
pagi ini rose bangun seperti biasa berdanda sedikit dan menggunakan baju formal seprrti biasanya, rose berjalan menuju meja makan terlihat nenek nya sedang duduk di temani suster yg menjaga nenek.
" pagi nek... sapa rose sambil mencium kedua pipi neneknya itu.
" pagi rose, kata neneknya sambil tersenyum.
" nenek sarapan yg banyak biar sehat selalu, kata rose sambil tersenyum.
" seharusnya kamu yg sarapan banyak-banyak biar gk kurus kali kayak sekarang ini, kata nenek.
" hahahaha.... nenek bisa aja, tubuh rose ini idaman semua wanita loh nek.
rose berbincang-bincang sambil memakan sarapannya hingga selesai, " nek rose pigi kerja dulu ya, kata rose yg berpamitan dengan neneknya.
" hati-hati ya dan pulang lah lebih awal malam ini karena nanti malam ada tamu yg mau datang, kata neneknya.
" siapa nek? tanya rose yg penasaran.
" teman lama kamu yg akan datang malam ini, kata nenek nya sambil menjahili rose.
rose mencoba mengingat siapa teman lama yg nenek kenal," oh... kak boy ya nek, kata rose yg telah ingat siapa yg di maksud oleh neneknya.
" benar sekali nanti malam pulang lah lebih awal, kata neneknya yg sekali lagi mengingatkan rose.
" iya nek... kata rose sambil mencium kedua pipi neneknya.
supir yg mengantar rose pagi ini, selama perjalanan rose menghubungi kazuya untuk menanyakan bagaimana kabar penyelidikan anak buahnya.
rose terus mencoba mengirim chet ke kazuya tetapi tidak ada balasan apapun, " mungkin dia lagi sibuk, kata rose dalam hatinya.
pagi ini jam kerja rose sedikit kosong, rose mengerjakan berkas-berkas yg tertunda semalam karena dia pulang lebih awal, hingga tak terasa waktu istirahat makan siang pun tiba.
siang ini rose punya acara makan siang dengan salah satu rekan bisnisnya yg baru-baru saja dia temui beberapa kali saat di negara L, " siang... sapa rose yg menggunakan bahasa Inggris.
" siang... silahkan duduk, kata pria ini yg menggunakan bahasa Inggris juga lalu kemudian menarik kursi untuk rose.
" terimakasih, apa kamu sudah lama menunggu saya? tanya rose.
" oh.... tidak tidak saya malah terasa terhormat menunggu tamu seperti anda, kata pria itu.
rose memesan makanan yg ingin dia makan begitu juga dengan pria yg ada di hadapannya saat ini, seorang pria yg di kenalkan oleh kazuya bernama Mr.D pria tanpa dengan hidung yg mancung seperti paruh burung kakak tua dan bola mata berwarna biru terang menambah kesan coll di wajah pria ini.
__ADS_1
Mr.D adalah salah satu pemegang saham di perusahaan king milik kriss, rose berencana membeli sedikit demi sedikit saham yg di miliki perusahan king untuk membuat perusahan yg di miliki oleh kriss jatuh ke tangan rose.
tanpa basa-basi setelah selesai menyantap makanan masing-masing, rose segera to the point apa tujuannya mengundang Mr.D datang ke negara I.
" saya mau membeli saham yg anda miliki di perusahaan king, kata rose.
" maaf saya tidak menjualnya, tolak pria ini.
" kalau begitu saya akan menginvestasikan beberapa juta dollar ke perusahaan anda, tetapi dengan syarat anda harus memeberikan saham king kepada saya sebagai gantinya, kata rose.
pria itu masih terlihat berfikir dan terlihat ragu," bukan kah... perusahaan yg kamu jalani mengalami kekurangan dana dan beberapa dari karyawan anda terancam di phk, coba fikirkan penawaran yg menjanjikan dari saya Mr.D, kata rose yg mencoba untuk meyakinkan mitra kerjanya saat ini.
" kalau begitu saya akan menyuruh sekertaris saya untuk menyiapkan semua dokumen dan besok saya akan ke kantor anda untuk menyerahkan dokumen yg harus kita tandatangani bersama, kata Mr.D yg sudah yakin dengan apa yg di katakan rose.
