
kriss terus menunggu hingga dokter keluar dari ruangan, kini rose sudah di pindahkan kedalam ruangan inap kriss menemani rose yg masih terbaring di atas ranjang.
" sayang... kamu pulang ya bersama paman kenzo untuk istirahat, kata kriss kepada amora.
" ayah amora ingin menemani ayah menunggu bundha hingga sadar, kata amora.
" jangan keras kepala rumah sakit gk bagus untuk kesehatan kamu, kata kriss.
amora tidak bisa membantah perkataan kriss, amora pun kembali ke rumah besar bersama kenzo.
kriss duduk di samping rose dan terus menggenggam tangan rose dan terus berharap agar rose segera sadar.
dokter masuk kedalam ruangan inap rose,
" tuan saya cuman ingin memberitahukan kondisi pasien saat ini, kata dokter yg menangani rose.
kriss hanya diam sambil menatap wajah dokter itu dengan tatapan tajam, " ada berita baik dan ada berita buruk nya, berita baiknya pasien sudah melawati masa kritisnya dan sekarang sudah jauh lebih membaik dan berita buruknya pasien mengalami koma karena masalah pendarahan saat operasi menutup lukanya.
" kapan dia akan siuman dok? tanya kriss.
" kita hanya bisa menunggu dan berdoa untuk kesehatan pasien, Sekarang saya pamit undur diri dulu , kata dokter itu yg kemudian pergi meninggalkan ruangan inap rose.
kriss tidak bisa berkata apa-apa saat ini,kakinya pun serasa mati rasa dan tak sanggup menopang tubuhnya saat ini.
kriss berjalan ke arah rose dengan wajah penuh penyesalan, " kenapa semua ini harus terjadi....aku mohon kamu segera sadar agar kita segera berkumpul bersama, aku janji akan menebus semua kesalahanku selama ini, kata kriss yg masih menatap wajah pucat rose.
kenzo baru saja datang dan segera menghampiri kriss yg terlihat kacau saat ini,
" apa kau baik-baik saja? tanya kenzo.
" bagian mana aku yg kelihatan baik-baik aja, aku benar-benar gk tahu harus bagaimana sekarang.
" yg sabar ya... aku yakin rose pasti akan segera sadar, aku kesini mau ngasih tahu kalau klan hokawa telah jatuh ke tangan kita dan mengakui kita sebagai pemegang pemimpin mereka.
" sungguh berita bagus tapi tetap saja aku masih merasa ada yg kurang dalam hidup ku kalau tidak ada dia, kata kriss sambil menatap wajah rose.
" sekarang apa yg ingin kamu lakukan? tanya kenzo.
" 3 hari lagi aku akan menemui pria tua itu dan kita sudah bisa mulai kudeta dengan nya, kata kriss kepada kenzo.
" apa gk terlalu terburu-buru, barang yg kita pesan lusa akan tiba dan kita belum melatih anggota kita dalam waktu 6 bulan terakhir ini.
" intinya kamu mau aku menunggu berapa lama lagi?
" beri aku waktu 2 minggu, aku akan melatih mereka semua lalu kemudian kita mulai penyergapan di kediaman mu.
__ADS_1
" baiklah kalau gitu semuanya aku serahkan kepada mu, kata kriss yg tidak mau mengambil pusing apa yg akan di lakukan kenzo.
sudah 3 hari rose terbaring di atas ranjang pasien dalam kondisi koma, selama itu juga amora selalu datang menemui kriss dan juga rose di rsu.
pagi ini amora datang di temani oleh kenzo dan membawa sedikit makanan untuk ayahnya.
" pagi ayah ....pagi bundha, kata amora yg baru saja datang bersama dengan kenzo.
" pagi sayang...kamu bawa apa itu? tanya kriss yg langsung menghampiri amora.
" amora bawa makanan untuk ayah.... ayah makan ya, kata amora kepada kriss sambil menyodorkan makanan ke arah kriss.
kriss mulai membuka makanan yg di bawa oleh amora, amora terlihat sangat bahagia melihat rose dan kriss bisa menghabiskan waktu bersama.
" ayah... kakek buyut mulai curiga karena tidak melihat ayah beberapa hari gk pulang-pulang.
" amora kan anak pintar Pasti amora mengerti kan kenapa ayah gk pulang-pulang.
" tapi amora gk tahu harus gimana lagi menghalangi kakek buyut supaya tidak bertanya-tanya soal ayah yg gk pulang ke rumah.
