Kisah Ku Yang Kelabu

Kisah Ku Yang Kelabu
KKB// sesion 2.


__ADS_3

Sesuai dengan apa yg di katakan rose kepada papa dimas, tepat jam 6 rose datang untuk menjemput ratu, terlihat ratu menggunakan gaun berwarna biru muda dengan aksen pita berwarna putih menambahkan kesan imut pada dirinya.


Langkah kaki yg berlari menuju rose, membuat rose mengembangkan senyuman melihat putra anak kecil dengan hidung mancung serta berkulit putih, " bude... bude datang membawa apa? tanya putra.


" maaf ya bude gk bawa apa-apa untuk kamu, lain kali bude janji akan membawa kamu bermain di luar bersama, kata rose kepada anak ratu yg seumuran dengan amora.


" kalau gitu putra tunggu ya janji bude, kata putra sambil berjalan ke arah papa dimas.


Walaupun rose sangat membenci ratu dan juga alex, tetapi rose tidak bisa untuk membenci putra mereka karena bagi rose, anak itu tidak memiliki kesalahan apapun yg telah di lakukan kedua orangtuanya kepada rose.


" ayo kita segera berangkat atau kita akan terlambat, kata rose yg kemudian pergi meninggalkan papa dimas dan yg lainnya tanpa berpamitan.


Di dalam mobil suasana dingin dan juga cangung mengelilingi atmosfer di sekitar mereka, hingga sampai di sebuah kapal pesiar yg sedang menepi di dermaga.


Banyak wartawan yg sedang mewawancarai beberapa pembisnis dan tidak sedikit juga wartawan yg ingin membuat berita heboh malam ini, tanpa basa-basi ratu turun terlebih dahulu dari mobil dan membuat semua wartawan bertanya-tanya dengan kedatangan ratu.


Rose turun dengan perlahan dari dalam mobil yg membuat semua wartawan gagal fokus dengan kehadiran nya saat ini, " kakak... ayo kita masuk bersama, kata ratu yg sedang berpura-pura sambil menggandeng tangan rose.


" tentu ayo kita masuk bersama, karena tanpa ku kamu gk akan bisa masuk kedalam, kata rose yg berbisik di telinga ratu.


Ratu mencoba untuk menahan emosinya saat ini, " kalau bukan karena di depan media aku tidak akan mau berjalan bersama dengan mu, kata ratu dalam hatinya.


Banyak wartawan yg ingin mewawancarai rose tetapi di halang oleh beberapa orang staf di sana, " ceo rose.... siapa wanita yg ada di samping mu dan apa hubungan kalian? tanya salah satu wartawan.


" saya adalah adik dari ceo rose, salam kenal semuanya... kata ratu sambil tersenyum manis.


" dia memang adik tiri ku, mohon dukungan kalian dan tolong jangan menyebar rumor yg tidak benar tentang nya ya...teman-teman media, kata rose sambil tersenyum manis dan menarik tangan ratu untuk segera masuk kedalam kapal pesiar.


Rose sengaja mengatakan kepada awak media, karena udah saat nya media tahu siapa yg pelakor dalam rumah tangga kedua orangtuanya.


Di dalam kapal rose menunjukkan kartu VVIP yg dia miliki untuk masuk kedalam acara lelang amal malam ini, terlihat wajah ratu yg baru pertama kali masuk kedalam lingkup dunia yg penuh dengan kesenangan sesaat ini.

__ADS_1


Rose melepaskan tangan ratu karena sejujurnya dia sangat tidak suka jika tubuhnya di sentuh oleh ratu atau pun orang-orang yg dia benci, " sekarang sudah ada di dalam dan di sini tidak ada wartawan, jadi aku mau tidak usah berpura-pura lagi, kata rose kepada ratu.


" bagus lah jika di sini tidak ada wartawan karena sejujurnya aku juga tidak suka menempel dengan mu, kata ratu yg kemudian pergi begitu saja meninggalkan rose yg masih berdiri di dekat pintu masuk.


Rose berjalan menuju ke meja kasino untuk memainkan beberapa permain di sana dan sungguh malam yg tidak beruntung bagi rose, dirinya harus semeja dengan pria yg dia benci malam ini.


Terlihat wajah kriss yg tersenyum dengan bahagia sambil memangku amora, rose sangat terkejut melihat amora yg di bawa ke tempat seperti ini oleh kriss, ingin rasanya rose memberikan bogem mentah kepada kriss.


Rose memulai permainan di meja poker bersama dengan kriss, terlihat wajah kriss yg tersenyum manis ke arah rose dan begitu juga dengan amora.