" terimakasih besok saya akan menunggu anda Mr.D kalau begitu sampai jumpa besok, kata rose yg kemudian pergi meninggalkan mitra kerjanya.
tanpa rose sadari kriss memasukan beberapa orang mata-mata kedalam perusahannya dan beberapa orang agen di sekitar rose untuk memantau setiap pergerakan yg dia lakukan saat ini.
di perjalan kembali menuju perusahan rose masih menatap layar hp-nya menunggu kabar dari kazuya, sesampainya di kantor rose di sibukkan dengan rapat dengan rekan bisnisnya hingga sore hari.
kini rose sudah berada di rumah dan pulang lebih awal sesuai yg di janjikan dengan neneknya, rose mengenakan dress berwarna pink dengan riasan tipis sehingga masih terlihat rose seperti tidak berdandan.
malam ini terlihat wajah kak boy yg bahagia dan rose sudah lama tidak bertemu dengan pria yg pernah membuat hati rose tergoya untuk sesaat, andai saja rose tidak mengalami masa kelabu mungkin rose berfikir untuk hidup bersama kak boy.
" iya jugak ya udah lama banget hahahaha.... nenek gimana kabarnya? tanya kak boy sambil memeluk tubuh nenek rose.
" nenek sehat, ayo masuk... kata nenek rose yg mengajak kak boy untuk masuk kedalam rumah.
nenek dan kak boy masih asyik mengobrol bersama di ruang tamu, sedangkan rose menyiapkan makanan di bantu oleh pelayan yg ada di rumah.
" nek... saat nya makan malam, kata rose yg berjalan ke arah ruang tamu.
" ayok nak boy kita makan malam bersama, ajak nenek rose.
kini di meja makan nenek rose terlihat bahagia melihat pemandangan rose dan boy yg terlihat akrab dan serasi, " kenapa kalian gk jadian aja sih? tanya nenek rose yg membuat boy salting.
" nenek gk mungkin... kata rose yg menyela duluan sebelum boy terus merasa tidak nyaman.
" kenapa tidak mungkin kalian wanita dan pria singel, wajar jika kalian bersama dan lagi gk ada yg namanya wanita dan lelaki itu berteman, kata nenek rose yg tidak mau kalah.
" nek gk mungkin saya bersama rose, saya menggap rose seperti adik saya nek.
__ADS_1
" kalau itu yg kamu bilang gk apa lah... nenek akan mencarikan pria lain untuk rose, kata neneknya sambil melirik ke arah boy.
" kak... gk usah di dengerin ya apa kata nenek, kata rose yg tidak ingin terlihat cangung dengan boy.
tiba-tiba hp rose berbunyi dan terlihat pesan dari kazuya yg menyuruh rose memeriksa email nya, " nek rose ke kamar dulu ya... ada urusan yg harus di selesaikan, kata rose yg bergegas menuju kamarnya.
rose dengan cepat membuka email yg dikirim oleh kazuya, rose sangat terkejut melihat anak perempuan yg masih kecil dan terlihat mirip dengan wajah kriss.
" anak ku...hiks....hiks...hiks... tangis rose yg menetes melihat buah hatinya yg terlihat cantik.
tringgggg....tringgggg......tringgg... suara panggilan dari telpon rose.
" kazuya... foto dan video ini beneran anak ku, kata rose yg sangat bersemangat.
" iya benar dan dia sedang melakukan perawatan di rumah sakit, kaya kazuya.
" rumah sakit mana, kenapa gk kamu bawa dia ke sini kenapa?
" gk semudah itu rose, aku akan menjelaskan semuanya pada mu besok... malam ini sampai di sini dulu yg penting kamu sudah tahu wajah anak mu seperti apa.
belum sempat rose berbicara dengan kazuya telpon sudah di akhiri olehnya, rose masih terus menatap layar di laptopnya saat ini.
" foto siapa itu? tanya boy yg tanpa di sadari rose dia sudah berdiri di samping rose cukup lama.
" dia...hemm... bukan siapa-siapa, kata rose lagi sambil menutup laptopnya.
" jangan bohong, aku sudah mendengar semuanya.
" kalau begitu seharusnya kakak sudah tahu yg sebenarnya kan, kata rose lagi dengan santainya.
" ternyata ini alasannya kamu menolak aku beberapa bulan yg lalu dan menghindari ku sampai sekarang, kata kak boy.
" iya benar dan lagi kakak seorang pria yg baik dan seharusnya kakak lebih pantas mendapatkan wanita yg jauh lebih baik dari aku, kata rose sambil tersenyum.
" semua orang itu sama... aku juga bukan seorang pria yg baik, aku juga pria berengsek yg pernah membuat beberapa wanita patah hati, kata boy sambil tersenyum manis ke arah rose.
rose mencoba menjelaskan semuanya dengan kak boy, tetapi ada beberapa hal yg seharusnya tetap di simpan sendiri.
(^_^)///(^_^)
jangan lupa like, komen, dan mampir ke novel dreams jugak ya gyus...
__ADS_1
lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv you ❤️❤️❤️