
sesuai dengan apa yg di bilang rose, mereka pergi ke toko kue untuk di berikan ke mama kriss.
" baby mama kamu sukak kue apa? tanya rose yg penasaran.
" mama sukak semua kue baby, jadi apapun yg kamu pilih mama pasti suka.
" tapi aku bingung, gimana kalau kamu bantu aku untuk memilihnya.
" kalau begitu yg ini aja, menujuk kue coklat yg ada di hadapannya saat itu.
" ok kalau gitu aku pilih yg ini aja, mbak.... memanggil penjaga toko, " saya mau kue ini di bungkus ya.
" baik mbak, silahkan menunggu di kasir mbak... kata penjaga toko kue itu.
rose berjalan ke arah kasir untuk membayar kue yg dia beli, tapi kriss sudah berjalan mendahului rose untuk membayar kue yg rose beli.
" kriss.... biar aku aja yg bayar, kata rose merasa kesal.
" sayang kamu ini wanita ku jadi sudah sewajarnya aku yg membayar semua yg kamu beli,kata kriss.
" terserah.... rose merasa kesal karena dia ingin membeli kue itu untuk mama kriss dengan uang nya sendiri, rose tidak mau bergantung dengan kriss sebelum mereka benar-benar menikah.
rose berjalan masuk kedalam mobil meninggalkan kriss di toko kue itu karena rose merasa kesal.
kriss masuk kedalam mobil dengan membawa kue yg di beli tadi, selama perjalanan kriss hanya fokus menyetir mobilnya, walau dia tahu wanitanya itu sangat kesal kriss sangat suka saat melihat rose sedang cemberut seperti itu.
tidak perlu waktu lama mereka sudah sampai di rumah keluar person, karena jalan tidak macet mangkanya mereka bisa sampai dengan cepat.
kriss keluar terlebih dulu dan membuka pintu untuk rose, rose berjalan masuk ke dalam rumah kriss yg sangat besar lebih besar dari mension kriss yg pernah rose datangi.
rumah yg sangat elegan serta terlihat banyak koleksi barang antik yg di pajang di ruang tamunya, kriss mengajak rose ke taman belakang rumahnya.
terlihat mama dan papa kriss sedang menikmati teh bersama, kriss pun berjalan mendekati orang tuanya sambil menggandeng tangan rose.
" ma... pa... kata kriss.
" oh anak mama, lihat pa dia pulang membawa calon mantu untuk kita, kata mama kriss yg merasa senang melihat ke hadiran rose dan kriss.
" sini duduk, kata papa kriss.
kriss duduk tepat di sebelah papanya dan kriss juga menarik tangan rose untuk duduk di samping nya.
" pa...ma... kenalin ini rose yg sudah kriss ceritakan sebelumnya sama mama dan papa, memperkenalkan rose.
" hallo om tante, nama saya rose hemm... tante ini ada kue untuk tante dan om, memberikan bingkisan yg dia bawa.
" makasih ya sayang, kamu gk usah repot-repot bawak kue seperti ini... lain kali kalau ke sini bawa kan cucu untuk mama ya, kata mama kris.
" mama apaan sih... nikah aja belom kok udah bawak cucu, kata papa kriss yg merasa malu melihat tingkah istrinya yg sudah tidak sabar ingin menimang cucu.
" apaan sih pa... biar lah kan dia calon mantu kita, sayang... membelai rambut panjang rose, " kamu cepat-cepat nikah ya sama anak mama ini, mama udah gk sabar ingin nimang cucu.
" mama jangan mempersulit rose dong, kata kriss yg merasa tidak enak melihat keadaan saat ini.
" iya tante, kami jugak tunangan hanya sebentar saja kok nanti setelah saya lulus kuliah kami akan segera menikah, kata rose yg sudah yakin dengan pilihannya.
__ADS_1
" bagus kalau gitu, mulai sekarang jangan panggil tante atau om lagi ya... panggil mama dan papa saja ya, kata mama kriss yg sangat bersemangat.
kriss sangat senang melihat mama dan calon istrinya akrab dan rukun seperti ini, " sekarang tinggal mengambil hati kakek tua itu, fikir kriss.
" pa.. ma.. kakek buyut mana? tanya kriss yg dari tadi tidak melihat kakek buyutnya.
" oh kakek kamu, dia sedang pergi joging dengan kenzo dari tadi sampai sekarang belum pulang, kata papa kriss.
" kriss papa mau ngomong sama kamu di ruang baca sekarang, papa kriss berjalan meninggalkan calon mantu nya bersama dengan istrinya di taman.
" baik pa, baby kamu di sini dulu ngobrol sama mama aku pergi dulu sebentar.
" iya gk apa pergi lah...
sebelum kriss beranjak dari kursinya dia mencium kening rose sekilas, mamanya yg melihat tingkah putranya sangat bahagia akhirnya kriss dapat wanita yg bisa menerima nya apa adanya.
~~ di ruang baca ~~
" kriss apa kau yakin dengan pilihan mu ? tanya papanya.
" kriss yakin pa, menjawab dengan penuh keyakinan.
" apa dia tahu tentang latar belakang keluarga kita ?
" iya dia tahu pa dan dia mau menerima kriss apa adanya, mencoba meyakinkan papanya.
" papa gk mau kau kecewa seperti dulu lagi, sebab itu papa mau kau fikir dengan betul-betul jangan hanya karena nafsu saja.
" kriss sudah yakin pa, merasa mantap dengan pilihannya.
" baik pa, jawab kriss.