Entah kenapa rose merasa kalau mereka sedang bahagia melihat kedatangan dirinya malam ini, " syukurlah bundha baik-baik saja ayah, kata amora yg berbisik di telinga kriss.


" tentu saja bundha kamu adalah wanita yg tangguh, sebuah peluru tidak akan mudah untuk membunuhnya, kata kriss yg juga berbisik.


Setelah 15 menit bermain rose mengundurkan dirinya, " maaf tuan perseon lelang sudah di mulai saya pamit undur diri, semoga malam mu menyenangkan, kata rose yg kemudian berjalan meninggalkan kriss dan juga amora.


rose tidak bisa melihat di mana keberadaan ratu saat ini, rose mencoba menghubungi ponsel ratu tapi tidak ada jawaban darinya,


Setelah 1 jam akhirnya lelang pun selesai dan rose tidak berhasil mendapatkan 1 barang pun yg dia incar di acara lelang malam ini, " dasar lelaki sialan... semua ini salahnya yg tidak mau mengalah sedikit pun untuk ku, gerutu rose dengan kesal.


Alunan musik piano terdengar di setiap sudut ruangan dansa malam ini dan akhirnya rose melihat ratu dengan wajah sumringah seperti mendapatkan jek pot.


Ratu berjalan mendekati rose dengan membawa dua gelas wine di tangannya, " kak ayo kita bersulang untuk malam yg panjang ini dan aku berharap semoga malam ini kita akan lebih baik kedepannya, kata ratu sambil menyodorkan wine kepada rose.


Rose tahu betul dengan apa yg akan di rencanakan ratu malam ini, " heeeemmm... apa kamu fikir aku akan terjebak untuk kedua kalinya, dasar terlalu naif, kata rose dalam hatinya.


Rose mengambil wine itu dari tangan ratu, tetapi apa yg di harapkan ratu berjalan tidak mulus, " ah... maaf tangan ku licin dan tidak sengaja menumpahkan nya, kata rose dengan senyuman sinis.


" tidak apa kak santai saja, kata ratu yg kemudian menyuruh pelayan untuk membersihkan nya.


Kriss yg melihat dari jauh merasa lucu melihat tingkah rose yg berpura-pura seperti itu, kriss berjalan menghampiri rose dan tanpa basa-basi menarik tangan rose ketengah untuk berdansa bersama.

__ADS_1


" lepaskan aku, kata rose yg tidak ingin berdansa dengan pria yg di bencinya.


" tidak perlu terburu-buru seperti ini, cukup nikmati lah dansa malam ini, kata kriss sambil tersenyum jahil.


" maaf sepertinya aku harus mengecewakan tuan perseon, karena saya tidak pandai berdansa, kata rose yg tersenyum jahil.


Sepanjang musik bermain hingga berhenti rose selalu menginjak kaki kriss dengan sengaja, " ternyata kamu dansa sangat bagus, nex aku berharap kita bisa menjadi partner dansa lagi, kata kriss dengan senyum masam nya.


" tentu dengan senang hati tuan perseon, kata rose dengan senyuman puas mengembang di wajahnya.


Ratu tersadar siapa pria yg berdansa dengan rose malam ini, " ternyata mantan mu ya... sungguh menarik,kata ratu dalam hatinya.


Ratu berjalan mendekati kriss dengan wajah polos tetapi dirinya memiliki seribu tipuan muslihat yg sudah dia rencanakan, " malam kak kriss, kata ratu yg menghampiri kriss.


" maaf anda siapa? tanya kriss yg berpura-pura tidak mengenal ratu.


" hahaha... kakak bisa saja bercanda seperti itu, jangan berpura-pura tidak mengenal saya, kata ratu sambil tersenyum licik.


Rose berjalan ke arah ratu yg sedang berbicara dengan kriss, " maaf mengganggu kalian, ini kartu kamar kamu... saya akan istirahat lebih awal, kata rose yg kemudian berlalu meninggalkan ke dua orang yg tidak ingin di lihatnya.


Di dalam kamar rose merasa sangat terkejut melihat barang-barang yg dia inginkan dalam acara lelang malam ini, " kenapa kamu harus seperti ini, kata rose sambil menaruh semua barang-barang di lantai.


(^_^)///(^_^)


hallo semuanya bagaimana kabar kalian?...


maaf ya jika author harus update malam, karena kalau pagi author memiliki pekerjaan yg cukup padat,☺️


terimakasih semuanya 🙏


jangan lupa like komen dan klik faforit nya ya gyus...

__ADS_1


lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv you ❤️❤️❤️


__ADS_2