
Singkat waktu...
Satu bulan sudah Zikri bekerja di tempat sekarang. Waktu gajian pun tiba. Senang perasaan Zikri saat itu. Ia sudah tak sabar ingin bertemu dengan anak dan istrinya.
Uang sudah ada ditangannya. Ia hanya tinggal menunggu waktu libur untuk pulang. Walaupun liburnya hanya satu hari, tapi itu sangat berharga untuk Zikri.
Ia pergi ke ATM untuk mengirim uang pada istrinya.
Tak lama, istrinya pun menelpon nya.
"Assalamualaikum Pak...?"
"Waalaikumsalam."
"Bapak kirim uang?" Tanya istrinya
"Iya barusan bapak transfer."
"Emangnya bapak sudah gajian...?" Tanya istrinya lagi
"Iya... Alhamdulillah sudah Bu."
"Bapak kapan bisa pulang..?" Tanya nya lagi
"Insyaallah kalau gak ada halangan, dua hari lagi Bu."
"Oh iya Pak."
"Anak-anak kemana Bu...?"
"Masih disekolah Pak... Eza pasti senang denger bapak mau pulang." Ucap istrinya
"Iya Bu.. ya udah kalau gitu bapak tutup telponnya dulu ya... ini bapak mau pulang ke kontrakan."
"Oh iya Pak."
"Assalamualaikum Bu..."
"Waalaikumsalam."
Zikri menutup telponnya, lalu memasukkan kembali handphone nya ke saku celana nya.
Besoknya Zikri kembali bekerja. Kali ini dia giliran masuk pagi. Siap-siaplah bertemu kembali dengan sang supervisor.
Pagi sekali Zikri sudah bangun. Ia pergi membeli sarapan. Pukul setengah enam dia sudah siap. Ia langsung berangkat ketempat kerja.
Di pos jaga temannya yang bekerja bagian malam sudah menunggunya overshif.
"Assalamualaikum..." Ucap Zikri ketika tiba di pintu pos
"Waalaikumsalam Pak Zikri." Ucap pak Aldi
"Gimana Pak... semalam aman?" Tanya Zikri
"Alhamdulillah... Aman Pak."
"Alhamdulillah... Ya udah Pak Aldi siap-siap pulang dulu sana." Ucap Zikri lagi
"Siap Pak."
__ADS_1
Pak Aldi pulang meninggalkan Zikri.
Zikri memulai tugasnya. Ia rapih kan terlebih dahulu meja kerjanya. Ia sapu kan dalam dan luar ruangannya. Semua sudah beres, saatnya Zikri membuka pintu gerbang dan pintu toko nya. Semua karyawan pun sibuk membereskan barang-barang disana.
"Bismillahirrahmanirrahim..." Ucap Zikri
Sebelum supervisor datang, Zikri memeriksa terlebih dahulu ke semua area. Setelah semua aman, barulah ia kembali ke pos.
Zikri melihat jam dindingnya, waktu sudah menunjukkan jam delapan pagi. Tak lama supervisor pun datang dengan mobil mewahnya. Ia parkir mobilnya di tempat parkir. Zikri pergi menghampirinya.
"Selamat Pagi Pak...?" Sapa Zikri dengan penuh senyum
"Pagi." Ucap supervisor dengan muka datar sambil meninggalkan Zikri
"Huuuhhh...." Zikri menarik nafas
Lalu Zikri kembali ke pos dan ia berjaga disana.
Satu persatu customer mulai datang. Zikri dengan sigap dan sopan menyambutnya.
waktu terus berjalan, tak terasa hari itu tugas Zikri selesai. Sudah saatnya dia pulang. Dengan wajah lelah, ia pun pulang. Ditambah lagi hari itu cuaca sangat terik.
Zikri mampir ke sebuah toko kue. Ia berpikir anak-anaknya akan senang jika dia nanti pulang bawa oleh-oleh. Dibeli lah satu blok kue.
Rencananya, besok Zikri akan pulang, karena itu adalah hari liburnya.
Paginya Zikri sudah bersiap untuk pulang. Pagi sekali ia sudah bangun dan mencuci pakaian seragamnya. Ia jemur di teras kontrakannya.
Ia tak banyak membawa barang, karena pakaiannya sudah tersedia dirumah. Dan liburnya dirumah pun hanya sehari.
