Kisah Ku Yang Kelabu

Kisah Ku Yang Kelabu
KKB/// di balik ke sedihan pasti ada hikmahnya.


__ADS_3

rose terbangun di tempat yang aneh lagi,rose


merasakan sesuatu yang aneh menancap di telapak tangan sebelah kanannya,rose merasa lemas dan tak punya tenaga untuk bangun dari tempat tidur saat ini


rose mencoba memanggil papa dengan suara seraknya agar papa bangun dari tidur dan memberikan rose air minum karena sekarang tenggorokan mya benar-benar sangat kering,rose menggoyang kan lengan papa agar dia tau rose memanggilnya.


"ada apa sayang?" tanya papa yang melihat rose menggoyangkan lengannya


"pa rose haus mau minum"suara yang serak dan lirih


papa bergegas menuangkan air putih hangat untuk rose, ini pertama kali nya papa menjaga rose seorang diri.


"papa kenapa kita di rumah sakit?"tanya rose yang merasa heran


"sayang maafkan papa ya, papa lupa menyuruh kamu makan dan mengunci kamu di kamar sendirian papa sungguh menyesal dengan perbuatan papa"


"gak apa-apa pa rose tau mungkin papa lagi emosi sesaat dan rose ngerti papa masih marah sama rose, rose tau papa rose yang sekarang ini bukan lah papa rose yg seperti dulu lagi hiks...hiks" air mata menetes di ke dua pipi rose


papa terdiam mendengar perkataan rose dan memeluk rose dengan erat seakan dia merasa bersalah atas apa yang dia lakukan pada anak kandungnya sendiri yang baru berusia 2 tahun.


flashback on


nama ku Rosella Anastasia mama ku mengandung ku hampir 12 bulan, kalau kata orang zaman dulu anak yang lahir saat usia kandungan 12 bulan anak itu akan lebih pintar dan lebih bijak daripada anak seumuran nya.


itu lah yang terjadi pada rose saat dia baru lahir gigi bagian depannya sudah tumbuh 2 dan saat rose berusia 5 bulan rose sudah pandai merangkak lalu saat rose berusia 7 bulan sudah bisa berjalan dan di usia 1 tahun rose sudah bisa bicara dengan pasih tidak ada kata-kata yang salah.


flashback off


papa terus memeluk rose tapi rose mendorong papa karena saat ini rose tidak perlu pelukan melain kan yang rose perlukan sekarang adalah makanan karena rose sangat lapar.


"papa rose lapar"


"rose mau makan apa sayang?" tanya papa


"rose mau makan ayam goreng terus pizza dan minum nya greentea late boleh?" tanya rose dengan penuh bersemangat


"boleh sayang kalau gitu papa order dulu ya"


"ok pa"


setelah obrolan itu tak lama ponsel papa berbunyi bertanda ada yg menelpon papa disana, papa mengangkat telepon nya berjalan menjauh dari rose dan meneuju keluar kamar rawat.


jadi rose tak tau apa yang di bicarakan mereka tiba-tiba papa masuk kembali dengan rawut wajah bimbang


"sayang kamu bisa nginep di sini sendirian"


"gak mau papa, rose gak berani sendirian di sini rose takut pa" rengek rose


"rose kan pintar jangan manja ya sayang mama kamu lagi sendirian di apt kita,jadi papa harus pulang dulu ya sayang besok papa janji bakalan ke sini lagi" bujuk papa dimas


aku terdiam dan mencoba berpikir

__ADS_1


"hhheeemmm...sepertinya bagus jugak kalau papa gak ada, jadi aku bisa meminta bantuan suster untuk menelpon mama, untung saja dulu mama pernah menyuru ku untuk menghapal nomor ponsel mama" kata rose di dalam hatinya


"ok pa papa boleh pergi tapi besok janji ya datang lagi ke sini"


"ok sayang papa bakalan pergi setelah makanan yang kamu pesan datang ya dan papa janji besok akan datang untuk melihat kamu"


setelah menunggu kurang dari 20 menit pesanan delivery pun tiba,papa membayar kan pesanan nya lalu menyuru rose untuk memakan semua makanan nya sambil mencium kening rose dan pamit untuk pulang.


" gimana caranya untuk makan sedangkan tangan kanan ku di infus dan di sini tidak ada sendok" berdecak kesal


rose memutuskan untuk memanggil suster,rose menekan bel untuk memanggil suster dan tak lama suster pun datang masuk ke ruangan rose.


"ada apa perlu apa adik yang manis,ada yg perlu suster bantu" tersenyum ramah


"suster rose boleh gak pinjam ponsel suster buat telepon mama,rose takut sendirian di sini gak ada yang menemani rose"dengan memasang wajah memelas dan sedikit berlinang air mata.


suster yang melihat keadaan rose akhirnya luluh dan memberikan rose ponselnya dengan cepat rose memasukan nomor ponsel mamanya


tut..tut..suara dering ponsel


"halo mama ini rose"


" sayang ini kamu nak


kamu pakao telpon siapa sayang?"tanya mama ayu yang penasaran


"rose pakai telpon suster yang jagain rose di rumah sakit ma"


"iya ma hiks..hiks rose kangen mama, mama bisa ke sini jagain rose gak?"


