Kembali Ke Surga Mu

Kembali Ke Surga Mu
Perjalanan pulang


__ADS_3

Sudah satu hari Arul dan Zikri (ayahna) berada di kampung halaman. Sudah saatnya mereka berdua kembali bekerja.


Jam 08.00 pagi, mereka sudah mulai bersiap-siap membereskan barang bawaannya.


Sebenarnya mereka masih betah tinggal di rumah. Tapi kewajiban mengharuskan mereka kembali ke perantauan.


"Mau berangkat jam berapa Pak?" tanya istri Zikri sambil merapikan pakaian yang akan dibawa suaminya


"Jam 10.00 Han mungkin Bu." Jawab Zikri


"Ya udah kalau gitu ibu siapkan bekal buat nanti makan disana ya."


Istrinya langsung pergi ke dapur untuk memasak beberapa makanan yang awet dibawa jarak jauh.


"Ezra kemana Bu?" tanya Arul


"Paling dia pergi main." jawab ibunya


Arul kembali ke kamarnya, lalu ia bereskan baju-baju nya.


Semua bekal sudah siap.


Zikri melihat jam tangannya sudah menunjukkan pukul 10.00


"Berangkat sekarang saja, Rul." Ajak Zikri pada anaknya


"Iya, Pak." jawab Arul sambil menggendong tas ransel nya


"Ezra belum pulang main Bu?" tanya Zikri pada istrinya


"Belum Pak, sebentar biar ibu susul dia dulu."


Istrinya pun pergi ke belakang rumah menuju rumah teman Ezra.


"Za, ayo pulang dulu...!" sahut ibu dari jauh


'Iya Bu." jawab Ezra sambil keluar dari rumah temannya


Ezra pun ikut ibunya menemui ayah dan kakaknya yang akan berangkat lagi ke perantauan.


Tak selang lama, Isma pun sudah berada di halaman rumah Zikri.


Ia bawa satu kantong plastik ditangannya yang berisi beberapa bungkus makanan ringan.


" Kak, mau berangkat sekarang?" Tanya Isma sambil mendekat ke arah kakaknya.


"Iya Is..."


"Ini kak, ada beberapa makanan ringan, lumayan buat cemilan di sana." Ucap Isma sambil memberikan cemilan yang dibawanya.


"Iya Is, terima kasih ya."


Zikri pun menyerahkan cemilan itu pada istrinya, agar dimasukkan pada barang bawaan mereka.


"Ezra, sini salam dulu sama bapak dan A Arul." Ucap ibunya


"Iya Bu." ucap Ezra sambil mendekat


Ezra pun mencium tangan ayah dan kakaknya.


"Kita berangkat dulu ya Bu." Ucap Zikri pada istrinya


"Iya, hati-hati di jalan nanti kabari ya kalau sudah sampai." Jawab istri Zikri


"Ya Bu."


"Assalamualaikum..."


"Waalaikumsalam...."


Zikri berangkat bersama Arul.


Zikri dan Arul menuju terminal bus. Di sana mereka mencari mobil sesuai dengan jurusan yang akan mereka tumpangi.

__ADS_1


Mereka masuk ke dalam bus dan memilih kursi yang akan mereka duduki.


Tak selang lama bus pun bersiap untuk jalan.


kondektur bus pun sudah berteriak-teriak memanggil penumpang yang belum naik.


Pelan-pelan bus mulai berjalan.


"Bismillahirohmanirohim..." Ucap Zikri


Akhirnya bus pun melaju.


Di dalam mobil Arul terus memainkan handphonenya. Sedangkan Zikri hanya melihat ke kaca mobil melihat pemandangan sepanjang perjalanan.


Setelah 2 jam perjalanan, bus pun berhenti di tempat istirahat. 


"Silakan jika ada yang mau makan atau ke toilet." Ucap pak kondektur kepada penumpang


"Pak mau ke toilet nggak?" Tanya Arul pada ayahnya


"Iya ayo ke toilet aja dulu mumpung lagi istirahat." Jawab Zikri


Ketika ayahnya ke toilet, Arul menghampiri pedagang mie. Ia beli dua cup mie instan.


"Ke sini dulu Pak..!" Arul memanggil ayahnya yang baru keluar dari toilet.


Zikri pun menghampiri Arul.


"Makan dulu mie instan Pak, biar perut tidak kosong, biar tidak masuk angin." Ucap Arul sambil memberikan satu cup mie instan pada ayahnya


Mereka menghabiskan mie instan tersebut, sampai akhirnya Pak kondektur kembali memanggil penumpang untuk segera masuk kembali ke mobil.


