
Hari sudah pagi lagi. Hari ini jadwal Zikri pindahan ke kontrakan baru.
Setelah pulang kerja seperti biasa ia mampir terlebih dahulu ke warung nasi.
"Assalamualaikum Bu.."
"Waalaikumsalam, eh Pak Zikri."
"Biasa Bu, beli nasi." Ucap Zikri
"Boleh Pak, mau dibungkus seperti biasa?" tanya ibu warung
"Makan disini aja Bu, sekalian mau pamit." Jawab Zikri
"Loh ko pamit Pak, mau kemana?" Tanya ibu warung lagi
"Mulai besok saya sudah tidak tugas disini lagi Bu."
"Oh begitu, Ini mau sama apa makan nya Pak?"
"Sama telor dan tempe aja Bu."
Sepiring nasi dan lauknya sudah tersedia. Lalu Zikri memakannya.
"Maaf ya bu, kalau selama saya disini pernah buat kesalahan." Ucap Zikri ke ibu warung
"Iya sama-sama Pak, maafin ibu juga."
"Kalau begitu saya pamit ya Bu."
"Iya.. Pak."
Zikri pun bersalaman dengan ibu warung.
"Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam." jawab ibu warung
Zikri pun segera ke rumah untuk mengambil barang-barangnya.
Satu persatu ia bawa tasnya keluar. Tak lupa ia pergi pamitan pada pemilik kontrakan, sembari memberikan kunci rumah.
"Pak.. saya pamit ya!"
"Iya Pak, silahkan."
"Terimakasih banyak ya Pak." ucap Zikri
"Iya Pak sama-sama."
"Saya permisi ya Pak, Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam."
Zikri langsung membawa barang-barang nya. Ia berjalan menuju depan gang.
Ketika sudah berada di pinggir jalan raya, tiba-tiba ada teman Zikri. Ia seorang tukang parkir yang biasa memparkirkan kendaraan di depan kantor yang dulu.
kebetulan rumahnya tidak jauh dari kantor. Saat Itu ia hendak pergi ke tempat kerjanya dengan menggunakan sepeda motor.
"Pak, mau kemana bawa tas banyak begitu?"
"Ini, saya mau pindahan Jak."
Nama tukang parkir itu Jaka.
"Pindah tugas juga Pak?" tanya Jaka lagi
"Iya, saya pindah tugas makanya saya pindah juga kontrakannya." jawab Zikri
"Emang pindah kemana Pak?"
"Dari sini lumayan jauh, kalau naik angkot ada lah 15 menitan." Jawab Zikri lagi
"Ya udah kalau gitu saya antar Pak." Ucap Zikri
"Gak usah Jak, kan kamu mau jaga parkiran disini." Jawab Zikri menolak
"Gak apa-apa Pak, ayo saya antar." Jaka sambil membawa tas Zikri
__ADS_1
"Ayo Pak, naik." Ajak Jaka
"Gak apa-apa ini Jak..?" Tanya Zikri memastikan
"Gak apa-apa Pak, ayo!"
Zikri pun akhirnya naik ke motor. Lalu berangkat lah Zikri diantar Jaka.
Diperjalanan Jaka terus berbicara.
"Kalau Pak Zikri gak ada di kantor, berkurang satu orang yang baik dong!" Ucap Jaka
"Semua juga pada baik kan Jak."
"Iya sih Pak, tapi Pak Zikri beda." Ucapnya lagi
"Kita kan masih bisa ketemu Jak, kamu bisa main nanti ke tempat kontrakan saya yang baru, kalau libur saya juga bisa main ke tempat kamu." Jelas Zikri
"Iya sih Pak, semoga di tempat yang baru Bapak jadi lebih enak kerjanya ya Pak."
"Aamiin."
Beberapa menit, tak terasa sudah mau sampai di tempat kerja Zikri yang baru.
"Alhamdulillah, akhirnya sampai juga." Ucap Zikri
"Alhamdulillah, disebelah mana Pak kontrakan nya?" Tanya Jaka
"Beberapa rumah dari sini Jak."
"Oh masuk gang itu ya?" Tanya Jaka lagi
"Iya,masuk ke gang itu."
Lalu Jaka membantu Zikri membawa tasnya ke kontrakan barunya.
"Ini kontrakan nya Jak, ayo masuk." Ajak Zikri
"Oh iya, Pak"
Kemudian Zikri dan Jaka duduk dilantai.
"Iya Pak sama-sama, kebetulan kan tadi saya lewat Pak." Jawab Jaka
"Ini buat ganti bensin Jak." Zikri hendak memasukan uang ke saku Jaka.