" baiklah malam ini kita akan pulang bersama ke rumah, kata kriss yg sudah selesai memakan sarapannya.
" lalu bundha siapa yg jaga ayah? tanya amora.
" ayah akan suruh orang untuk menjaga di luar ruangan ini.
" apa yg di katakan amora ada benarnya juga kriss, kata kenzo.
" aku tahu kalian khawatir kalau klan kazuya datang dan membawa rose pergi, tapi aku juga gk bisa mengambil resiko jika rubah tua itu mengetahui keberadaan rose.
" kamu benar jugak... sebaiknya biarkan kazuya datang dan membawa rose pergi.
" aku juga berfikir seperti itu, hingga tiba saatnya kita melakukan kudeta akan sangat bahaya jika rose berada di samping ku, kata kriss kepada kenzo.
" maksud ayah... ayah akan biarin bundha di bawa oleh pria lain, amora gk mau ayah...amora mau bundha tetap di sini bersama amora,rajuk amora yg mendengar perkataan kriss dengan kenzo.
" sayang ini semua demi kebaikan bundha kamu, kata kriss yg mencoba membujuk amora.
" apa yg di katakan ayah kamu benar,jika semua sudah dalam kendali kita...paman berjanji akan membawa bundha kamu kembali, kata kenzo.
" paman janji, kata amora.
" iya paman janji ya kan kriss, kata kenzo.
" iya ayah juga janji sama kamu, kata kriss.
__ADS_1
amora terlihat gk rela melihat bundha nya harus di bawa oleh orang lain, " baiklah ayah... amora akan mendengar kan perkataan ayah dan juga paman, amora berharap paman dan ayah bisa menepati janjinya ya, kata amora dengan wajah sendu.
kriss memeluk tubuh amora dan mencium kening buah hatinya, sepanjang hari amora mengobrol dengan rose walau tidak ada respon dari rose amora tetap mengajak bundha nya itu untuk bermain bersama.
kriss dan juga kenzo yg melihat amora bermain dengan rose merasa kasihan karena amora merindukan sosok ibu di sampingnya, " malam ini sesuai rencana biarkan klan kazuya datang, kata kriss kepada kenzo.
" baiklah.... apa kau sudah mengetahui kalau klan kazuya selalu mengawasi gerak-gerik kita di sini? tanya kenzo.
" aku tahu itu, aku selalu merasa mereka selalu berada di sini tetapi anehnya dalam tiga hari ini gk ada tanda-tanda atau apapun dari mereka, kata kriss.
" mungkin mereka menunggu waktu yang tepat untuk membawa rose, kata kenzo.
" aku juga berfikir seperti itu, kata kriss.
kenzo mulai menghubungi anak buahnya dan menyuruh mereka untuk menjaga ruangan rose, kriss,amora dan juga kenzo kembali ke kediaman keluarga besar kriss.
sesampainya di rumah terlihat wajah kakek buyut seperti ingin mengintrogasi kriss dan juga kenzo, " dari mana kalian? tanya kakek buyut.
" kami baru pulang jalan-jalan, kenzo tolong bawa amora kembali ke kamarnya.
kenzo menggendong tubuh amora dan berjalan menuju kamarnya, kriss masih berdiri di hadapan kakeknya itu.
" apa ada yg ingin kau bicarakan? tanya kakek buyut.
" aku ingin menikahi rose, kata kriss langsung to the point.
" tidak, kata kakek buyut.
" aku gk perduli, kata kriss yg kemudian pergi meninggalkan kakek buyut yg masih duduk di ruang tamu.
kriss berjalan ke arah kamarnya, sesampainya di kamar kriss langsung merebahkan tubuh nya dan ingin memejamkan matanya sejenak,tetapi fikiran nya melayang-layang dan tak henti-hentinya memikirkan rose yg masih koma di rsu.
ponsel kriss berdering, anak buahnya memberikan pesan bahwa rose sudah di bawa oleh klan kazuya, kriss menyuruh anak buahnya untuk kembali ke mension dan mulai pelatihan nya kembali.
kriss masih terbaring di atas ranjang sambil menatap langit-langit plafon kamarnya, kriss mengingat masa-masa indhanya bersama dengan rose.
" aku berharap semua ini cepat berlalu dan kita bisa berkumpul bersama kembali, kata kriss dalam lamunannya.
(^_^)////(^_^)
jangan lupa like komen dan klik faforit nya ya gyus....
jangan lupa juga berikan dukungan kalian dengan cara vote novel ini.
terimakasih
__ADS_1
lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv you ❤️❤️❤️❤️