Kembali Ke Surga Mu

Kembali Ke Surga Mu
Iri pada Zikri


__ADS_3

Hari ini hari kedua Zikri bekerja. Seperti biasa pagi sekali ia sudah bangun. Ia sangat bersemangat. Tiap pagi sudah punya kegiatan baru, yaitu memberi makan Moli kucing peliharaannya.


Jam 7 ia sudah siap berangkat kerja.


Setibanya di pos jaga, ia seperti biasa melakukan apel pagi untuk berdoa bersama.


Tapi Pak Budi belum juga datang. Hingga jam 8 Pak Budi tak kunjung datang.


Zikri coba menelpon Pak Ilham.


"Pak Ilham tahu Pak Budi kenapa belum datang,


padahal hari ini ia bagian masuk pagi, apa dia sudah tahu?" Tanya Zikri


"Sudah tahu kok Pak." Jawab Pak Ilham


"Ya sudah saya coba tanya sama yang lain." Zikri menutup telponnya.


Zikri bingung tidak ada lagi yang kerja, harusnya sekarang pagi ia bersama Pak Budi, siang Pak Arif dan Yanto, bagian malam Pak Ilham dan Pak Setya.


Satu persatu Zikri coba telpon, tak ada yang tahu. Pak Budi pun handphone nya tidak aktif.


Akhirnya mau tidak mau Zikri pagi itu bekerja sendiri.


"Gimana ini Pak Budi, harusnya kalau tidak masuk kan harus memberi tahu dulu." Ucap Zikri


Hari itu Zikri sangat sibuk, semua pekerjaan ia kerjakan sendiri.


Dari kejauhan ternyata Pak Budi memperhatikan Zikri.


"Rasakan itu makanya anak baru jangan jadi komandan." Ucap Pak Budi


Pak Budi merasa kalau Zikri tidak cocok menjadi komandan, karena dirinya yang paling lama kerja disana.


Dengan sabar Zikri terus bekerja, ia kira Pak Budi tidak masuk memang benar-benar ada keperluan penting.


Waktu istirahat tiba, Zikri lalu membawa box nasi nya. Ia makan nasi dengan lahap di meja kerjanya.


Saat itu Pak Arief menelponnya.


"Assalamualaikum Pak."


"Waalaikumsalam Pak Arief."


"Pak saya masuk saja sekarang ya, takutnya Pak Zikri keteteran kerja." Ucap Pak Arief


"Gak usah Pak, lagian beberapa jam lagi juga udah over shift Pak." Jawab Zikri


"Ga apa-apa Pak?" Ucap Pak Arief lagi


"Ga apa-apa Pak." Jawab Zikri


Dalam hati Pak Arief sudah menebak kenapa Pak Budi tidak masuk hari itu, hanya saja ia tidak memberitahu pada Zikri.


"Ya udah kalau gitu Pak, saya tutup telpon nya."


"Iya Pak."


"Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam."


Selesai makan tak lupa Zikri pergi ke mushola. Lalu ia ambil wudhu dan shalat.


Waktu sudah siang, tak terasa hari itu waktu kerja akan segera berakhir. Pak Arief dan Pak Yanto sudah mulai datang menggantikan shift pagi.


"Pak...!" Ucap Pak Arief


"Eh, Pak Arief...Pak Yanto, sudah datang?"

__ADS_1


"Pak Zikri jadi kerja sendiri?" Tanya Pak Yanto


"Iya Pak." Jawab Zikri


"Kemana ya Pak Budi, herannya handphone nya gak bisa dihubungi." Ucap Pak Yanto


"Iya, gak apa-apa Pak, mungkin ia ada keperluan mendadak." Ucap Zikri dengan sabar


"Tapi gak boleh begitu Pak, kan harusnya memberitahu dulu kalau tidak masuk kerja." Sahut Pak Arief


"Udah Pak gak apa-apa."


Padahal Pak Arief sudah berpikir kalau Pak Budi pasti sengaja hari ini tidak masuk kerja.


"Gimana Pak semuanya aman kan?" Tanya Pak Arief


"Alhamdulillah Pak, semua aman terkendali." Jawab Zikri


"Alhamdulillah kalau gitu, ya udah Pak Zikri lekas pulang pasti hari ini capek sekali kan?" Jelas Pak Arief


"Iya Pak, ni saya beres - beres dulu." Jawab Zikri


"Sudah Pak, gak usah... beresin meja biar kita aja." Ucap Pak Yanto


"Oh gitu, ya udah terima kasih Pak."


