
rose terbangun dari tidurnya dan melihat sekeliling nya yang terlihat berbeda saat dia tertidur
rose sadar kini dia sudah berada di hotel rose melihat ke setiap sudut ruangan mencari keberadaan pria nya
"kemana dia?" terus mencari
kriiett suara pintu terbuka rose berjalan ke arah suara dan melihat kriss yang masuk ke dalam kamar dengan beberapa kantong belanjaan
"kamu darimana?" dengan tangan berlipat di dada serta raut wajah penuh penyelidikan terpancar jelas di wajah rose
"dari minimarket beli cemilan serta peralatan mandi yang kamu perlukan" menaruh belanjaan di meja
"kenapa gak bangunin aku" duduk di samping kriss
"kamu tidur nya nyenyak banget aku gak tega bangunin nya"
"hmmm terserah" mengambil cemilan dan pergi ke kamar
kriss yang melihat tingkah rose hanya bisa tersenyum dan melanjutkan pekerjaannya, setelah semua selesai kriss berjalan menuju dapur
membuka kulkas dan mencari bahan-bahan untuk di masak, setelah semua yang di butuhkan tersedia kriss memakai apron dan mulai memasak
tiga puluh menit kemudian kriss selesai memasak dan berjalan ke kamar mencari keberadaan rose
byurr byurr byurr suara air di kamar mandi kriss yang mendengar suara air serta suara nyanyian rose merasa lucu dengan tingkah wanita nya
kriss mencoba membuka pintu yang ternyata tidak di kunci oleh rose
"mencoba merayu ku ya" berjalan mendekati rose yang belum sadar dengan keberadaan kriss
kriss membuka tirai yang menghalangi pandangannya dan dengan cepat memeluk tubuh rose dari belakang
"aakhhh" sontak rose berteriak karena terkejut
"kan basah semua" berbalik melihat ke arah kriss
"kan tinggal di buka" membuka satu persatu kemeja yang di kenakan
terlihat jelas dada yang bidang serta roti sobek yang membuat setiap orang yang melihat akan mabuk kepayang
"stop" menghentikan kriss yang ingin membuka celana jeans yang dia kenakan
"why" memegang tangan rose
"kamu keluar aku mau melanjutkan mandi" mendorong tubuh kriss
"aku sudah melihat kamu seperti ini supaya impas aku akan menunjukkan milik ku ke kamu" menahan diri dari dorongan rose
__ADS_1
"aku gak perlu lihat pergi pergi" dengan suara sedikit meninggi
kriss menahan dorongan dari rose lalu balik mendorong tubuh rose hingga tersudut ke dinding kamar mandi
air yang terus mengalir dari shower membasahi setiap inci di tubuh rose yang membuat kriss tidak bisa terus menahan dirinya
ingin rasanya kriss menerkam mangsa yang ada di hadapannya saat ini, kriss menelan saliva nya saat melihat gundukan sintal rose naik dan turun saat rose menarik nafas dan membuangnya dengan kasar
sedangkan rose yang melihat lekuk tubuh kriss seperti terhipnotis jari jemari tangannya tanpa sadar bergerak memegang dada bidang yang menggoda itu
kriss mendekat kan bibirnya ke telinga rose "ayo bermain" bisik kriss dengan lembut dan penuh gairah
rose yang mendengar perkataan kriss mengembangkan senyum jahilnya dengan agresif,rose menarik leher kriss dan cupp ciuman panas pun terjadi untuk beberapa saat
kriss yang mendapatkan lampu hijau segera membalas ciuman yang di berikan rose,bagaikan menang jek-pot bagi kriss saat ini
"akhirnya penantian yang panjang berakhir suda" kata kriss di dalam hatinya
jari jemari kriss dengan cekatan meremas gundukan sintal yang menggoda itu, rose yang sudah kehabisan nafas mendorong tubuh kriss untuk mengisi paru-parunya yang sudah kosong
"stop..ah ah ah jangan lanjut lagi" tersengal-sengal
