Kembali Ke Surga Mu

Kembali Ke Surga Mu
Sakit Kepala Zikri


__ADS_3

Zikri kembali menjalani tugasnya.Ia mulai berjaga lagi.


Segelas kopi sudah menemani nya di meja kerja.


Walau ngantuk, ia tetap kuat-kuatkan untuk tidak mengantuk. Kewajibannya menjaga keamanan kantor sangat besar.


Dalam semalam ia tiga kali berkeliling kantor.


Sunyi... Sepi... dan dingin angin malam yang ia rasakan ketika tugas malam.


"Sepi banget...."


"Tek...tekk...tekkk...!" Suara tukang baso.


"Ekh kebetulan... dingin gini makan baso..." Ucap Zikri.


"Bang sini ...!!" Zikri memanggil tukang baso.


"Siap... Pak!!" jawabnya.


"Bikinin satu ya bang..."


"Siap Pak...!!"


Abang penjual baso membuatkan satu porsi baso untuk Zikri.


"Ini Pak sudah jadi... saus sama sambalnya Bapak boleh ambil sendiri..." ucap penjual baso.


"Waaahhh... makasih bang... lezat bener nih kayaknya..."


Lalu Zikri duduk di samping Abang penjual baso, sambil menambahkan saus dan sambal ke baso nya.


"Maaf Pak... Kayaknya saya baru lihat bapak disini...?" Tanya Abang penjual baso.


"Iya bang... saya baru dua hari tugas disini... Abang siapa namanya... ?" Tanya Zikri.


"Nama saya Ajo... cuma orang sini suka panggil saya bang Bejo... Pak..." Jawab Bang Bejo.


"Jadi saya panggil bang Bejo aja ya bang... kalau saya Zikri... bang..."


"Oke... Pak..."


"Bang kemarin perasaan gak ada lewat sini ya...???" tanya Zikri.


"Iya Pak... saya kemarin keliling ke sebelah sana..." Jawab Bang Bejo.


"Mantap baso nya bang.... berapa ni...?" tanya Zikri.


"Murah meriah aja Pak...5000 aja..."


"Di kota sebesar ini masih ada baso semangkuk 5000 Bang...?" Zikri heran.


"Kan ini ada Pak... hehehe..." jawab Bang Bejo.


Zikri merasa terhibur dengan adanya bang Bejo yang rame.


"Ini bang... mangkuk sama uangnya...."


"Siap Pak... makasih nih.... besok jajan lagi ya ke bang Bejo..." ucap bang Bejo.


"Siap Bang...!!"


"Bang Bejo pamit mau keliling lagi..."


"Siap... hati-hati bang.... laris manis ya...!" ucap Zikri.


"oke... hatur nuhun Pak..."


Bang Bejo kembali memanggul gerobak kecilnya.

__ADS_1


Zikri kembali ke dalam pos jaga. Ia lihat sudah jam sembilan malam.


"Wah harus patroli dulu nih.... sama shalat isya dulu." ucap Zikri dalam hati.


Lalu ia ambil senter di mejanya. Ia langkahkan kakinya ke semua ruangan kantor.


Sampai di depan mushola, Zikri berhenti lalu ia ambil air wudhu.


Ia masuk ke dalam mushola... lalu ia shalat.


Selesai shalat, ia kembali melanjutkan patroli nya. ia menuju ke arah belakang kantor... lalu kembali ke Pos jaga.


"Alhamdulillah.... semua aman..."


Ia kembali duduk di Pos jaga.


"Haduh kalau dibawa diem begini, mata malah ngantuk..."


Zikri kembali berdiri, lalu ia berdiri di depan Pos.


Ia bawa sebatang rokok dan menyalakan korek apinya.


Sebatang rokok sudah habis, akhirnya Zikri kembali ke dalam pos.


Ia pegang handphone nya, lalu ia putar musik kesukaannya.


"Kerjaan... duduk... keliling... kalau gak ada temen gini malah sepi..." Ucap Zikri.


Dia dengarkan lagu kesukaannya, hingga ia tertidur beberapa menit.


"Astaghfirullah... kok malah ketiduran ya...???"


Ia ambil satu sachet kopi dari tasnya, lalu ia seduh.


"Kalau minum kopi hitam kayaknya gak bakal ngantuk..." Ucap Zikri lagi.


"Srupuuuutt....Akhhh seger..!"


Itu kerjaan Zikri kalau bertugas malam hari. Seperti santai kerjanya, hanya harus kuat mata dan bukan orang penakut.