" satu hal lagi jika kau berani berselingkuh setelah menikah papa akan menghukum mu sendiri, ingat itu.... ancam papa kriss.
" baik pa, kriss akan melakukan yg terbaik untuk rumah tangga kriss kelak.
" bagus itu baru anak papa, memeluk tubuh kriss.
~~ di taman belakang rumah ~~
" kapan kalian akan bertunangan ? tanya mama kriss.
" kata kriss dua minggu lagi ma, jawab rose dengan sopan.
" udah siap-siap memilih dekor, hotel, ketring dan undangannya belum?
" saya tidak tahu ma, kata kriss dia yg akan mengurus semuanya.
" huh... dasar anak itu, tapi tidak apa sayang itu tandanya dia tidak ingin kamu merasa terbebani dengan urusan seperti ini, mama kriss mencoba menghibur rose.
dari kejauhan terlihat kriss berjalan mendekati rose dan mamanya.
" lagi ngobrol apaan sih...kok seru banget, kata kriss yg duduk di sebelah rose.
" kamu ini ya, mau tunangan kok gk bilang sama mama dulu...
__ADS_1
" maaf ma kriss hanya ingin buat kejutan untuk mama, pulang dari luar negri bawa calon mantu untuk mama, sesuai kan dengan permintaan mama.
" iya gitu lah pulang ke rumah bawak calon mantu buat mama, sekarang kita makan siang dulu ya... rose pasti udah lapar kan? mama masak khusus untuk kamu loh, berjalan menggandeng tangan rose.
" makasih ma, jawab rose yg berjalan di sebelah mama.
kriss yg melihat mama dan calon istrinya akur merasa sangat bahagia," semoga mereka berdua bisa terus seperti ini, gumam kriss dalam hatinya.
mereka pun makan siang bersama dengan harmonis, rose sudah lama sekali tidak merasa kan ke hangatan seperti ini saat sedang makan bersama dengan papa dan mama nya, mereka tidak ada merasa sungkan atau pun cangung di antara mereka semua.
mereka saling ngobrol, bercerita tentang masa kecil kriss bahkan rose melihat album keluarga kriss.
rose merasa senang sekali jika memiliki keluarga seperti keluarga kriss yg Harmonis dan rukun seperti ini.
setelah jam 4 sore kriss dan rose berpamitan dengan orang tua kriss untuk mengantarkan rose pulang.
" pa... ma... kriss antar pulang rose dulu ya, kata kriss yg ingin menyudahi pertemuan hari ini.
" kok cepet banget sih... nginep di sini aja kenapa, kata mama kriss yg merasa tidak rela jika harus berpisah dengan ke dua sejoli itu.
" ma... kami besok harus berangkat lagi ke negara M untuk menemui mama rose, kata kriss yg menolak untuk menginap di rumahnya sendiri.
" sudah lah biarkan saja mereka, pergi lah antar pulang rose dengan selamat, kata papa kriss yg tahu betul dengan watak anak lelakinya itu.
" ayok rose, ajak kriss.
" ma.. pa.. rose pulang dulu ya, pamit rose sambil mencium tangan mama dan papa kriss.
" hati-hati di jalan ya kalian, kalau ada apa-apa kabarin mama dan kriss bawak mobilnya jangan ngebut ya sayang, kalian sering-sering ya mampir ke rumah lagi, kata mama kriss.
mobil pun melaju dengan santai menuju hotel rose, selama perjalanan rose merasa sangat lelah dan tanpa sadar tertidur.
kriss yg melihat kekasihnya sangat lelah merasa kasihan, " semoga semua nya lancar ya baby... sampai hari H nya tiba, kata kriss dalam hatinya sambil mengelus lembut rambut rose.
sesampainya di lobi hotel kriss tidak tega untuk membangunkan wanitanya itu, kriss turun dari mobilnya dan mengendong rose ala bridal menuju kamar mereka.
setiap pengunjung yang datang ke hotel itu melihat ke arah kriss, hingga kriss mendengar seseorang seperti membicarakan mereka saat sedang di dalam liv.
" itu pasti wanita simpanannya, dasar anak muda zaman sekarang gk tahu malu, kata salah satu wanita yg ada di dalam liv bersama dengan kriss.
" iya bener... pasti itu bondon biasa ayam kampus sukak banget main nakal ya kan, sahut teman nya itu.
kriss yg mendengar sudah tak tahan ingin mencincang mulut ke dua wanita itu, tetapi dia masih bersabar karena mereka sebaya umurnya dengan mama kriss, kriss dengan santai berbalik ke arah wanita itu dan berbicara yg membuat ke dua wanita itu langsung terdiam.
"maaf ya buk kalau bergosip tolong jangan asal menuduh, dia ini istri saya... karena sedang tidak enak badan saya sebagai suami tidak tega melihat istri saya berjalan tertatih.
jawab kriss yg sudah merasa tidak enak mendengar perkataan mereka, tepat sekali lantai yg di tuju dengan kriss terbuka, kriss meninggalkan ke dua wanita itu dia berjalan dengan santai menuju kamar rose.
sesampainya di kamar kriss meletakkan rose di tempat tidur, dia membuka sepatu rose, menghapus mekup nya, dan mengganti kan baju rose.
dengan perlahan kriss melakukan semua itu agar rose tidak terbangun dari tidurnya,
" dasar kamu ya tidur kok bisa seperti orang mati, dia apa-apain gk bangun, gumam kriss.
(^_^)///(^_^)
__ADS_1
jangan lupa like nya ya gyus....