Kembali Ke Surga Mu

Kembali Ke Surga Mu
Zikri lulus pelatihan


__ADS_3

Waktu terus berputar. Tak terasa jam sudah ada diangka 3 di sore itu.


Semua yang mengikuti latihan, sudah pulang. Begitupun dengan Zikri.


Ia berdiri di trotoar jalan sambil menunggu ojek pesanan nya.


Aktifitasnya hari itu sangat menguras energi. Tapi dia tidak pernah lelah dan menyerah.


Akhirnya ojek pesanannya datang.


"Dengan Pak Zikri...?" Tanya ojek.


"Betul...."


"Oke... Pak.. ayo mari...!!!"


Zikri naik ke motor, dan bergegas pulang.


Beberapa menit kemudian, ia sampai dihalaman rumahnya.


"Alhamdulillah.... Terimakasih ya Pak." Ucap Zikri pada ojek.


"Iya sama-sama Pak.... Saya pamit...!!"


Zikri berjalan menuju pintu rumahnya.


"Assalamualaikum..."


"Waalikumsalam....." Jawab istrinya dari dalam.


Zikri duduk di teras, lalu ia buka sepatunya.


"Huffftt.... akhirnya.... Nyampe rumah juga...!!!" Ucap Zikri.


"Kenapa Pak... Kayaknya capek banget...!!!" Tanya istrinya.


"Iya Bu... Hari ini porsi pelatihannya ditambah..."


"Oh gitu... Ya udah bapak istirahat dulu sana....!!"


"Duduk disini aja dulu Bu... Ngadem bentaran...." Jawab Zikri.


Lalu istrinya masuk dan membuatkan minuman untuk Zikri.


"Ini Pak... Diminum dulu... Teh manis hangat... Biar bapak seger...!!"


"Srupuuuuttttt..... Akhhhh.... Seger... Bu...!!"


"Ya udah.... Nanti di abisin Pak....!"


"Iya Bu..."


Lalu Zikri membawa satu batang rokok dari sakunya.


"Cekrekkk...." Suara korek api dinyalakan.


"Huhhhh...."


Zikri menikmati satu batang rokok dengan segelas teh manis hangat.


"Kring.... Kring...." Suara handphone Zikri berdering.


"Assalamu'alaikum.... Is...!!"


"Waalikumsalam kak.... Gimana pelatihan hari ini Kak..???" Tanya Isma ke Zikri.


"Melelahkan Is.... Besok sehari lagi pelatihannya. Kalau lulus... Baru bisa kerja, dan nanti ditugaskan ditempat-tempat yang membutuhkan security." Jelas Zikri.


"Oh... Jadi ini semacam yayasan gitu ya kak...!!???" Tanya Isma.


"Iya... Semacam penyalur security...!!!"


"Oh iya Isma paham. Sekarang lagi ngapain...???"


"Ini baru aja datang... Lagi ngaso dulu.... Sambil ngerokok...!!"


"Oh gitu... Iya deh. Isma tutup telponnya ya.."


"Iya..."


"Assalamualaikum.... Kak..!!!"


"Waalikumsalam....."


Setelah menutup telponnya, Zikri masuk kerumahnya, ia langsung membersihkan badannya.


Isma dan Zikri memang kakak adik yang sangat dekat. Agak berbeda dengan kakak-kakak yang lainnya yang lebih pendiam.

__ADS_1


"Kak Zikri kasian ya mas...!!!" Ucap Isma pada suaminya.


"Kenapa Is....??"


"Sampai sekarang masih berjuang mencari pekerjaan yang nyaman. Dari dulu dia gak pernah malu.... Waktu Isma kecil aja dia gak malu jadi ojek. Walaupun saat itu motornya sudah sangat jelek dan sering mogok...!!" Jelas Isma.


"Iya.... Semoga saja pekerjaan sekarang jadi pekerjaan yang nyaman buat kak Zikri." Ucap suaminya.


"Iya... Aamiin..."


Matahari sudah terbenam. Suara adzan Maghrib berkumandang.


Semua orang dirumah Zikri mengambil air wudhu. Lalu mereka shalat bersama.


Setelah shalat, mereka duduk di depan TV sambil menikmati makanan ringan.


"Ngemil-ngemil terus... Mending makan aja Pak... Biar kenyang...!!"


"Boleh Bu...!!" Jawab Zikri.


Istrinya mengambil makanan kedapur, lalu ia bawa ke tengah-tengah anak dan suaminya.


"Wah makan enak nih.... Ada tempe, tahu, sambal, ikan asin dan Pete." Ucap Zikri.


"Iya... Ini makanan kesukaan bapak..." Kata Ezra.


"Ayo ambil piringnya...!!!" Ucap istrinya.


Mereka makan bersama dilantai sambil menonton tv.


"Alhamdulillah.... Masih diberi nikmat sehat." Ucap Zikri.


Makan selesai.... Mereka kembali duduk sambil menonton tv.


"Gimana sekolah kalian...??" Tanya Zikri ke anak-anaknya.


"Alhamdulillah... Lancar. Oh iya Pak... Kan Arul udah kelas tiga... Sebentar lagi ujian.... Jadi uang bangunan yang belum lunas harus segera dibayar." Ucap Arul anak pertamanya.