Segelas kopi sudah ia habiskan. Waktu sudah menunjukkan jam satu malam. Zikri ambil kembali senternya.


Ia mulai berkeliling lagi ke area kantor. Satu persatu ruangan ia cek menggunakan senter.


Parkiran dan semua sudut kantor ia periksa.


Akhirnya diam lagi di pos jaga.


"Kepala agak sakit, mungkin karena kurang tidur ya..." Ucap Zikri sambil mengusap kepalanya.


"Besok beli obat sakit kepala, sekarang warung gak ada yang buka." Ucapnya lagi.


Waktu terus berjalan....terlihat sudah mau jam tiga pagi.


Zikri mulai menulis dibuku laporan kerja nya malam itu.


"Aku mulai nulis aja, biar nanti abis subuh tinggal tunggu Pak Ahmad datang." Ucap Zikri sendirian.


Ia ambil pulpen dan mulai menulis.


Semua kegiatan dari mulai ia tugas sampai nanti pulang, ia laporan kan di buku itu.


"Alhamdulillah... selesai, tinggal nunggu adzan subuh."


Zikri menutup kembali bukunya.


"Oh iya... nanti katanya ada lagi satu orang security... kapan datangnya ya...?" Zikri berbicara dalam hati.


Tak selang lama, di mesjid sudah terdengar suara lantunan adzan.

__ADS_1


"Alhamdulillah.... sudah subuh lagi."


Zikri bergegas ke mushola, lalu mengambil air wudhu.


Ia shalat sendirian disana.


Selesai shalat, ia duduk didepan mushola, lalu ia pakai kembali sepatu nya.


Ia berdiri dari tempat duduknya, dan kembali ke pos jaga.


"Beres-beres dulu meja... biar rapih..."


Zikri juga membersihkan gelas bekasnya minum kopi.


"Alhamdulillah.... sudah bersih... rapih..."


Jam setengah enam Pak Ahmad sudah datang.


"Assalamualaikum....!"


"Waalaikumsalam.... Lah Pak baru jam segini udah datang aja." Ucap Zikri.


"Gak apa-apa... Pak Zikri juga belum waktunya datang, udah datang aja kan...?" Jawab Pak Ahmad.


"Akh... bisa aja Pak..."


"Gimana Pak... semua aman...??" Tanya Pak Ahmad.


"Alhamdulillah Pak.... Aman.... mudah-mudahan akan selalu aman." Jawab Zikri.


"Aamiin..."


"Oh iya Pak... katanya personil disini mau ditambahin satu orang lagi...?" Tanya Zikri.


"Iya Pak... katanya mulai siang ini. Soalnya kalau cuma berdua, repot. Kalau bertiga kan bisa dibagi jadi tiga shift." Jawab Pak Ahmad.


"Iya... Ya Pak..."


"Mudah-mudahan saja nanti siang orangnya sudah datang. Jadi nanti saya piket dari jam enam sampai jam dua. Yang baru dari jam dua sampai jam sepuluh. Pak Zikri dari jam sepuluh sampai jam enam pagi. Nanti di gilir shift nya per-tiga hari." Jelas Pak Ahmad.


"Iya... siap Pak..!" Ucap Zikri.


"Ya udah Pak Zikri siap-siap pulang aja..." Ucap Pak Ahmad.


"Iya Pak... bentar lagi, belum jam enam pas." Ucap Zikri.


"Gak apa-apa Pak... Udah pulang aja."


"Iya Pak, Kalau gitu saya pamit pulang dulu ya. Semua laporannya sudah saya tulis dibuku Pak."


"Iya... Siap Pak..!" Jawab Pak Ahmad.


"Saya pamit pulang Pak... Assalamualaikum..."


"Waalaikumsalam."


Zikri pergi meninggalkan tempat kerja, kembali ke kontrakan nya.


Sebelum pulang ia pergi membeli nasi dan obat sakit kepala ke warung.


Sesampainya di rumah, ia langsung membuka sepatu nya.


Lalu ia buka kunci rumah nya. Ia pergi bersih-bersih.


Ia ambil piring dan sendok, lalu ia makan makanan yang ia beli tadi.


Selesai makan, ia minum obat sakit kepala yang ia beli dari warung.


"Bismillahirrahmanirrahim..... sembuh ya Allah, jangan sakit kepala lagi." Ucap Zikri sambil minum obat.

__ADS_1


Ia bereskan bekas makannya, lalu ia selonjorkan kakinya diatas busa.


Karena semalaman ia berjaga, akhirnya Zikri pun tertidur.


__ADS_2