
sore ini rose sedang mengemas barang-barang nya ke dalam koper, setelah satu harian berada di salon untuk merubah penampilan nya, kini rambut rose yg berwarna pirang berubah menjadi warna coklat serta mengenakan softlens berwarna abu-abu, tidak lupa mengenakan kacamata bulat serta rambut yg di kepang dua.
kini rose juga berdandan seperti gadis desa yg baru pertama datang ke kota, sore ini rose di antar ke kediaman besar king dengan taxi untuk menghindari kecurigaan orang-orang.
rose berjalan ke arah barisan yg cukup panjang dan begitu banyak orang yg ingin melamar pekerjaan di sini, selain gajinya yg cukup besar dan mendapatkan fasilitas yg lumayan serta ada waktu libur untuk para pekerja membuat orang-orang ingin bekerja di kediaman king.
begitu banyak orang yg menunggu nomor mereka di panggil untuk interview, " astaga mau jadi pengasuh saja harus susah-susah seperti ini, kata rose dalam hatinya.
sudah hampir semua orang yg di panggil untuk interview tetapi semua yg di panggil selalu keluar dengan wajah kecewa seakan lamaran pekerjaan nya di tolak, kini giliran rose yg masuk kedalam ruangan dan sangat terkejut melihat kenzo, dan juga amora berada di dalam ruangan interview.
" siapa nama kamu? tanya kenzo dengan tatapan tajam ke arah rose.
" nama saya ichi tuan, kata rose.
" tolong tunjukkan kemampuan kamu, kata kenzo sambil menujuk ke arah meja yg berada di belakang rose.
rose berjalan ke arah meja dan melihat beberapa alat untuk membunuh orang, " apa maksudnya ini, aku melamar menjadi pengasuh bukan menjadi pengawal, kaya rose dalam hatinya yg jengkel.
rose mengambil senapan laras panjang dan berjalan kembali ke posisinya, " apa kamu yakin dengan senapan itu? tanya kenzo yg sedikit menjengkali rose.
" tentu tuan, kata rose dengan percaya diri.
" kalau begitu ikut saya, kata kenzo yg mengajak rose ke sebuah ruangan.
sesampainya di dalam ruangan rose di perintahkan untuk menembak tepat sasaran,
" tuan jika hanya menembak seperti ini tidak akan menantang, jadi aku akan menutup mataku, kata rose sambil mengeluarkan sapu tangannya lalu menutup ke dua matanya.
rose mulai membidik sasaran nya lalu melepaskan tembakan nya, ddddooooooorrrr.... suara tembakan menggelegar di seluruh ruangan, " wow... sungguh wanita yg berbakat, kata kenzo yg merasa puas melihat tembakan rose yg tepat sasaran.
" terimakasih tuan, kata rose yg kemudian mengikuti langkah kaki kenzo yg keluar dari ruangan itu dan kembali ke mejanya.
rose masih berdiri di posisinya seperti semula, " aku punya 3 pertanyaan untuk mu, kata kenzo.
rose hanya diam dan mendengarkan pertanyaan kenzo," jika nona kecil membuat masalah apa yg akan kamu lakukan untuk menyelesaikan masalah itu? tanya kenzo.
" hemmm... tergantung masalah apa yg di lakukan nona muda, jika masalah besar saya tidak berani menghukumnya maka saya akan memberitahu orangtua nona dan membiarkan orangtua nona muda yg mengambil keputusan untuk menghukum atau membiarkan masalah itu, tetapi jika masalahnya hanya masalah kecil saya akan melakukan yg terbaik untuk memberikan penjelasan dan pengajaran moral untuk nona muda, kata rose dengan percaya dirinya.
" cukup menarik, kata kenzo yg kemudian memberikan pertanyaan selanjutnya untuk rose.
" jika nona muda berada di posisi berbahaya apa yg akan kamu lakukan?
" saya akan melindungi nona muda dengan sekuat tenaga saya, saya akan menjaganya seperti saya menjaga nyawa saya sendiri.
" baiklah .... pertanyaan terakhir dari saya, jika nona muda berada di dalam keadaan hidup dan mati, apa yg akan kamu lakukan?
" jika saya bisa melakukan pertukaran maka saya rela menggantikan posisi nona muda dan memberikan nyawa saya sebagai gantinya, kata rose dengan sungguh.
" saya merasa puas sejauh ini dengan kamu, kalau menurut kamu amora? tanya kenzo.
" aku tidak suka dia paman, kata amora dengan wajah kesal dan kecewa.
__ADS_1
" kenapa? tanya kenzo yg merasa heran.
" dia jelek dan culun, aku mau pengasuh ku wanita yg cantik dan mirip dengan bundha, kata amora.
rose yg mendengar perkataan amora merasa tersentuh hatinya dan ingin sekali memeluk tubuh amora,terlihat kenzo yg membisikan sesuatu di telinga amora dan membuat raut wajah amora berubah menjadi bahagia.
" karena paman suka dengan wanita ini maka amora akan menjadikannya pengasuh amora dan mulai sekarang kamu bisa tinggal di kamar pelayan, kata amora sambil tersenyum manis.
