Lantas sektaris Fahmi pun pergi meninggalkan Aji.
...***...
Fahmi pun sudah duduk dengan tenang didalam ruangannya sembari menghisap rokok yang memang disimpan dilaci kerjanya untuk ia gunakan sewaktu² apabila sedang pusing dengan pekerjaannya atau masalah lainnya. Sambil menunggu jadwal kerjanya dari sektarisnya, Fahmi pun menyempatkan diri untuk memikirkan masalah Anita dan juga memikirkan bagaimana menjelaskan hubungannya bersama Anita dulu pada Sang istri.
Pov Fahmi
Hari ini pertama aku kembali bekerja setelah liburan kemaren bersama istri dan keluarga yang lain. Dan dihari pertama bekerja, mood ku benar² hancur karena harus kembali mengingat kejadian kemaren waktu terakhir berlibur . Kejadian yang bener² membuat ku syok, dimana Anita tidur dan melakukan hubungan terlarang bersama sahabat sekaligus asisten pribadi ku. Meski aku sudah menikah dan mulai belajar mencintai istri ku sendiri, tapi tetap saja rasanya ada yang begitu nyeri dihati ku sewaktu mengingat kejadian itu. Entah yang aku rasa ini karena kasian semata atau sebenarnya masih ada nama Anita disudut hati kecil ku, aku juga bingung.
Tapi dilain hal, aku juga memikirkan istri ku yang mulai curiga tentang hubungan ku dan Anita. Terlebih kemaren perilaku ku kepada Anita benar² membuatnya pasti kaget karena tiba² memeluk kakaknya sendiri dengan sangat mesra. Benar kata Deren, memang saat ini kebahagiaanku harus berpusat pada istri dan anakku. Mereka yang harus aku bahagiakan bukan malah terjebak pada bayang² masalalu ku sendiri, tapi rasanya untuk bercerita tentang masalalu ku kepada mawar saja sudah benar² membuat lidah ku keluh seketika. Dan pada akhirnya aku tetap menutupinya sampai sekarang.
Menghisap rokok saat ini adalah jalan untuk meluapkan semua emosi dan pikiran yang terus berkecamuk dikepala ku. Rokok yang memang selau ku simpan di laci kerja dan akan ku gunakan saat sedang suntuk. Pada akhirnya aku terus menghisap rokok sambil terus memikirkan bagaimana caranya menyelesaikan masalah ini. Namun tak bersalang lama kegiatan ku terhenti sesaat pintu ruangan ku diketuk dari luar dan benar ternyata sektaris ku yang mengantar jadwal kerja ku yang tadi ku minta. Dan aku pun melanjutkan perkerjaan ku meski dalam keadan mood yang kurang baik.
Pov end
Selesai dengan pekerjaannya mengurus suaminya yang berangkat kerja, mawar pun memilih bermain dengan sang anak diruang keluarga, menemani sang anak yang sudah mulai aktif. Namun tiba² pikirannya melayang pada obrolahnya semalam bersama suaminya mengenai hubungan suaminya dan kakak tirinya, Anita.
Pov mawar
Menemani Azka dan mengikuti tumbuh kembangnya adalah kewajiban ku saat ini, seperti sekarang aku sedang melihat anak ku yang tengah asyik bermain. Dengan aktifnya. Namun sembari memperhatikan anak ku, aku teringat kembali kejadian di villa kemaren dan juga bagaimana perlakuan suami ku pada Kakak tiri ku yang menurutku tidak wajar.
__ADS_1
Sesaaat kemudian aku seperti mendapatkan ingatku kembali, ingatan yang dimana sewaktu itu aku mendengar suami ku dan juga para sahabatnya membahas masalalu suamiku dengan wanita nya dulu yang ternyata adalah kakak tiri ku yang sekarang, yaitu Kak Anita.
“Astaqfirullah, kenapa bisa aku melupakan kejadian itu. Sepertinya karena terlalu sibuk mengurusi Azka sampe membuat ku lupa akan kejadian itu, huft” gumam ku saat ingatan ku kembali pada peristiwa itu.
Iya aku sudah mengingat kejadian waktu itu, bahkan waktu itu aku berjanji untuk tidak mempermasalahkan masalalu suamiku, tapi sekarang entah kenapa aku merasa bimbang. Kepercayaan ku mulai goyah, apalagi ketika kemaren melihat Kak anita memandang Mas Fahmi dengan tatapan dalam seperti menatap seorang kekasih. Membuat hati ku gundah, takut kalau Kak Anita menjadi pengganggu dirumah tangga ku. Dan takut suami ku pun tergoda dengannya, terlebih Mas Fahmi pun kemaren sangat mencemaskan keadaan Kak Anita. Lalu bagaimana nasib ku terlebih Azka anak dari buah cinta antara aku dan Mas Fahmi. Akh tidak ingin rasanya jika harus melihat Azka kekurangan kasih sayang karena orangtuanya pisah. Dan menjadi Anak broken home.
Pov end.
NOTE : Di Bab 54 dan 55 kejadian Mawar tau tentang hubungan Fahmi dan Anita, kalau kalian lupa bisa baca lagi biar tau okeyy😊
#
“Astaqfirullah, apa yang aku pikirkan seharusnya aku tidak boleh memikirkan hal² yang tidak akan terjadi” ucap Mawar terbuyar dari pikirannya yang memikirkan jika nantinya ia dan suaminya akan pisah, dan sang suami lebih memilih masalalunya. Dia pun melanjutkan kegiatannya untuk bermain dan memantau tumbuh kembang sang anak yang sedang aktif²nya, dan masalah suaminya akan dibiarkan sementara sampai benar² suaminya jujur dengan sendiri, karena saat ini ia masih mencoba memberi kepercayaannya pada suaminya, pikirnya (Mawar).
Bersambung.......
855 kata sudah cukup menurutku kembali memulai cerita ini kembali. Maaf udah gantung cerita ini sampai sebulan lebih, dan buat kalian nunggu lama kelanjutan kisah Fahmi dan Mawar.
terimakasih juga buat kalian yang sudah setia sampai sekrang buat nungguin kisah Fahmi dan Mawar kembali.
semoga kalian masih stay dikarya ini, meski jarang banget Up. dan Maaf kalau tulisan disini masih berantakan karena author sendiri masih banyak belajar buat nulis lebih baik lagi kedepannya. semoga kalian memaklumi itu ya😔🙏.
__ADS_1
silahkan komen disini, kalau mungkin ada yang mau disampein. kasih saran juga boleh banget🙏💙
jangan lupa untuk like, vote dan komen ya💙💙.