"Kalau gitu saya pamit… Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam."


Zikri langsung melangkahkan kakinya pulang ke rumah. Terlihat sangat jelas kalau hari itu ia sangat kelelahan. Sesampainya di rumah, Zikri langsung merebahkan badannya dilantai.


"Hari ini melelahkan sekali." Ucap Zikri


Ia ambil segelas air minum, lalu ia meminumnya.


Ia lihat jam, ternyata waktu sudah mulai sore. Ia bergegas membersihkan badannya.


Lalu terdengar suara....


"Meong... Meong..." Suara kucing berbunyi


"Ya ampun lupa belum kasih makan si Moli." Ucap Zikri


Zikri langsung menghampiri Moli, kucing nya.


"Kamu mau keluar dari kandang ya?"


"Ayo kalau mau keluar." Ucap Zikri sambil mengeluarkan kucing nya.


Untung saja ada kucing, Zikri seperti ada teman di rumah.


Zikri isi kembali air dan makanannya. Ia buka pintu kandang nya. Ia biarkan kucingnya berlarian kesana kemari.


Tiba-tiba handphone Zikri berbunyi. Ia ambil handphone nya, lalu ia lihat layar nya. Ternyata video call dari istrinya.


"Assalamualaikum." Ucap Zikri pada istrinya


"Waalaikumsalam Pak… lagi ngapain Pak?" Tanya istrinya


"Lagi diam saja Bu, sambil lihatin si Moci." Jawab Zikri


"Sudah makan apa belum Pak?" tanya Istrinya lagi


"Belum Bu. bentar lagi deh beli ke depan."


"Oh iya Pak, Arul kan sudah lulus SMk gimana kalau ia coba cari kerja disana?" Kata Istrinya


"Kalau Arul nya mau, kesini aja Bu, kan bisa naik travel, soalnya sekarang bapak belum ada jadwal libur yang agak panjang kalau pulang kesana." Jelas Zikri

__ADS_1


"Iya, Pak nanti ibu bicarakan lagi sama Arul."


"Iya Bu."


"Pak kucing nya mana?" Tanya Ezra anak Zikri


"Tuh dia lagi lari kesana kemari, dari tadi pagi belum dibebasin." Jawab Zikri


"Kak Arul kemana Za?" Tanya Zikri


"Ka Arul tadi keluar Pak, mungkin pergi sama temannya." Jelas Ezra


"Oh iya, gimana disekolah Za, semuanya lancar?" Tanya Zikri


"Lancar dong Pak." Jawab Ezra


"Iya, Alhamdulillah... belajar yang rajin ya Za."


"Siap Pak komandan." Jawab Ezra


Zikri tertawa mendengar kata komandan dari mulut Ezra.


"Ya udah bapak makan dulu sana, ini udah mau magrib loh." Ucap Istrinya


"Oh iya sebentar lagi Maghrib ya, ya udah bapak cari temen nasi dulu ya."


"Iya Pak." Jawab Ezra


"Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam."


Zikri masukan kucing ke kandang, ia kunci pintu rumahnya, lalu ia pergi ke depan gang untuk mencari makanan.


Zikri harus berhemat, karena gajian masih lama. Sedangkan uang yang ia punya tinggal sedikit.


Akhirnya ia pergi ke warung Bu Asih.


"Assalamualaikum Bu." Ucap Zikri


"Waalaikumsalam, eh Pak Zikri, mari masuk Pak." Jawab Bu Asih


"Iya Bu terima kasih, saya mau beli teman nasi."


"Hayu silahkan Pak, mau sama apa aja?" Tanya Bu Asih


"Sama oseng tahu, sama bakwan aja Bu."


"Telur apa daging ayam nya Pak?" Ibu Asih menawarkan


"Engga Bu itu aja." Jawab Zikri


"Nasi nya engga Pak?" Tanya Bu Asih lagi


"Gak usah Bu, kebetulan saya sudah masak nasi dikontrakkan."


"Oh iya kalau begitu."


"Jadi berapa Bu?" tanya Zikri


"Tujuh ribu aja." Jawab Bu Asih


"Ini Bu uangnya, terima kasih banyak."


"Iya Pak, sama-sama."


"Assalamualaikum."


"Waalaikumsalam."

__ADS_1


Zikri pun kembali ke rumah.


__ADS_2