
Paginya... suara burung sudah ramai dipepohonan.Udara sejuk mulai terasa. Ini adalah suasana di desa.
Zikri sebenarnya masih betah berdiam di rumah bersama anak istrinya. Tapi apa daya, kewajiban menuntut nya untuk kembali kerja.
"Mau berangkat jam berapa, Pak?" Tanya istrinya.
"Nanti Bu... jam 9 saja." jawab Zikri
"Baiklah."
Istrinya mulai mengemas bekal yang akan dibawa suami nya. Beberapa makanan khas dari sana pun tak lupa ia masukan ke dalam tas suaminya.
"Alhamdulillah sudah beres, sekarang tinggal masak." Ucap istri Zikri.
Zikri bergegas mandi dan bersiap-siap. Tak lama makanan pun sudah tersedia di meja.
Kedua anak Zikri sudah menunggu ayahnya di meja makan.
Zikri segera menemani anak-anak nya sarapan.
"Nanti bapak berangkat lagi ke tempat kerja." Ucap Zikri
"Iya Pak.. bapak pulang depan pulang lagi kan?" tanya Ezra anaknya
"Insyaallah, kalau bapak libur agak lama pasti bapak pulang." jawab Zikri
Pagi itu anaknya ada di rumah, karena hari itu hari Minggu.
Waktu berputar begitu cepat. Jam dinding di rumah Zikri sudah menunjukkan pukul setengah 9.
Zikri mulai bersiap-siap untuk kembali ke perantauan. Tas ranselnya mulai ia gendong.
"Bu..."
"Bapak berangkat sekarang ya!" ucap Zikri
"Iya.. Pak." istrinya langsung menghampiri Zikri
Anak-anaknya pun segera menemui Ayahnya.
"Sehat - sehat ya semuanya." ucap Zikri sambil mengelus kepala anaknya.
"Iya Pak, bapak juga yang sehat ya di sana!" Ezra memeluk ayahnya.
"Bapak berangkat ya, Assalamualaikum!"
"Waalaikumsalam." Jawab anak dan istri Zikri
Zikri langsung membalikkan badannya.
Ia langsung menuju terminal tempat bis nya berangkat.
Selang beberapa jam, akhirnya Zikri sampai di kontrakannya. Ia langsung membereskan isi tasnya.
Baju yang sudah rapi di setrika beserta banyak makanan ringan ia keluarkan dari dalam tasnya.
Lalu ia merebahkan badannya di lantai.
"Aduh... cuaca hari ini panas sekali." Ucap Zikri
Tak terasa Zikri pun tertidur dilantai.Mungkin ia kelelahan perjalanan dari rumah ke tempat kontrakan nya.
30 menit sudah berlalu, akhirnya Zikri terbangun.
"Astaghfirullah... aku sampai ketiduran di sini." ucapnya sambil mengesek kedua matanya.
Ia duduk, lalu membawa handphone nya.
"Lupa belum memberitahu istri di rumah." Ucapnya lagi
__ADS_1
Zikri kemudian menelepon istrinya, memberitahukan kalau dia sudah sampai dikontrakkan 30 menit yang lalu.
"Assalamualaikum... Bu..!"
"Waalaikumsalam, Pak."
"Bapak sudah sampai tadi Bu, cuma sudah beresin isi tas, bapak malah ketiduran, ini juga baru bangun."
"Oh iya Pak, Alhamdulillah kalau bapak sudah sampai." jawab istrinya
"Ya udah bapak istirahat aja dulu, nanti bapak tugas malam kan?" ucap istrinya lagi.
"Iya Bu, nanti bapak tugas malam." jawab Zikri
"Ya udah jangan lupa makan Pak, Assalamualaikum."
"Waalaikumsalam." jawab Zikri
lalu Zikri menutup telponnya.
Zikri pergi mengambil piring, lalu ia bawa satu bungkus nasi timbel yang dibuatkan istrinya tadi pagi di rumah.
Ia ambil goreng ayam dan sambalnya.
"Bismillahirrahmanirrahim..."
Zikri dengan lahapnya makan, walaupun dia hanya seorang diri di kontrakan itu.
Ia tidak pernah mengeluh apapun kondisi hidupnya. Dia seorang laki-laki yang sabar.
Waktu sudah malam, saatnya Zikri berangkat kerja. Hari itu ia tugas malam.
