Kisah Ku Yang Kelabu

Kisah Ku Yang Kelabu
KKB// hari yang panjang


__ADS_3

pagi ini alex menjemput ku untuk pergi sekolah bersama tapi ada yg aneh kenapa mobilnya berbeda lagi dari yg sebelumnya, alex turun dari mobil nya dan mengajak ku masuk kedalam mobil dia membukakan pintu mobil untukku. di dalam mobil aku melihat seorang laki-laki blasteran bermata cokelat memakai seragam SMA duduk di bangku depan samping pak aupir, alex memegang tangan ku dan dia melihat ku seaakan dia tau apa yg sedang aku fikirkan.


-> rose...


-> iya


-> hhhhmmmm aku lupa ngenalin kamu sama sahabatku, kenal kan namanya kriss dia salah satu rekan bisnis papi aku tapi aku udah anggap dia sebagai saudaraku.


-> hy kriss.


aku mencoba menyapa nya agar tak canggung tapi dia tidak menanggapi ku, ya sudahlah aku pun tidak perduli. tapi alex yg melihat itu lantas menoyor kepala sahabatnya itu.


-> awww... bangkenya ni anak main toyor aja.


-> siapa suruh kau songong x di depan pacar aku.


-> oh ... ini cewek yg kamu ceritakan itu, lumayan jugak...


-> dasar ko ndutt ko bilang lumayan cewek ku ini lebih cantik ke timbang cewek mu.


-> dasar bucin.


-> oh ya kenalkan namanya rose.


-> iya aku udah tau nama dia.


-> tau darimana ko ?


-> tadikan kau manggil namanya ya jelas aku tau lah... aku kan punya kuping peak.


-> iya lah ya... jangan lupa ntar pulang sekolah ko jemput lagi aku.


-> dasar bangke bikin susah aja, kenapa ko gk mau bawak mobil sendiri sih...


-> di sekolah kami di larang membawa kendaraan pribadi ok dan aku malas makai supir ko tau kan supir pribadiku mata-mata dari papi ku.


-> iya iya ntar aku jemput bangke.


aku mendengar perdebatan dari kedua sahabat ini aku merasa lucu hingga membuat ku tertawa....


-> hahahaha.... hahahaha...


-> ada apa rose kenapa kamu ketawa?


-> gk apa-apa soalnya aku lucu aja ngelihat kalian berantem kayak anak kecil.


-> kami memang seperti itu kalau sudah jumpa jadi kamu harap maklum ya.


-> iya santai aja lex... aku senang ko dengernya lucu hahahahaha


akupun ikut ngobrol bersama dengan mereka, hingga gk terasa kami udah sampai di sekolah aku dan alex turun dari mobil bersama alex membukakan pintu mobil untukku. semua orang melihat ke arah kami... ada beberapa orang yg gk sukak melihatku bersama alex, alex menggandeng tanganku menuju ruangan kelas seakan-akan tidak memperdulikan pandangan orang lain yg tertuju kepada kami.


aku meletakkan tas di mejaku sambil mengeluarkan buku karna hari ini ada ujian ulangan dari guru matematika. alex yg melihat langsung heran karna selalu belajar terus...


-> rose apa kamu gak bosen belajar terus ayok kita pergi ke kantin sekolah temani aku sarapan.. aku belum sarapan pagi ini.


-> alex jangan manja deh.... kita semalam jalan-jalan satu harian dan pulang pun sudah larut malam jadi aku gk sempat belajar, apa kamu lupa hari ini guru killer matematika masuk ke kelas kita.


-> terussss....


-> alex... apa kamu lupa hari ini ada ulangan matematika.


-> astaga aku lupa.... tapi kalau aku belajar sekarang aku gk bisa konsen kalau belum makan. jadi temenin aku sarapan ya...


-> gk alex aku mau belajar.... karna aku mau pertahanin juara ku agar aku bisa dapat beasiswa ok.


-> baiklah belajar yg rajin ya sayang ku. (mengelus rambut rose)


alex pergi meninggalkan ku sendiri karna aku mau belajar... tiba-tiba teman sekelas datang mengerubungiku, yups aku tau apa yg akan mereka tanyakan padaku.

__ADS_1


-> rose apa kamu beneran pacaran sama alex ?


-> iya kenapa ?


-> hhhhmmmm gk apa-apa sih, cuman kamu harus hati-hati ya karna ada kakak kelas kita yg lagi deketin alex terus.


-> oh... gitu biarkan saja, kalau alex memang tertarik sama dia aku akan lepaskan toh kami cuman pacaran bukan sudah nikah.