"kenapa?" menatap ke dua mata rose dengan penuh harapan
"aku lagi gak bisa tamu bulanan datang dan aku mau kamu ke luar belikan aku pembalut ya" tersenyum manis ke arah kriss
"aku dari tadi ingin kasih tahu ke kamu tapi kamu nya terlalu agresif dan sangat menggoda" rose menggit bibir bawahnya sendiri
kriss hanya diam dan keluar dari kamar mandi dengan handuk yang ada di tangan nya berjalan
ke ruang wardrobe
melihat lemari pakaian dan membukanya mengambil pakaian dengan asal lalu memakainya
kriss melihat pantulan dirinya di cermin dengan cangung menutupi junior yang masih terjaga
"sabar ya untuk saat ini" gerutu kriss dengan kesal
setelah mengganti pakaian dan merasa dirinya sudah cukup tenang kriss keluar dari hotel menuju minimarket untuk membeli apa yang di perintahkan rose
sesampainya di minimarket kriss berjalan menuju kasir wanita dan menatap nya dengan tajam
"ada yang bisa saya bantu?" gugup melihat tatapan kriss
"bisa bantu saya memilih pembalut yang bagus dan terbaik" wajah yang serius
orang-orang yang mendengar perkataan kriss melihat dengan beraneka ragam tatapan serta pertanyaan di kepala mereka masing-masing
__ADS_1
kriss tanpa perduli berjalan mengikuti wanita kasir itu menuju rak yang berisi beranekaragam merek serta model pembalut
"tuan ingin pembalut yang seperti apa?" menatap ke arah kriss
"panggil aku kriss" melihat ke setiap pembalut yang tersusun di rak
"hem...pasti pria ini modus aku yakin dia pasti tertarik sama aku sampai-sampai dia berbohong ingin membeli pembalut seperti ini" berkata di dalam hati
"bisa pilihkan yang mana aja boleh asalkan nyaman di pakai" menatap dengan dingin
wanita kasir mengambil beberapa merek pembalut yang terkenal dan mahal lalu memberikan kepada kriss
kriss yang sudah mendapatkan barang yang dia cari segera berjalan ke kasir dan meninggalkan wanita yang membantunya tadi yang masih terdiam menatap bodoh ke arah kriss
dengan cepat wanita kasir itu balik menuju kasir dan meladeni kriss dengan ramah
sambil mengembalikan kartu kredit kriss wanita itu menyelip kan nomor telpon miliknya, dengan wajah tersenyum manis wanita kasir memberi isyarat kepada kriss untuk segera menghubungi dirinya
kriss hanya diam dan pergi meninggalkan minimarket dengan wajah datar sesampainya di depan pintu kamar kriss membuka pintu dengan kartu akses miliknya
kriss berjalan menuju kamar dan masih mendengar suara nyanyian rose dari toilet,kriss masuk begitu saja ke toilet lalu meletakkan paper bag di atas wastafel
rose yang sudah selesai mandi segera memakai barang yang di berikan kriss lalu mengenakan kimono dan berjalan keluar toilet
terlihat kriss yang sibuk dengan saluran tv sedangkan rose berjalan begitu saja tidak menghiraukan keberadaan kriss menuju ruang wardrobe
setelah selesai berganti pakaian dan merias diri rose berjalan ke arah kriss yang serius melihat acara tv
"ayo jalan" menarik tangan kriss
"males lagi gak mood"
"aku lapar" wajah sedih
"ya sudah ayo makan aku sudah masak masakan favorit kamu"
rose hanya diam tersenyum manis mengikuti langkah kaki kriss menuju meja makan
"kamu yang masak semua ini" merasa tidak percaya
"iya sayang semua ini aku buatin khusus untuk kamu ayo kita makan" mengambilkan untuk rose
rose hanya diam sambil menikmati makanan yang di masak oleh kriss untuk nya
(^_^)//(^_^)
tinggal kan jejak dan dukung novel ini terimakasih
__ADS_1