"Jangan Pak, saya ikhlas bantu bapak." Jaka menolak pemberian uang.
"Kasian Jak, kesini lumayan jauh."
"Ga apa-apa Pak, saya ikhlas, bapak orang baik."
"Terimakasih kalau gitu Jak."
"Iya Pak, sama-sama."
"Maaf Pak, kalau gitu saya pamit pulang ya Pak." Jaka pamit
"Loh kita ngopi dulu Jak."
"Udah Pak, gak usah repot-repot lagian sekarang udah agak siang,bapak juga belum istirahat kan."
"Ya udah kalau gitu, kalau ada waktu main kesini Jak." Ucap Zikri
"Iya Pak, siap!"
"Saya permisi ya Pak, Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam."
Jaka sudah pulang, waktunya Zikri membereskan barang-barangnya.
Akhirnya membereskan barang selesai. Zikri lalu duduk dihalaman rumah. Sembari menikmati semilir angin.Hari itu cuaca sangat panas.
Lalu ia ambil handphone nya.Ketika Zikri melihat handphone nya, secara bersamaan Isma adiknya menelepon nya.
"Kak, lagi sibuk ngga?" Tanya Isma
"Engga, ni sekarang lagi nyantai baru selesai beres-beres barang."
__ADS_1
"Oh, kakak udah pindah ke kontrakan baru?" tanya Isma lagi
"Iya, kakak sudah dikontrakkan yang baru."
"Oh iya syukur kalau gitu, ini Isma juga lagi main di rumah kakak, Arul sama Ezra juga ada." Ucap Isma
"Assalamualaikum Pak." Ucap Ezra anak kedua Zikri
"Waalaikumsalam Za, kalian sehat semua?" Tanya Zikri
"Alhamdulillah Pak semua sehat." Jawab Ezra
"Alhamdulillah kalau gitu."
"Ya udah Pak aku mau main lagi sama teman-teman ya." Ezra sambil berlari
Isma lalu memberikan handphone pada kakak iparnya.
"Ini kak, kak Zikri." Ucap Isma sambil memberikan handphone
"Oh iya, Is."
"Assalamualaikum Pak."
"Waalaikumsalam Bu, lagi pada ngapain di sana?" Tanya Zikri
"Ini lagi ngumpul aja…. gimana Pak, sudah beres pindahan nya?" tanya istrinya
"Alhamdulillah Bu, untung tadi ada Jaka yang bantuin Bapak pindahan."
"Jaka yang suka bantu di parkiran Pak?" Tanya istrinya lagi
"Iya Bu, bapak diantar naik motornya pindahan, malahan bapak mau ganti uang bensin pun dia menolaknya." Jawab Zikri
"Alhamdulillah, baik sekali Jaka." Ucap istrinya
"Iya Bu Alhamdulilah."
"Jadi besok bapak mulai kerja di sana ya?"
"Iya Bu, besok bapak mulai kerja dari jam 8 Sampai jam 4 sore."
"Iya Pak."
"Ya udah bapak tutup dulu telponnya ya, bapak mau coba cari warung nasi di sini."
"Iya, ya udah Pak."
"Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam."
Lalu Zikri menutup telponnya.
Ia coba berkeliling sekitar kontrakan sambil berkenalan dengan tetangga terdekat.Ternyata di sana juga ada polwan yang tinggal dekat nya.
Zikri berkenalan dengan semua tetangga, termasuk ibu Dewi yang profesi nya sebagai polwan. Ibu Dewi seorang polwan, dan suami nya sebagai pegawai sebuah bank, ia juga sudah memiliki satu orang anak. Ia memang asli orang sana. Tapi ibu Dewi begitu welcome terhadap orang yang baru mengontrak di daerah nya.
"Alhamdulillah tetangga di sini baik semua." Ucap Zikri dalam hati.
Setelah itu Zikri kembali mencari warung nasi terdekat disana.
Akhirnya Zikri menemukan warung nasi di sana.
"Permisi Bu, mau beli nasi."
"Oh iya, silahkan Pak."
"Nasi satu bungkus sama telur dan tempe ya Bu."
"Iya Pak, Bapak baru di sini ya?" Tanya ibu penjual nasi
"Iya Bu, saya baru disini, saya kerja di kantor yang depan cuma saya hanya security." Jelas Zikri
"Oh iya Pak, nama saya Asih."
"Oh iya, ibu Asih ya..."
"Kalau bapak mau makan tinggal kesini aja Pak." Jelas Bu Asih
__ADS_1
"Iya Bu, pasti." Jawab Zikri