
rose terus berjalan mundur hingga dirinya hampir terjatuh karena tersandung oleh sofa dengan cepat pria itu menangkap tubuh rose
"apa kamu baik-baik saja?" menatap wajah rose yang terlihat sendu
"lepaskan wanita ku Adam" mencengkeram bahu Adam
"baiklah kamu tidak bisa di ajak bercanda zuya" melepaskan tubuh rose
"cepat priksa dia!" memberikan perintah
rose yang merasa takut berlari ke belakang Kazuya
"aku tidak ingin dia menyentuh ku" berbisik dan memelas
Kazuya membalik kan badannya dan memeluk tubuh rose
"jangan takut ada aku di sini dia tidak akan berani macam-macam dengan kamu" memberikan semangat
Dengan bantuan Kazuya rose memberanikan diri untuk mendekati Adam
Adam mengeluarkan peralatan untuk memeriksa keadaan rose saat ini
"bagaimana dengan keadaannya?" merasa khawatir
"keadaan nya sudah mulai membaik hanya saja sebaiknya kamu membawa dia ke dokter kandungan untuk memeriksa bayinya"
"apa kamu tidak bisa membantu ku untuk memeriksa nya"
"apa kamu bodoh aku dokter bedah bukan dokter kandungan" memukul kepala Kazuya
rose terdiam sambil melihat ke arah perutnya yang terlihat membesar,Kazuya mengantar Adam keluar dari hotel
sedangkan rose masih duduk di sofa sambil mengelus perutnya
"apa aku benar-benar hamil, tapi anak siapa ini?"mencoba berpikir tapi kepalanya terasa sakit hingga rose terduduk lemas di sofa
Kazuya yang baru saja selesai mengantar Adam bergegas kembali ke kamar untuk melihat keadaan rose
"rose apa kamu baik-baik saja?" tanya Kazuya yang melihat rose memegang kepalanya
tubuh rose gemetar dan tidak bisa bergerak kepalanya sangat pusing saat ini
"siapa aku sebenarnya!" berteriak dan menangis
"tenanglah jangan di pikirkan jika kamu merasa itu semua menyakitkan, lupakanlah jika kamu ingin melupakannya" memeluk rose dengan hangat
setalah satu jam akhirnya rose merasa tenang dan tertidur di dalam pelukan Kazuya
Kazuya mengendong rose dan meletakkan nya di atas tempat tidur,terlihat rose yang lemah dan seperti buku kosong yang sedang mencari-cari sesuatu untuk di tulis di atas kertas
sepanjang malam Kazuya terus memeluk dan berada di sisi rose hingga pagi menjelang
"hemmm" merenggangkan tubuh
"kamu sudah bangun?" menatap wajah rose
"hemm terimakasih kamu sudah mau menemani ku sepanjang malam"
"apa kepala kamu masih terasa pusing?" memegang kepala rose dengan lembut
"sudah tidak,tapi Kazuya boleh kah aku bertanya sesuatu"
"silahkan kamu mau nanya apa,aku akan menjawab nya dengan jujur"
"baiklah, pertama-tama aku mau tahu nama lengkap ku siapa dan di mana keluarga ku?"
"nama kamu Rosella Anastasia dan soal keluarga kamu,sedikit sulit untuk di bicarakan"
"katakan saja aku sudah siap mental untuk mendengarkan semuanya" percaya diri
__ADS_1
"keluarga kamu sudah meninggal semua, orang-orang yang kamu kasihi seperti nenek,mama,papa tiri kamu dan kedua adik kamu"
tanpa rose sadari air matanya jatuh membasahi pipinya dan dadanya terasa sesak saat ini
"kapan mereka meninggal?" merasa sakit hati dan mencoba tetap tenang
"baru sekitar dua bulan yang lalu" menyeka air mata rose
"apa mereka meninggal karena sakit atau kecelakaan?"
"mereka semua meninggal karena di bunuh oleh seseorang" wajah serius
"apa aku atau keluarga ku menyinggung seseorang yang seharusnya tidak di singung" merasa semakin tidak bisa menenangkan diri
"sudah lah nanti kita bicarakan lagi ini masih pagi dan waktu masih panjang,kamu bersihkan diri dulu lalu setelah itu kita sarapan" enggan untuk melanjutkan cerita
"ta..tapi aku masih ingin tahu,aku merasa ada sesuatu di dalam hatiku yang tidak nyaman"
"nurut ya nanti setelah kita sarapan aku akan mengajak kamu pergi ke suatu tempat"
"baiklah"terpaksa menurut
rose berjalan ke arah toilet sedangkan Kazuya menelpon bawahannya untuk menjemput mereka sekitar satu jam lagi di hotel
rose yang sudah selesai membersihkan diri dan Menganti pakaian berjalan ke arah Kazuya yang sedang menyiapkan sarapan untuk mereka berdua
"apa kamu yang masak sarapan ini?" penasaran
"tentu aku harap kamu suka,kamu sarapan lah duluan aku mau membersihkan diri" berjalan ke toilet
rose duduk di kursi sambil menatap ke arah meja makan,terlihat sarapan yang masih hangat yang baru saja di siapkan oleh kazuya
"rose kenapa kamu tidak sarapan,apa makanannya tidak enak?"
