
kriss berjalan ke arah dapur untuk membuat segelas susu hangat dan memakan roti untuk menganjal perutnya
kriss mengambil ponselnya dan menghubungi kenzo yang berada di mension barat kota paris
tut..tut..tut suara panggilan tersambung
"*ada apa?" tanya kenzo dari seberang telpon
"apa kalian sudah di mension?"
"baru saja sampai dan amora sedang istirahat di kamarnya"
"syukurlah kalau gitu,aku ada sedikit masalah di sini kami akan datang ke mension aku mau kamu siapkan kamar untuk aku dan rose"
"baiklah apa ada perintah yang lain lagi?"
"ada..aku mau kamu periksa kegiatan apa saja yang di lakukan alex di sini?"
"apa dia ada di sana?" tanya kenzo yang merasa penasaran
"tidak perlu di jelaskan lagi bergegas lah dan segera berikan kabar untuk ku secepatnya*"
panggilan di akhiri oleh kriss lalu meletakkan ponsel di meja dapur,kriss berjalan menuju kamarnya untuk melihat keadaan rose
terlihat rose yang tertidur dengan pulas nya di atas ranjang, kriss melihat laptop rose yang terletak di atas meja dengan cepat kriss mengambilnya dan memeriksa setiap email yang masuk
kriss sangat terkejut saat melihat email dari klan azumi
"lambang klan azumi,kenapa rose berurusan dengan dunia bawah apalagi klan azumi ini sudah lama hilang bagaimana bisa rose menjadi ketua klan ini" kata kriss di dalam hatinya
kriss menatap intens ke arah rose dengan segudang pertanyaan di dalam kepalanya, kriss mengembalikan laptop rose seperti semula
kriss tidak ingin rose tahu kalau dirinya membongkar isi laptop milik rose,kriss ingin sekali bertanya tapi dia tidak tahu bagaimana caranya untuk bertanya dengan rose
kriss berjalan mendekati rose yang tertidur dengan lelap di atas ranjang, kriss membelai rambut panjang rose dengan lembut
"apa yang sudah kamu alami selama lima tahun terakhir ini" cicit kriss sambil mengerutkan dahinya
rose yang terbangun melihat pria yang tampan sedang tertidur di samping nya merasa sangat bahagia
dengan perlahan rose turun dari tempat tidur dan berjalan ke arah toilet untuk membersihkan dirinya sebelum membuat makan malam untuk mereka berdua
selesai membersihkan badan rose melihat jam dinding yang menunjukkan hari sudah malam,rose bergegas keluar dari kamar menuju dapur
rose mengikat rambutnya yang panjang ala cepol lalu memakai apron,rose memeriksa persediaan makanan mereka di kulkas
"kok gak ada apa-apa sih" gerutu rose
rose melepaskan apron yang dia kenakan lalu pergi keluar untuk membeli bahan makanan, sesampainya di minimarket rose memilih beberapa bahan yang dia perlukan
__ADS_1
"rose"panggil seseorang yang menepuk bahu rose dari belakang
rose familiar dengan suara yang memanggil nya,rose enggan untuk berbalik dan melihat ke arah pria yang ada di belakang nya
"maaf anda salah orang" berjalan meninggalkan pria itu
rose sadar dirinya tengah di ikuti oleh orang hingga sampai ke kasir
"aku tahu kamu rose kenapa kamu menghindari ku?" menarik tangan rose
"aku tahu itu kamu hanya saja aku malas untuk bertemu dengan mu" berbalik dan melihat ke arah alex
"aku hanya ingin minta maaf untuk semuanya"memegang kedua tangan rose
rose menepis tangan alex dan berbalik ke arah kasir untuk membayar barang nya, setelah membayar rose berjalan melewati alex begitu saja
alex yang melihat kepergian rose segera mengejarnya dan mengikuti ke mana rose ingin pergi
"bisa gak berhenti mengikuti ku" berteriak dan berbalik ke arah alex
"aku hanya ingin memperjelas semuanya tolong jangan menghindar lagi dari aku" wajah memelas
"stop di situ jangan mendekat lagi atau aku akan berteriak" mengancam alex
alex melangkah mundur dan memberi jarak di antara mereka berdua
"kenapa kamu bisa di sini?" tanya alex
"suami" terkejut dan heran
"aku sudah menikah dengan kriss" mengalih kan pandangan nya
alex berjalan mendekat ke arah rose dan mencengkeram bahunya yang membuat rose meringis menahan sakit
"kenapa kamu menikah dengan nya kenapa harus dia, apa kamu gak tahu kalau dia memiliki putri yang tak tahu asal-usul nya dan wanita liar mana yang tidur dengannya"
rose menjatuhkan semua belanjaan nya dan dengan sekuat tenaga menepis tangan alex dan membanting nya ke tanah
"jaga ucapan kamu ya,kamu bisa memaki aku wanita liar tapi tidak ada yang boleh menjelekkan anak ku,aku lah wanita liar itu dan aku lah ibu dari anak itu apa kamu paham sekarang"berdiri dan menendang perut alex
alex meringis menahan sakit sekaligus tidak percaya dengan apa yang di katakan rose padanya
rose meninggalkan semua barang-barang nya dan pergi begitu saja, tidak perduli dengan alex yang masih tergeletak di tanah dan tatapan aneh dari orang yang ada di sekitar mereka
sesampainya di hotel rose bergegas kembali ke kamarnya dengan menahan emosi
kritttt suara pintu di buka
dengan kesal rose membanting pintu kamarnya dan kriss yang melihat kepulangan rose segera mendekati nya
__ADS_1
"ada apa kenapa kamu sangat emosi?"memeluk rose kedalam dekapannya
"aku berjumpa dengan alex saat di minimarket dan aku memukul nya karena menjelekkan amora" bersembunyi kedalam dada bidang kriss yang tidak memakai baju
"sudah la tidak usah di pikiran lagi dia memang pantas untuk di pukul" menenangkan rose
kriss mengajak rose ke ruang tengah untuk istirahat di sofa lalu kriss meninggalkan rose dan pergi ke dapur untuk menyiapkan teh
"minum lah biar lebih tenang"memberikan ke rose
rose menerima teh yang di buat kriss dan meminum nya sedikit lalu di letakkan di atas meja
"aku lapar" cicit rose dengan wajah memelas
"ingin makan apa?"
"terserah tapi aku gak mau makan yang pedas ya"
"gimana kalau spaghetti?"
"gak mau makan mie"
"gimana kalau seafood?"
"gak mau entar gemuk"
"terus mau nya makan apa?" sudah kehabisan kata-kata dengan rose
"terserah" menjawab dengan santai
"hemm di tawarin ini itu gak mau sebenarnya mau makan apa sih?" gerutu kriss di dalam hatinya
"gimana kalau makan cake?"
"gak mau"
"gimana kalau makan ayam goreng?"
"hemm boleh deh sekalian sama cola ya"
"cola..gak bisa minuman yang gak sehat"
"ayolah sekali ini aja" wajah memelas
"baiklah kali ini saja ya" mengeluarkan ponsel dan memesan makanan nya
(^_^)//(^_^)
ada gak di antara kalian seperti rose jika di tanya ingin makan apa?
__ADS_1
jangan lupa tinggalkan jejak ya