Kisah Ku Yang Kelabu

Kisah Ku Yang Kelabu
KKB///hari yg bahagia


__ADS_3

"sayang kamu bangun dulu ya sarapan sini mama suapin"


"iya mama tetap di sini aja kan jagain rose?"


"maaf ya sayang mama gak bisa karena mama jugak harus mengurus rasell di rumah kasian dia berdua aja sama bibi"


"iya udah deh ma gak apa lain kali mama datang lagi ya ke sini"pinta rose


"iya sayang papa kamu jam berapa datang ke sini?" tanya mama lagi


"rose kurang tau ma tapi papa bilang sama rose kemarin malam janjinya sih pagi-pagi bakal datang ke sini"


"oh ya kalau begitu mama bentar lagi pulang ya sayang"


"ya ma" jawab rose dengan lesu karena dirinya masih ingin berlama-lama dengan mamanya saat ini


setelah mama selesai memberikan rose sarapan dan membersihkan tubuh rose serta menggantikan pakaiannya mama duduk di dekat rose sambil menyisir rambut panjang rose dan menggikat rambutnya


rose sangat senang bisa bersama dengan mama walau hanya sebentar andaikan Waktu bisa terhenti rose ingin terus seperti ini untuk selamanya.


setelah jam menunjukkan pukul 08:00 Mama berpamitan dengan rose


"sayang mama pulang dulu ya kalau ada apa-apa kamu jangan lupa hubungi mama ok."


"ok mama hati-hati ya di jalan"


rose memeluk mama dan mencium tangan nya, mama pun mencium kening rose dan membelai rambut rose setelah mama pergi meninggalkan ruangan, rose merasa bosan sendirian tidak ada satupun sanak sauda atau papa yang menemani disini.


setelah jam menunjukkan pukul 10:00 papa datang sendirian ke ruangan rose


"sayang maafkan papa ya datangnya ke siangan karena papa masih banyak urusan di kantor"


"iya gak apa" menjawab dengan acuh tak acuh


"kamu marah sama papa?"


rose hanya diam saja dan mebuang wajah,rose tidak ingin melihat papanya rose merasa kesal dan marah atas apa yang terjadi hingga rose harus di rawat di rumah sakit ini.


flashback on


"sayang" teriak dewi kepada papa dimas


" ada apa sayang kenapa kamu teriak begitu?"


"sayang dedek nya pengin makan steak" memasang wajah manja


"ya ampun kirain ada apa ya sudah kalau gitu kamu siap-siap ganti baju dulu,aku mau ke kamar rose untuk siap-siap juga agar dia bisa ikut makan bersama dengan kita"


" tapi sayang aku maunya makan berdua aja sama kamu biarkan saja rose di kamar nya untuk hari ini, lain waktu baru kita ajak dia ikut bersama kita ya. lagian dia kan lagi kamu hukum jadi orang tua itu harus konsisten sama anak nya agar anak nya tau di siplin dan menghargai orang tua nya"

__ADS_1


"baik lah sayang tapi jangan lama-lama ya kasian rose sendirian kita tinggal di rumah"


" baik lah sayang kalau gitu aku siap-siap dulu ya" mencium pipi mas dimas


Dimas fan dewi pergi meninggalkan rose sendiri di rumah dimas berharap tidak ada yg terjadi apa-apa pada rose saat di tinggalkan,dimas melihat jam tangannya yang sudah menunjukan jam 15:00 sore dimas mengajak dewi pulang ke rumah hatinya gusar menggingat rose sendirian di apartemen.


"sayang ayok kita pulang ke rumah."


"iiihh..kok cepet banget sih pulang nya biasanya kamu gak kayak gini sama aku dan bisanya kamu kalau keluar bakalan selalu nurutin aku yang mau pulang jam berapa pun, kok sekarang kamu malah berubah sih" mulai menangis


"duh jangan nangis dong aku kefikiran dengan rose sendiri di rumah sayang udah dong jangan nangis lagi ya" bujuk dimas


"aku gak bakal nangis tapi kamu harus mau aku ajak jalan lagi ya, aku mau beli baju buat anak kita sayang"


"baik lah sayang aku bakalan nemenin kamu jalan lagi tapi kamu jangan nangis lagi ya kasian dedek nya loh" sambil mengelus perut dewi


dimas dan dewi akhirnya pergi berbelanja perlengkapan bayi buat anak mereka hingga tak tersa sudah jam 21:00


dimas mengajak dewi langsung pulang ke rumah sesampainya di rumah dimas langsung meletakkan barang-barang belanjaan ke kamar atas.


setelah itu dimas pun turun ke bawah menuju kamar rose hatinya mulai kacau saat melihat rose tak sadarkan diri di atas tempat tidur nya


dimas memegang tangan dan kening nya rose ternyata rose terkena demam, dengan cepat dimas langsung membawanya ke rumah sakit.