" selamat kamu di terima, kata kazuya yg kemudian menggendong amora pergi dari ruangan interview ini.
rose merasa sedikit ada yg aneh lalu rose mengikuti pelayan yg lain menuju kamar yg sudah di siapkan, kamar yg tepat bersebelahan dengan kamar amora.
rose sangat familiar dengan setiap sudut dan inci di dalam rumah ini, walau rose hanya beberapa kali berkunjung di sini tetapi dia selalu ingat setiap ruangan yg ada di rumah ini.
rose duduk di ranjang yg berukuran 3 kaki, hanya ada lemari,meja, dan juga satu kursi di dalam kamar ini.
rose berjalan ke arah lemari pakaian untuk menyusun barang-barang miliknya, meletakkan semua mekaup, skincare,dan juga barang-barang elektronik nya yg dia bawa secara diam-diam.
tok...tok ..tok... suara pintu di ketuk dari luar.
rose berjalan ke arah pintu dan membukanya,
" saya adalah kepala pelayan wanita di rumah ini dan ini seragam kerja kamu, kata kepala pelayan itu.
" terimakasih... kata rose sambil tersenyum.
" jika kamu sudah siap membereskan barang-barang kamu, kamu sudah bisa mulai bekerja dan gunakan seragam itu, kata kepala pelayan yg kemudian pergi meninggalkan rose.
rose menutup pintu kamarnya lalu berjalan ke arah toilet untuk mengganti bajunya, " astaga baju apaan ini, kata rose yg merasa geli melihat pakaian pelayan yg kurang bahan ini.
" sore nona muda, apa ada yg ingin saya bantu? tanya rose yg berdiri di sebelah amora.
" amora lagi mengerjakan tugas yg di berikan ayah,merancang sebuah bangunan... kata amora.
" boleh saya lihat nona, kata rose.
" tentu silahkan... kata amora sambil memberikan laptop nya.
rose sangat terkejut melihat desain amora,
" apa ini taman bermain? tanya rose.
" kamu benar... amora ingin membangun taman bermain dan jika sudah jadi amora akan mengajak ayah dan bundha pergi ke taman bermain bersama, kata amora sambil tersenyum.
rose merasa tersentuh dengan apa yg di katakan amora tetapi sepertinya itu tidak mungkin terjadi karena bagaimanapun kriss dan dirinya sudah tidak punya perasaan apa-apa lagi saat ini.
" sayang... lagi ngerjain apa? tanya kriss yg berjalan ke arah amora.
" mengerjakan tugas yg ayah berikan, lihat ayah bagus tidak? kata amora yg menunjukan hasil pekerjaannya.
" cukup memuaskan, setelah desain kamu selesai ayah akan mencari investor untuk membangun semua ini, kata kriss yg menarik tubuh amora kedalam pangkuannya.
__ADS_1
" ayah perkenalkan, ini pengasuh amora yg baru namanya kak ichi.
" semoga kamu betah bekerja di sini, kata kriss yg mengajak bersalaman rose.
rose merasa seakan enggan untuk memegang tangan kriss, tetapi dia harus profesional untuk melakukan penyamaran ini maka dia terpaksa meraih tangan kriss untuk bersalaman.
" terimakasih tuan... kata rose yg memaksakan senyumannya.
" tangan ini, kata kriss dalam hatinya yg merasakan ke hatangan rose di tangan ichi.
" hemmm... tuan lepaskan tangan saya, kata rose yg melihat kriss melamun dan enggan melepaskan tangannya.
" hah... maaf,kata kriss, " sayang kamu kerjakan tugasnya ayah mau mencari paman kenzo sebentar, kata kriss yg kemudian berlalu meninggalkan rose dan amora.
*****
kriss mencari keberadaan kenzo saat ini,
" woy.... teriak kriss kepada kenzo.
" ada apa? tanya kenzo yg berhenti berbicara dengan rekan kerjanya.
" apa kau yg memilih wanita itu? tanya kriss yg merasa curiga.
" apa kau sudah bertemu dengannya? tanya kenzo lagi.
" kau ini kebiasaan ya kalau aku nanyak jangan balik bertanya, kata kriss yg kesal.
" ok..ok... ya aku yg memilih pelayan itu, kata kenzo.
" kenapa musti dia? tanya kriss.
" karena dia pantas berada disisi amora, kata kenzo dengan santainya.
" baiklah kalau begitu, aku serahkan wanita itu ke kau jika terjadi sesuatu atau ada hal yg tidak beres segera habisi dia.
" ok...kata kenzo yg kemudian melanjutkan pekerjaannya.
******
rose masih berdiri di samping amora hingga amora kelelahan dan tertidur, rose yg melihat amora tertidur segera menggendong amora menuju kamarnya.
di dalam kamar amora...rose melihat begitu banyak boneka dan dekorasi kamar yg sangat imut dengan warna pink dan putih, " tidur yg nyenyak ya sayang, kata rose yg menyelimuti tubuh amora.
(^_^)///(^_^)
jangan lupa like dan komentar nya gyus...
terimakasih juga udah mau sabar menunggu update yg tidak jelas ini, author berjanji akan berusaha update setiap hari untuk kalian.
jadi jangan lupa berikan vote kalian untuk membuat semangat author untuk terus update kelanjutan nya.
__ADS_1
dan jangan lupa juga mampir ke novel dreams dan emak-emak rempong π π yg ber-genre komedi gyus.
lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv you β€οΈβ€οΈβ€οΈ