"bukan seperti itu,aku hanya ingin sarapan bersama"
"baiklah kalau begitu" menarik kursi untuk duduk
"kazuya"
"iya ada apa?" menatap ke arah rose
"aku ingin tahu siapa ayah dari anak ku?"
"oh...nama dia kriss person,dia berasal dari negara i" mencoba tetap tenang
"hemm tapi kenapa dia tidak di sini merawat ku selama aku di rumah sakit!" merasa sedih
"cerita nya sangat panjang nanti akan aku jelaskan pelan-pelan, sekarang makan dulu kita akan segera berangkat karena supir sudah menunggu kita di lobi"
rose mengangguk dan menyetujui perkataan kazuya, setelah sarapan mereka berdua berangkat ke bandara dan selama perjalanan mereka hanya diam tanpa kata
setelah beberapa hari akhirnya mereka sampai di negara j dengan selamat
"kamu malam ini istirahat di sini,ini adalah kediaman milik keluarga ku."
"lalu dimana orangtua kamu?" melihat sekeliling
"orangtua ku sedang berada di luar negeri untuk menikmati hari tua mereka"
"kapan paman dan bibi kembali?"
"seperti nya sekarang kamu lebih terbuka daripada dulu dan lebih mudah mengekspresikan diri ya" tersenyum dan mengelus rambut rose
"kamu jangan sembarangan mengelus aku" merasa malu
kata-kata kazuya harus terhenti saat Haruka menyambut kedatangan mereka
"selamat datang nona rose dan tuan, kamar nona rose sudah siap" kata Haruka sambil menatap sinis ke arah rose
__ADS_1
"malam ini istirahat kamu pasti sangat lelah,besok pagi aku akan membawa kamu ke keluarga yang sedang merindukan kamu"
"siapa?" penasaran
"rahasia" berjalan menjauhi rose
sedangkan rose mengikuti langkah kaki Haruka menuju ke kamar nya
"nona rose ini kamar mu"
"terimakasih" tersenyum manis dan masuk kedalam kamar
rose melihat ruangan yang membuat nya merasa nyaman dan terasa familiar baginya
"apa aku pernah ke sini?" duduk di tepi tempat tidur sambil melihat sekeliling
sedangkan kazuya menghubungi bawahannya untuk menyiapkan kejutan untuk rose,rose yang merasa dirinya sudah lelah segera merebahkan diri di tempat tidur
"sangat nyaman,seakan berada di rumah sendiri" memeluk selimut
malam yang singkat dan tenang akhirnya berganti menjadi pagi,hari yang rose tunggu-tunggu sepanjang malam akhirnya pun tiba
rose bergegas mencari kazuya yang sedang duduk di sofa sambil melihat berita di ponselnya
"kazuya sedang apa?" duduk di sebelahnya
"sedang melihat berita"
"kalau gitu kapan kita pergi melihat keluarga ku?" sudah tidak sabar
"siang ini" nada cuek
"kok siang ini sih,gimana kalau pagi ini saja!" sudah tidak sabar
"aku masih sibuk pagi ini" menghindari rose
rose yang melihat kazuya bersikap dingin merasa kesal,dengan cepat rose mengejar kazuya dan membuat nya hampir terpelest
"aaaaaa...kazuya"
dengan cepat melihat ke arah rose dan menangkap tubuhnya
"berhati-hatilah kamu sedang hamil" merangkul pinggang rose
Haruka yang melihat dan mendengar perkataan kazuya membuatnya salapaham serta perasaan nya merasa cemburu sekaligus kesal
"kapan wanita jal*ng ini mengandung anak tuan?, tidak bisa di biarkan aku harus cepat menyingkirkan nya"kata Haruka di dalam hati
"ehem tuan" mendekati kazuya
"kamu tidak apa-apa kan,tidak ada yang sakit kan?" merasa khawatir dan tidak mendengar panggilan Haruka
"aku baik-baik saja terimakasih" merasa malu
"lain kali jangan ceroboh lagi, pegang tangan ku agar kamu tidak terjatuh lagi"
"baiklah" memegang tangan kazuya
"tuan" panggil Haruka dengan suara lantang
"ada apa?"
"tuan besar menghubungi anda!"
"baiklah, hemm...Haruka seperti nya kamu harus belajar etika saat berbicara dengan saya" menatap dingin
kazuya membawa rose keruang kerjanya tanpa memperdulikan apa yang ingin di katakan Haruka padanya
(^_^)//(^_^)
__ADS_1
terimakasih buat kalian semua yang udah setia dengan novel ini
jangan lupa baca juga novel ku yg berjudul dreams dan sweet home terimakasih