-> kamu terlalu santai rose.


mereka pun pergi meninggalkan ku sendiri, sudah hampir 15 menit alex pergi tapi kenapa dia belum balik jugak sebentar lagi bel akan bunyi. aku keluar dari kelas menuju katin sekolah aku terkejut melihat seorang perempuan duduk di samping alex sambil mengobrol dan tertawa bersama, aku melihat pemandangan itu membuat ku ingin menjabak rambut alex dan ku kantongin dia biar gk ada orang yang menganggu pacarku. tapi aku gk sebodoh itu aku sengaja jalan di depan mereka sambil membeli minuman alex yg terkejut melihatku langsung menjaga jarak dari wanita itu.


aku tidak perduli dan tidak mau melihatnya aku berjalan terus tanpa membalik untuk melihat mereka, sesampainya di kelas aku kembali duduk di bangku ku sambil membaca buku aku meminum minuman yg ku beli di kantin tadi. sambil berfikir aku terus membalik-balik halaman buku ku.


sepertinya aku pernah melihat kakak kelas itu tapi siapa ya... fikirku. hhhhmmmm oh ya aku ingat sekarang dia adalah wanita tercantik di sekolah ini... hhhmmm bagus alex liat bagaimana aku beri hukuman untuk mu ( gumam ku).


nting....nting...nting...nting....(bel berbunyi)


guru pun masuk ke dalam kelas dan aku lihat alex berjalan ke arah bangku ku dan duduk di sampingku seolah tak terjadi apa-apa, dia mencoba mengajak aku ngobrol tapi aku diam saja dan tidak memperdulikan nya hingga selesai pelajaran b.inggris


-> rose kenapa kamu diam terus dan seakan tak menggap aku disini.


-> audah lah lex gk usah derama gitu kita lagi di sekolah ya seharusnya belajar bukan ngobrol ngerti.


-> ok ok... kalau gitu nanti jam istirahat kita makan bareng yuk.


-> gk makasih aku ada janji sama ketua osis untuk belajar bersama.


-> kalau gitu aku ikut ya.


-> gak usah kalau kamu ikut bikin mood aku hilang untuk belajar.


-> kalau gitu gimana nanti pulang bareng ya.


-> gk makasih aku bisa pulang sendiri.


aku diam saja gak mau menjawab pertanyaan alex gk lama guru ke senian masuk ke kelas kami, aku mulai mendengar kan pelajaran mencatat pelajaran yg di suruh sama guru untuk referensi ujian semester ganjil ini. alex mencoba memegang tangan ku, aku tidak sebodoh itu... aku menepis tangannya dan dia mencoba memegang pahaku. aku langsung berdiri dan minta izin ke toilet sama guru alex yg melihat itu heran dan dia pun ikut menyusul aku pergi ke toilet, dia menungguku di luar toilet wanita.


-> rose kita harus bicara aku yakin ada salah paham di antara kita.


-> salah paham apa ? coba jelaskan


-> aku gk tau pastinya apa jadi tolong cerita sama aku ok.


aku yg mendengar perkataan alex makin kesal dan pergi meninggalkan dia aku jalan terus tanpa melihat alex di belakang hingga sampi di kelas aku pun terus mendiamkan dia, pelajaran kesenian sudah selesai sekarang waktunya jam istirahat. aku keluarkan hp mengirimkan pesan untuk kakak OSIS untuk belajar bersama, aku mengambil buku tulis dan pulpen aku kantongin pergi meninggalkan alex.


alex mengikuti aku bertemu dengan ketua osis di sekolah kami, ketua osis yg tampan hidungnya mancung bibirnya tipis berwarna merah muda alis yg tebal serta tingginya bak boyband. alex yg melihat aku berbicara dan tertawa dengan lepas di hadapan ketua osis itu dia pun marah dan dia menghampiri aku menarik tanganku dengan kasar.


-> aw.. sakit lex


-> ikut aku


-> aku gk mau, kamu apaan sih... lepasin tanganku


-> kita harus bicara.


kakak kelas yang melihat aku di tarik oleh alex dia pun mencegahnya dengan menarik tangan ku juga.


-> ketua osis// lepasin tangan rose, dia gk mau ikut sama kamu jadi kamu gk usah maksa dia.


-> alex // kamu gk usah ikut campur ini urusan aku sama rose.


mereka terus berdebat hingga membuat teman-teman di sekolah pada melihat ke arah kami, dan cewek itupun melihat kearah kami juga... dia berjalan mendekati kami dan mencoba bujuk alex untuk ikut bersama dia.


(dalam hati rose) alex kalau kamu pergi sama perempuan ini aku gk akan memaafkan kamu dengan mudahnya.


alex yg melihat wanita itu membujuknya pun melepaskan tanganku, aku melihat pergelangan tangan ku begitu juga dengan ketua osis. alex yg melihat perhatian ketua osis itu langsung berbalik pergi meninggalkan kami di susul dengan wanita itu, aku yg melihat dia pergi merasakan sedikit kecewa aku pun memutuskan masuk ke perpus untuk belajar tapi fikiran ku melayang entah kemana.


ketua osis ini bernama jefrin kami berteman dari aku pertama kali masuk sekolah ini,dia juga pernah nembak aku tapi aku tolak karna aku sudah menggapnya sebagai abg aku sendiri.

__ADS_1


-> kak jefrin


-> iya rose.


-> kita udahin aja ya belajar nya aku lagi gk konsen kak maaf ya.