"Iya... Nanti kalau bapak udah punya uang ya...!?" Jawab Zikri.


"Iya... Pak...!!!"


"Ya udah sekarang udah malam... Kita istirahat..." Ucap Zikri lagi.


***


Paginya seperti biasa Zikri bangun pagi-pagi. Ini hari terakhir pelatihannya.


"Hari terakhir ni Bu... Doain lulus ya...!!!"


"Iya Pak... Aamiin."


Zikri bersiap-siap, lalu ia sarapan bersama anak istrinya.


"Jangan lupa Bu... Bawain bekal lagi ya..!!"


"Iya Pak... Ini udah siap...!!"


Anak-anak pun pamit kesekolah.


"Arul sama Ezra pamit ya Pa... Bu..."


Zikri memijit-mijit kepalanya.


"Kenapa Pak...??" Tanya istrinya.


"Gak apa-apa Bu.. ini cuma agak sakit dikit." Jawabnya.


"Ya udah makan obat aja dulu Pak... Kebetulan ada Paracetamol dikotak obat. Bentar... Ibu ambilin."


Tak selang berapa lama... Istrinya membawa segelas air hangat dan satu obat ditangannya.


"Ini Pak... Obatnya diminum dulu...!!!"


Lalu Zikri meminumnya.


Beberapa menit kemudian sambil Zikri menunggu ojek.


"Alhamdulillah...."


"Gimana pak sekarang...??"


"Udah agak enakan Bu... Gak terlalu sakit seperti tadi."


"Alhamdulillah... Jangan sakit Pak..!!" Ucap istrinya.


"Akhh bapak gak sakit... Ini cuma sakit kepala." Jawab Zikri.

__ADS_1


"Tettttt.... Tettttt...." Suara klakson berbunyi.


"Ojek udah datang tuh Bu... Bapak berangkat ya...!!!"


"Iya.. pak... Hati-hati ya....!!"


"Iya... Assalamualaikum....."


"Waalikumsalam...."


Zikri berangkat ke tempat pelatihan.


Sampai ditempat pelatihan, Zikri langsung menghampiri teman-temannya.


Hari ini pelatihan terakhir dan pengumuman siapa saja yang lulus.


Selang beberapa menit Pak Darto pun datang.


Seperti biasa ia mengomando untuk berbaris.


"Priiiiiitttttttt..." Suara peluit pak komandan.


Semua berlari ke arah Pak Darto.


"Sebelum melaksanakan pelatihan terakhir.... Mari kita berdoa terlebih dahulu. Berdoa mulai....." Ucap Pak Darto.


Semua menundukkan kepala.


"Selesai.... Hari ini pelatihan terakhir. Semoga hasilnya semua lulus.


"Oke... Seperti biasa, kita lakukan pemanasan lalu berlari mengelilingi lapangan sebanyak sepuluh putaran." Tambah Pak Darto.


"Siap komandan...!!"


Mereka memulai pemanasan lalu berlari mengelilingi lapangan.


Hari ketiga mereka terlihat lebih kuat. Mungkin karena sudah agak terbiasa.


Putaran demi putaran mereka lalui hingga putaran terakhir.


"Priiiiiitttttttt...." Suara peluit komandan kembali berbunyi.


"Setelah selesai boleh duduk disini sebentar."


Semua duduk didepan Pak Darto.


"Baik setelah ini kita akan melakukan lagi teknik bela diri seperti kemarin, berpasangan."


"Siap komandan...!!"


"Dimulai dari sekarang ya....!!!"


Mereka sudah berhadap-hadapan… lalu memulai gerakan-gerakan bela diri.


Pak Darto menilai gerakan-gerakan mereka.


"Baik.... Semua bisa beristirahat terlebih dahulu... Nanti setelah istirahat saya akan umumkan siapa-siapa saja yang lulus beserta tempat tugasnya nanti."


"Siap komandan...!!"


Semua bubar.... Dan mengambil air minumnya masing-masing.


"Akhirnya... Pelatihan selesai." Ucap Zikri.


"Kalau Pak Zikri saya yakin pasti lulus..." Ucap Pak Abi.


"Aamiin... Pak. Semoga semuanya lulus ya Pak..!!" Ucap Zikri.


"Aamiin..."


"Sepertinya pelatihan hari ini gak akan sampai sore ya....!!" Tanya Zikri.


"Iya... Dzuhur mungkin sudah beres." Jawab Pak Abi.


Setelah 20 menit beristirahat, pak komandan kembali membunyikan peluit nya.


"Priiiiiitttttttt.....!!!"


"Semua berkumpul kembali disini." Ucap Pak Darto sambil memegang beberapa helai kertas.


Semua berdiri dengan rapih di depan Pak Darto.


Satu persatu nama yang lulus disebutkan.


Termasuk Zikri dan Pak Abi pun ada dalam daftar nama yang lulus tersebut.


"Alhamdulillah... Gak sia-sia kita ikut pelatihan ini ya Pak...!?!" Ucap Zikri.

__ADS_1


"Iya Pak..."


Lalu Pak komandan menyebutkan tempat-tempat yang akan menjadi tempat kerja mereka.


__ADS_2