Ia naik angkot menuju terminal bus. Setibanya disana, ia langsung menuju ke bus jurusan ke daerahnya. Ia duduk disana sambil menunggu keberangkatan. Saking semangatnya pulang Zikri sampai lupa kalau dia belum sarapan pagi itu. Untung saja ada penjual lontong keliling. Ia beli dua lontong dan dua gorengan. Ia makan kedua makanan itu didalam bus.
"Alhamdulilah... perut sudah cukup terganjal dengan lontong dan gorengan." Ucapnya
Satu persatu penumpang mulai memasuki bus. Semua menuju kursi masing-masing. Akhirnya bus pun mulai menyala dan berjalan pelan.
"Bismillahirrahmanirrahim..." Ucap Zikri
Akhirnya bus pun mulai meninggalkan terminal.
Zikri harus menempuh perjalanan kurang lebih selama empat jam.
Ditengah perjalanan Zikri mulai merasa sakit lagi bagian kepala hingga ke leher bagian belakang.
Ia berpikir, itu karena ia belum makan dari pagi.
Memasuki rest area, Zikri langsung pergi ke warung nasi. Langsung ia beli nasi dan lauknya. Setelah selesai ia coba membeli obat pereda nyeri, lalu meminumnya. Zikri coba bersantai sebentar di teras mushola.
Tak lama kondektur bus pun mulai memanggil semua penumpang untuk segera memasuki bus. Karena perjalanan akan segera dilanjutkan.
Akhirnya Zikri pun masuk kembali kedalam bus. Ia duduk kembali di kurangan.
Mobil mulai melaju lagi. Beberapa saat Zikri didalam bus, akhirnya ia tertidur. Mungkin efek dari obat yang ia minum.
Lima belas menit Zikri tertidur. Ia kembali bangun, dan Alhamdulillah saat itu rasa sakit di kepalanya pun hilang.
"Alhamdulillah.... semoga jangan sakit lagi ini kepala." Ucap Zikri.
Zikri lihat jam tangan nya. Waktu sudah menunjukkan jam setengah sepuluh.
__ADS_1
"Masih satu jam lagi." Ucap Zikri lagi
Lalu ia bawa handphonenya, ia tulis pesan untuk istrinya kalau sekitar satu jam lagi ia tiba.
Anak-anaknya sudah riang gembira, sang ayah akan segera pulang.
Mobil bus mulai memasuki terminal. Semua penumpang turun dari bus. Zikri segera mencari ojeg untuk ditumpanginya.
Beberapa menit dari terminal sampai lah ia kerumah.
"Assalamualaikum..." Ucap Zikri sambil mengetuk pintu rumahnya.
Tak lama istrinya langsung membuka kan pintu.
"Waalaikumsalam… Ayo pak, masuk." Ucap istrinya
Zikri masuk dan langsung duduk di kursi.
"Sebentar, ibu ambilkan air dulu ya Pak." Ucap istrinya
"Iya Bu."
"Bapak.....!!" Teriak Ezra anak bungsu nya.
"Sini nak."
Anak-anak nya pun duduk didekat nya sambil mencium tangannya.
"Maaf ya, Bapak gak bawa apa-apa, bapak cuma bawa ini." Ucap Zikri sambil memberikan kantong plastik yang berisi kue.
"Apa ini Pak...?" Tanya Ezra
"Itu kue... kalian makan ya."
Lalu Ezra membuka nya....
Zikri pergi untuk membersihkan badannya.
"Bapak pergi bersih-bersih dulu ya nak..?"
"Iya Pak."
Selesai bersih-bersih, istrinya telah menyiapkan makanan kesukaannya. Ada nasi liwet, ikan asin, sambal, tak lupa lalapan nya yaitu pete.
"Alhamdulillah... makan enak nih..." Ucap Zikri
"Boros nasi nih kalau makan sama ini." Tambah Zikri lagi
"Iya Pak..... Ayo dimakan, mungpung disini." Jawab istrinya
Mereka makan bersama. Zikri terlihat lahap sekali, sudah dua bulan tidak makan masakan istrinya.
"Alhamdulillah...nikmat sekali." Ucap Zikri sambil terus memasukkan nasi ke dalam mulutnya.
"Alhamdulilah... kalau nikmat Pak, mau ditambahin lagi nasi nya Pak?" tanya istrinya.
"Nanti Bu... ngabisin dulu ini, tapi pasti nambah lagi." Jawabnya
Istrinya tersenyum melihat suaminya makan begitu lahap.
__ADS_1
Zikri begitu menikmati makanan yang dihidangkan istrinya.
Mereka makan bersama-sama.