-> iya udah gk apa.


aku pun pergi meninggalkan kak jefrin sendiri di perpus aku berjalan mengelilingi sekolah tapi tidak ada alex, aku mencoba mengingat di mana tempat ke sukaan dia klau lagi bolos jam kelas. aku teringat dia suka duduk di lantai atas gedung sekolah kami, aku berjalan menuju atap sekolah aku terkejut saat kulihat alex mencium dan memegang gundukan sintal milik perempuan tadi. aku meneteskan air mata, aku berjalan mendekati mereka dan memdorong wanita itu hingga jatuh serta menampar pipi alex.


akupun pergi meninggalkan nya begitu saja aku berlari menuruni anak tangga menuju kelas, sampai di kelas aku menangis di atas meja sambil menutupi wajahku. aku mengelap air mataku dengan kasar lalu mengubah ekspresi wajah ku menjadi datar dan dingin seperti biasa. aku melihat alex berjalan mendekatiku mencoba mengajak ku bicara...


-> alex aku tau apa yg mau kamu jelasin tapi kamu sudah keterlaluan menurutku, jadi sekarang gk ada gunanya kamu jelasin.


-> tapi setidaknya kamu dengarkan dulu penjelasan aku plissss... rose.


-> ok nanti pulang sekolah kita bisa bacara.


aku pun diam kembali dan bel pun berbunyi menandai waktu istirahat sudah habis, guru killer matematika pun masuk ke ruangan tidak ada satupun muris yg berani mengeluarkan suara. guru pun mengeluarkan materi soal yg akan masuk kedalam soal ujian semester kali ini kami semua mulai menulis dan mulai mengisi soal-soal yang diberikan kepada kami. pelajaran pun selesai waktu istirahat kembali berbunyi kali ini aku berjalan meninggalkan alex sendiri di kelas aku berjalan menuju kantin sekolah.


tiba-tiba kakak kelas itu menghampiri ku bersama dengan teman-tema nya, aku mencoba berjalan mundur untuk menjauhi masalah.


-> mau lari kemana kamu ? kamu gk lihat baju ku jadi kotor dan siku tangan ku luka.


-> kamu pantas mendapatkan nya.


-> gyus bawa dia ke belakang sekolah sekarang juga.


aku di tarik paksa oleh mereka menuju belakang sekolah yg gk ada cctv nya, begitu sampai di belakang sekolah mereka mendorong ku hingga aku pun terjatuh ke tanah, aku bergegas bangkit aku bertekad harus melawan mereka kali ini aku gk mau berakhir sama seperti 2 bulan yg lalu.


mereka mendekati ku menjambak rambutku yg tergerai panjang, aku melawan menendang menggigit mencakar segala upaya ku lakukan tapi aku hampir kalah karna 3 lawan 1 itu bukan lawan yg seimbang. aku mengambil beroti bekas bangku sekolah menggakat nya dan memukuli mereka tanpa ampun mereka lari meninggalkan aku yg sudah mengamuk.


setelah mereka pigi aku terduduk di tanah sambil menangis, ku lihat pakaian ku kotor semua wajahku pasti berantakan sekarang ini. aku mencoba berdiri tapi kaki ku sakit sepertinya keseleo aku berjalan dengan pincang menuju toilet, aku merapikan penampilan ku... aku yg melihat pantulan diriku sendiri di cermin membuat ku menangis. aku mulai membersihkan wajah dan baju ku yg berpasir, aku berjalan menuju kelas dan tak sengaja berpapasan dengan kak jefrin.


-> rose kamu kenapa bisa kacau seperti ini?


-> gk apa-apa kak aku balik ke kelas dulu ya.


-> sini kakak bantu kamu jalan.


-> gk usah kak rose bisa sendiri...


-> baik lah kalau begitu.


aku pun pergi meninggalkan kak jefrin sesampainya di kelas alex masih duduk di bangku kelas dia yg melihat ku kacau mendekatiku dan ingin memapah ku sampai ke bangku, tapi pertolongan nya aku tolak.


-> minggir kamu menghalangi jalanku.


-> sini aku bantu kamu.( menjulurkan tangan ke rose)


-> gak perlu. ( menepis tangan alex )


aku berjalan menuju bangku dan duduk sambil mengeluarkan pouch mekaup, aku mulai menutupi bekas luka ku dengan foudetion alex yg melihatku dengan diam. dia duduk di sebelahku.


-> apa yg terjadi cerita sama aku.


-> aku malas cerita sama kamu, aku udah bilang kan kalau kamu mau bicara sama aku nanti sepulang sekolah.


( nada suara meninggi)


alex yg mendengar kata penolakan ku diam dan tidak bicara sama sekali dia terus melihat ku menutupi bekas luka di wajahku, hingga bel pun berbunyi menandai pelajaran selanjutnya akan di mulai.


(^_^)/////(^_^)


halo gyus author balik lagi..... makasih ya udah mau baca novel ini, jangan lupa like dan komen nya ya.


author minta dukungannya dong dengan cara memberikan vote dengan poin atau koin jugak boleh.... lalu jangan lupa klik faforit nya ya gyus biar gk ketinggalan update terbarunya


lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv ❤️❤️❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2