"Bus akan segera berangkat, semua penumpang diharapkan kembali masuk ke mobil..!!!"  Ucap Pak kondektur 


Satu persatu penumpang pun mulai memasuki mobil.


Zikri dan Arul kembali menempati kursi mereka.


"Apa semua sudah kembali ke mobil??" Tanya Pak kondektur pada seluruh penumpang


Pak kondektur pun mulai menutup pintu bus, dan mobil mulai berjalan pelan.


Perjalanan pun dilanjutkan.


Tak selang lama Arul pun tertidur di dalam bus.


Zikri memijat-mijat kepalanya, iya merasa kepalanya agak sedikit sakit.


Arul pun terbangun.


"Kenapa Pak kok pijit-pijit kepala?" Tanya Arul


"Nggak apa-apa Rul." jawab Zikri


"Bapak sakit kepala lagi ya?" Arul kembali bertanya


"Cuma sedikit… nggak apa-apa Rul."


"Ini Arul ada minyak oles… coba pakai saja dulu Pak.."


Zikri pun mengoles-ngeles minyak oles ke kepalanya. 


Beberapa saat setelah itu Zikri pun tertidur.


"Bapak tertidur mudah-mudahan nanti pas bangun sakit kepalanya hilang." Ucap Arul sambil menoleh ke arah ayahnya


Tak terasa sudah 3 jam perjalanan dari rumah.


Diperkirakan satu jam lagi akan sampai ke tempat tujuan.


Zikri pun terbangun dari tidurnya.


"Bapak udah bangun… Gimana Pak kepalanya masih sakit?" Tanya Arul

__ADS_1


"Alhamdulillah udah baikan Rul..." Jawab ayahnya


"Alhamdulillah kalau gitu, ini Bapak minum dulu air putih." Arul memberikan air mineral botol kepada ayahnya


Zikri pun meminumnya.


Zikri kembali melihat pemandangan jendela mobil.


"Sebentar lagi nyampe ya pak?" Tanya Arul


"Ya sebentar lagi nyampe." Jawab Zikri


Beberapa menit kemudian Pak kondektur pun berbicara pada semua penumpang.


"Kepada para penumpang sebentar lagi akan sampai di terminal, silahkan periksa kembali barang bawaannya supaya tidak ada yang tertinggal atau tertukar."


Semua penumpang memeriksa barang bawaannya dan mereka bersiap-siap untuk turun dari bus.


Beberapa menit kemudian bus pun memasuki terminal. 


Satu persatu penumpang pun mulai meninggalkan bus.


"Alhamdulillah udah nyampe terminal, sekarang kita tinggal naik angkot ya Pak." 


"Iya Rul."


Tak selang lama pun mobil angkot menghampiri Zikri dan Arul yang sedang berdiri di pinggir jalan.


Zikri dan Arul pun langsung masuk ke dalam angkot.


Jarak dari terminal ke kontrakannya sekitar 7 menit. 


"Kembali ke kota lagi kembali mencari rezeki." Ucap Zikri dalam hati


"Berhenti di depan ya Pak...!" Ucap Arul pada Pak sopir angkot


Angkot pun berhenti tepat di depan tempat kerja Zikri.


Zikri dan Arul pun turun dari angkot.


Mereka langsung berjalan menuju kontrakan mereka.


"Alhamdulillah, akhirnya sampai juga." Ucap Zikri sambil menyimpan tas nya


Ia langsung membuka kunci kontrakan nya.


Tak selang lama, ada Bu Dewi menghampiri mereka sambil membawa satu piring nasi uduk.


Ibu Dewi adalah polwan yang kebetulan adalah tetangga mereka.


"Assalamualaikum.... Baru pada pulang Pak?"


"Iya Bu..." Jawab Zikri 


"Ini ada sedikit nasi uduk Pak." Ucap Bu Dewi 


"Wah ada acara apa Bu, bikin nasi uduk?"


"Itu syukuran anak Pak."


"Alhamdulillah, terimakasih ya Bu."


"Iya sama-sama Pak, kalau gitu saya permisi dulu, Assalamualaikum..."


"Iya Bu, Waalaikumsalam."


Zikri dan Arul langsung masuk ke dalam rumah.


"Alhamdulillah ya Pak, pas nyampe dapat rezeki lagi." Ucap Arul pada ayah nya


"Iya, Alhamdulillah Bu Dewi orangnya baik."


"Iya Pak."

__ADS_1


Tak lupa Arul segera menelpon ibu nya untuk memberitahu mereka sudah sampai.


__ADS_2