"bisa sayang mama bisa banget jangain kamu, sekarang kamu di rumah sakit mana sayang?"


"rose gak tau mama ini di mana?"


"coba kamu tanyakan sama suster yang kamu pinjam ponsel nya ini biar mama tau alamat kamu di mana sekarang" jelas mama ayu


rose pun bertanya pada suster dan suster pun memberitahu kan alamat rumah sakit ini pada mama ayu, setelah selesai menelpon rose mengembalikan ponsel kepada suster.


"terimakasih ya suster" tersenyum manis


" iya sama-sama kamu umurnya berapa kok pintar banget sih"


"rose umur 2 tahun suster rose pintar karena mama yang mengajarkan rose harus bisa hidup mandiri dan juga gak boleh cingeng, rose harus jadi anak yang penurut orang tua karena kata mama kalau rose nakal nanti bisa masuk neraka rose gak mau suster"


"ya ampun kamu bijak banget sih, suster jadi pengen punya anak yang pinter kayak kamu hahahaha"


setelah percakapan absurd bersama suster mama pun datang dan masuk ke ruangan rawat inap rose


" makasih ya suster udah menjaga anak saya sebentar"


" iya gak apa bu kalau gitu saya pamit dulu ya bu"

__ADS_1


setelah suster pergi mama langsung memeluk rose dan mencium tanpa henti sampai rose susah bernapas.


"mama sudah rose jadi susah napas"


"maaf sayang mama benar-benar kangen banget sama kamu nak kamu udah makan belum?"


"rose belum makan ma,rose mau di suapin mama"


" ya sudah sini mama suapin sambil kamu ceritakan kenapa kamu bisa masuk ke rumah sakit"


mama menyuapi rose dengan telaten sebelum rose mulai bercerita mama mengeluarkan alat-alat vidio dan menyuruh rose berbicara di dapan rekaman vidio sambil menceritakan semua kejadian tanpa tertinggal satu momen pun.


rose mulai bercerita sama mama kenapa dirinya bisa sampai di rumah sakit seperti ini,mama mendengar kan perkataan rose sambil menangis.


"maaf kan mama ya sayang, mama janji mama akan perjuangin kamu sayang"


"mama rose gak mau balik lagi sama papa, papa jahat ma hiks...hiks" tangis rose


setelah mama siap menyuapi rose makan, mama memanggil suster yg tadi menunggu di ruangan ini dan bertanya kepada suster itu.


mulai dari ke adaan ku obat apa saja yang aku minum dan lain-lainnya lalu bertanya siapa yang membawa rose ke rumah sakit dan kenapa bisa tidak ada yg menjaga rose saat ini


semua di jawab oleh suster itu di depan kamera juga,rose tak tahu kenapa mama merekam semua percakapannya dengan suster.


setelah selesai merekam mama berterimakasih kepada suster karena sudah mau bicara jujur di depan kamera dan mama mencoba menjelaskan perbuatan nya ini kepada suster itu.


"makasih ya suster sebenernya vidio ini akan saya gunakan untuk membela saya di persidangan perceraian dan memperebutkan hak asuh anak, saya tidak mau hak asuh anak jatuh kepada mantan suami saya karna saya tahu suami saya tidak perduli kepada rose"


"ternyata begitu sekarang saya mengerti gak apa-apa kok bu jangan sungkan saya juga merasa prihatin sama rose, saat dia berbicara dan meminta tolong kepada saya" jelas suster


"syukurlah kalau begitu ternyata masih banyak yang sayang sama rose, suster saya boleh minta tolong satu hal lagi buat saya dan anak saya."


"apa itu bu dan jangan panggil saya suster panggil saja saya adelia biar gak canggung bu"


"kalau gitu kamu panggil saja saya ayu biar lebih akrab sebenernya saya mau kamu bantuin saya untuk jadi saksi di pengadilan nanti jika kamu tidak keberatan"


"mungkin bisa, akan saya usahakan emang kapan hari persidangan kak ayu?"


"mungkin bulan depan soalnya saya sudah menerima surat cerai dari suami saya"


"kalau begitu bulan depan saya akan usahakan hadir di persidangan untuk membantu kakak dan rose"


"terimakasih ya adelia"


"iya sama-sama kakak saya balik kerja dulu ya"


setelah mama selesai dengan suster itu, mama kembali masuk kedalam ruangan dan mengajak rode menonton filem kartun dari ponsel mama sambil memakan pizza dan tak terasa sampai rose tertidur pulas di pelukan mama.


(^_^)//(^_^)


jangan lupa tinggalkan jejak nya ya

__ADS_1


__ADS_2