"sayang kamu mau kemana ini sudah malam?"tanya dewi yang merasa heran


"rose demam tinggi aku mau membawanya ke rumah sakit untuk di periksa"


"ya sudah kamu hati-hati di rumah ya jangan lupa kunci pintunya kalau ada apa-apa kamu hubungi aku"


"iya sayang"


dimas pun pergi menuju rumah sakit, sesampainya di sana rose langsung masuk keruangan ugd untuk mendapatkan perawatan pertama dari dokter jaga.


dimas langsung meninggalkan rose sebentar untuk menyelesaikan administrasi rose, setelah perawat memasang kan infus di tangannya dimas pun menanyakan keadaan rose kepada suster.


"Bagaimana keadaan anak saya?"


" sementara ini anak bapak tidak apa-apa sekarang sudah bisa di bawa ke ruangan inap"


setelah rose di pindah kan keruangan inap dimas pun sedikit lega karena tidak terjadi apa-apa pada rose


dimas pun duduk di samping tempat tidur sambil memegang tangan rose tak lama rose pun sadar dan membangun kan dimas ternyata dia lagi lapar dan sekarang jam sudah menunjukkan jam 23:00


dimas sedikit kesal karena dewi menelpon nya meminta dimas untuk pulang dengan alasan tak bisa tidur karena tidak ada dirinya


"ya tuhan aku Bingung harus gimana" kata dimas di dalam hatinya


dimas mencoba menjelaskan kepada rose apa yang terjadi dan syukurlah rose mengizinkan dimas pulang ke rumah setelah pesanan makanan tiba dimas pun berpamitan kepada rose untuk pulang ke rumah menemui dewi.

__ADS_1


flashback off


papa mulai mebujuk rose memberikan janji-janji manisnya yang belum tentu akan di tepati dan aku pun terlena dengan janji manis ala presiden yang tak pasti akan di tepati oleh nya


"ok pa rose gak akan marah lagi sama papa, tapi papa harus nepati janjinya ya"


"iya sayang"


tidak lama dokter anak pun datang memeriksa keadaan rose


"adek rose panas badan nya sudah normal dan infusnya bisa di cabut ya"


"dok kapan anak saya boleh pulang ke rumah?"


"anak bapak besok mungkin sudah bisa pulang malam ini istirahat dulu di rumah sakit ya biar besok saya periksa lagi apa bisa pulang atau tidak" jelas dokter


" baik lah dok terimakasih"


dokter pun pergi meninggalkan rose dan papa di sini, papa menemani rose siang ini dan rose makan bersama papanya walau rose tahu ponsel papa terus berbunyi akhirnya papa pun mengangkat telpon itu.


"siapa yang telvon pa, papa lagi sibuk ya"


"bukan siapa-siapa sayang cuman sekertaris papa, papa sudah menyuruh sekertaris papa buat membatalkan meeting papa hari ini karna papa mau nemenin rose di sini"


"asyik kalau gitu"


rose pun sangat seneng karna sudah lama papanya tidak menemaninya,papa membawakan alat gambar untuknya rose pun mulai menggambar dan mewarnai bersama papa dimas


hari ini rose sangat senang karna tadi malam hingga pagi mama yang nemeninnya di sini dan sekarang siang ini hingga sore papa menemani rose


sekarang sudah jam 17:24 ponsel papa pun berbunyi lagi dan papa cepat-cepat mengangkat telpon nya, setelah mengangkat telepon nya papa seperti bingung rose memberani kan diri untuk bertanya apa yang terjadi


"ada apa pa kenapa bingung seperti itu"tanya rose


"sayang papa minta maaf ya papa harus pulang kasian mama dewi sendirian di rumah"jelas papa dimas


"hhhhmm..papa gak kasian sama rose sendirian di sini."


"gimana ya sayang papa jadi bingung"


" gimana kalau papa telpon mama untuk nemenin rose di sini boleh ya pa" memasang wajah memelas


"tidak sayang papa akan menyuruh perawat di sini untuk menjaga mu"


"tidak apa-apa rose gagal menyuruh papa untuk menelpon mama tapi tak apa toh setelah papa pergi mama akan datang untuk menemani ku" kata rose di dalam hatinya


tak lama ada suster yg datang untuk menemani rose sebentar dan papa pun pergi meninggalkan rose dan suster disini


seperti biasa ternyata suster adelia yang menemani rose malam ini,rose memberanikan diri meminjam telpon suster adelia untuk menelpon mama agar mama datang ke sini

__ADS_1


setelah berbicara dengan mama, mama pun bergegas ke rumah sakit dan tak butuh waktu lam mama pun datang dan menemani ku malam ini


(^_^)///(^_^)


__ADS_2