Kehormatan Yang Ternoda

Kehormatan Yang Ternoda
Bab.66


__ADS_3

..."Assalamualaikum, hai pembacaku tersayang. Mohon maaf ya tiga hari kemari tidak sempat up di karenakan kondisi di dunia nyata tidak memungkinkan Othor untuk masuk dunia halu 🤭🤭. Alhamdulillah sekarang semua urusan nya sudah selesai dan di beri kemudahan dan kelancaran. Untuk mengobati rasa kangen kalian, othor akan up meski hanya 1 bab aja ya...happy reading, 🤗🤗."...


...*****...


.


kreeekkkk


Deg


Jantung Aulia berdetak kencang saat mendengar suara pintu kamar mandi yang di buka.


Saat Aulia menoleh, seorang pria tampak keluar dari dalam kamar mandi hanya menggunakan handuk yang di lilit di pinggang.


Sementara di bagian atasnya, dia biarkan terbuka dan memperlihatkan dada bidang nya yang di penuhi oleh otot kekar.


Tubuh Aulia mendadak membeku saat mendengar derap langkah seseorang yang semakin mendekat ke arah nya.


Bahkan tubuhnya sampai tidak bisa berbalik saking tegangnya Aulia saat ini. Aulia pun tetap fokus menatap ke arah gelapnya langit malam yang dihiasi oleh bintang-bintang, dari balik jendela yang kain gordennya masih terbuka.

__ADS_1


Greeppp


Tubuh Aulia semakin dibuat membeku saat sepasang tangan kekar memeluk erat tubuhnya dari arah belakang.


"Lagi ngapain sih sayang? Anteng banget, sampai nggak sadar kalau suami sudah selesai mandi dan keluar dari kamar mandi," tanya Fatih dengan berbisik tepat di telinga Aulia.


"Astaghfirullah Mas, bikin kaget saja," seru Aulia dengan nada yang terbata saking gugupnya saat mendapatkan pelukan dari Fatih.


"Habis, kamu terlalu fokus sayang. Kenapa belum tidur, hhmm?" tanya Fatih semakin mempererat pelukannya di tubuh Aulia.


"Mas, pake baju dulu. Nanti masuk angin," ucap Aulia tanpa menjawab pertanyaan dari Fatih, dengan nada bicara yang terbata karena gugup.


"Iya, sebentar lagi ya. Mas masih kangen," jawab Fatih yang kini sudah menyimpan dagu nya di bahu Aulia.


"Mas,"


"Apa sayang?"


"Pake baju dulu,"

__ADS_1


"Nanti saja, masih kangen,"


"Seharian ini, kita sama sama terus loh Mas. Masa masih kangen?"


"Tentu saja masih kurang sayang. 10 tahun harus Mas lewati agar bisa sampai di titik ini. Dimana Mas bisa memelukmu setelah menjadikanmu kekasih halalku,"


Deg


Jantung Aulia berdetak kencang saat mendengar pernyataan dari Fatih. Aulia tidak menyangka jika Fatih sangat mencintainya sedalam itu.


Hingga 10 tahun berlalu dan Fatih bisa melewati masa masa itu tanpa tergoda sedikit pun oleh wanita lain.


Bahkan pada Sarah, wanita yang sudah Fatih nikahi selama 3 tahun itu juga tak mampu membuat hati Fatih goyah dan hanya tetap mencintai Aulia saja.


"Apa aku boleh tanya sesuatu, Mas?" tanya Aulia saat keduanya terdiam selama beberapa saat.


"Boleh tanya apa?" jawab Fatih semakin mengeratkan pelukannya di tubuh Aulia hingga membuat wanita itu merasa sedikit sesak, saking eratnya tangan kekar Fatih memeluk tubuhnya.


"Kenapa Mas Fatih tidak bisa mencintai mbak Sarah? Padahal sepertinya Sarah adalah wanita yang baik dan juga mencintai Mas?" tanya Aulia yang membuat Fatih sedikit kaget karena Aulia tiba-tiba saja menyinggung nama Sarah, mantan istri dari Fatih.

__ADS_1


"Mas sudah berusaha Aulia selama 1 tahun pertama pernikahan kami Mas benar-benar tersiksa karena mas harus hidup Satu Atap dengan wanita lain yang sama sekali tidak Mas cintai, di tahun kedua aku akhirnya mulai terbiasa dan berpikir untuk mencoba menerima kehadirannya dan mulai membuka hati untuk mencintainya. Namun, semua usaha itu gagal karena saat Mas menatap wajahnya, wajahmu yang selalu muncul di dalam benak Mas. Bayangan kamu seolah olah manahan Mas untuk tidak melihat ke arah wanita lain. Jika begitu mana bisa aku mencintai Sarah di saat pikiran dan hatiku hanya tertuju padamu."


*****


__ADS_2