"Siap-siap berangkat ah, sudah jam 9 nih."
Zikri pakai seragamnya,lalu ia pergi berjalan menuju tempat kerjanya.
"Gimana Pak, aman?" tanya Zikri
"Aman Pak... Alhamdulillah." jawab rekannya
"Oke .. siap!"
Sekarang bagian Zikri yang berjaga sampai nanti pagi.
Zikri mulai berkeliling melihat kondisi kantor dan sekitarnya. Dengan center ditangannya, ia terus mengarahkan ke semua sudut ruangan.
Ia berjalan lagi ke lapangan parkir, hingga kembali ke pos jaga.
"Alhamdulillah... aman." ucap Zikri
Ia duduk, lalu menyalakan radio yang ada di meja nya.
"Biar gak ngantuk, seduh kopi dulu."
Diambil lah gelas, lalu ia buka kopi hitam, ia pencet tombol dispenser.
"Segar sekali mencium wangi kopi." Zikri sambil mendekatkan hidung nya ke gelas kopi.
Ia sangat menikmati tegukan demi tegukan kopi. Ditambah lagi angin malam yang sudah terasa makin dingin.
Ia lihat waktu sudah jam 12 malam lagi.
Sesekali Zikri pun menguap,tapi ia tetap mencoba untuk tidak tertidur.
Ia kembali berdiri, mondar mandir kesana kemari.
"Biar gak ngantuk coba keliling lagi deh!" ucap Zikri
Ia ambil lagi senter nya, ia nyalakan dan mulai berpatroli lagi. Ia arahkan lagi senter nya ke setiap sudut ruangan.
__ADS_1
Tanpa rasa takut ia terus melihat ke setiap sudut ruangan. Padahal saat itu waktu sudah sangat malam.
Setelah selesai ia kembali ke pos jaga. Ia buka keripik pisang yang dia bawa dari rumahnya.
Ia foto, lalu posting di status WA nya.
Tak lama Isma adiknya mengomentari statusnya.
"Bagi dong kak!" Ucap Isma
"Eh, ko belum tidur Is?" tanya Zikri
"Kebetulan kebangun kak, terus lihat handphone."
"Oh iya."
"Lagi tugas malam ya kak?"
"Iya nih lagi tugas malam."
"Hati-hati aja ya kak."
"Iya Is..."
"Keripik nya boleh tuh bagi-bagi." Ledek Isma
'Nih kalau mau ambil aja." Zikri sambil menunjukkan foto keripik yang sedang ia makan.
"Ha..ha..ha.." Isma tertawa
"Ya udah Isma ngantuk lagi nih kak, mau bobo cantik lagi." Candaan Isma
"Iya udah tidur lagi sana."
Isma sangat dekat dengan Zikri. Mereka sering bercanda dan saling ledek.
Waktu terus berputar, tak terasa sudah mau menuju waktu subuh.
Zikri bergegas menuju mushola. lalu ia ambil wudhu dan langsung masuk ke dalam mushola.
Sambil menunggu adzan subuh, ia duduk lalu membaca beberapa ayat Al-Qur'an.
Tak lama suara adzan subuh berkumandang.
"Allahuakbar.... Allahuakbar...!"
"Alhamdulillah, sudah adzan subuh."
Zikri lalu berdiri dan segera shalat.
Tak lupa berdzikir setelah shalat.
Selesai shalat, Zikri kembali memakai sepatu nya. Ia bergegas kembali ke pos jaga.
Ia tulis buku laporan malam tadi, dan ia kembali melakukan patroli. Ia kembali berkeliling ruangan hingga area parkiran.
"Alhamdulillah… semua aman." Ucap Zikri
Langit sudah mulai terang, waktu sudah menunjukan jam 6 pagi. Tugas Zikri malam itu selesai. Ia melaporkan keadaan ketika ia berjaga ke teman yang akan berjaga selanjutnya.
Lalu Zikri kembali pulang ke kontrakan nya.
Ia ayun kan terus langkahnya, walaupun matanya sudah sangat ngantuk. Di perjalanan tak lupa ia mampir ke warung nasi, ia bungkus makanan untuk ia makan nanti.
Tiba dikontrakkan ia langsung membersihkan badannya. Setelah itu, ia ambil piring lalu makan makanan yang ia beli tadi.
"Alhamdulillah..." Ucap Zikri
Selesai makan ia langsung beristirahat.
__ADS_1