
pagi ini seperti biasa kriss terbangun dari tidurnya dia akan berangkat ke sekolah dasar high performance school di negara W, setelah mandi dan menyusun buku kedalam tas nya dia pun turun ke bawah untuk sarapan bersama dengan papa dan mama nya.
" pagi pa ma, kata kriss sambil mencium pipi mama dana papa nya.
" pagi juga sayang, kata mamanya." sini duduk di sebelah mama... mama sudah siapkan sarapan dan bento ke sukaan kamu.
" makasih ma... merasa senang dengan perhatian mama dan papa nya.
" sayang hari ini mama dan papa tidak bisa mengantarkan kamu berangkat sekolah untuk hari pertama, mama minta maaf ya sayang.mencoba menenangkan buah hatinya.
" iya ma gk apa-apa kriss udah besar kok, walau sedikit kecewa kriss mencoba untuk tetap dewasa untuk umur yg masih sangat kecil.
" itu baru jagoan papa nanti kamu pergi sama bik jum ya sayang, mengobrol sambil sarapan bersama di meja makan.
" iya pa... tersenyum manis.
setelah sarapan mama dan papa pergi ke kantor, tiba-tiba kakek buyut datang ke rumah kriss untuk mengantarnya pergi sekolah.
" selamat datang tuan besar, membungkuk untuk memberi hormat.
" dimana kriss, bertanya kepada bik jum?
" tuan muda sedang bersiap di dalam untuk berangkat ke sekolah, apa tuan besar mau minum teh atau cofe ?
" tidak perlu saya datang ke sini untuk mengantar kriss pergi sekolah dan kamu tidak perlu mengantarnya, memberi tatapan yg dingin dan intimidasi kepada bik jum.
" baik tuan besar saya akan menjemput tuan muda kedalam dan memberitahunya kalau tuan besar ada di sini sekarang,mulai diam dan tidak berani menatap tuan besar itu.
" kalau begitu pergilah Sekarang cepat, perintah tuan besar kepada pelayan permpuan itu.
tanpa basa-basi lagi pelayan itu berjalan menuju ruang tengah melihat kriss sedang mengikat sepatunya.
" sini bibik ikat kan sepatuan tuan muda, berjongkok dan mulai mengikat kan tali sepatu untuk kriss.
__ADS_1
" bik sudah jam berapa sekarang? mencoba mencari jam di ruang tengah ini.
" masih jam 07:30 WIB tuan muda, terus mengikat sepatu nya sampi selesai, " tuan muda hari ini bibik tidak bisa mengantar tuan karena tuan muda akan pergi ke sekolah bersama tuan besar, mencoba menjelaskan kepada kriss dengan penuh pengertian.
" baiklah bik... apa kakek buyut sudah menunggu dari tadi?
" iya tuan muda, mengambil tas kriss untuk di bawa oleh bik jum.
" baiklah aku akan ke depan bik tolong telpon papa dan mama kalau aku pergi ke sekolah bersama kakek buyut, merasa tidak tenang dan takut saat mendengar kakek buyut datang ke rumahnya.
" baik tuan muda, berjalan di belakang tuan muda dengan membawa tas nya.
sesampainya di ruang tamu terlihat seorang pria yg sudah lanjut usia, rambut berwana putih dengan tongkat yg ada di tangannya menggunakan jas hitam dan celana berwarna hitam, sepatu bermerek berwarna coklat mengkilap menghiasi kaki yg panjang itu.
" cucu ku.... kakek sangat merindukanmu, memeluk tubuh kriss yg mungil itu.
" kakek buyut kriss juga merindukan kakek, balas memeluk kakeknya walau ada pearasaan waspada pada diri kriss terhadap kakeknya.
" hari ini kamu akan ikut kakek ke sekolah, memandang kriss dengan tatapan yg tajam membuat kriss begidik merinding saat di tatapny, " berikan tas itu kepada penjaga di sana dan ku kembali lah bekerja seperti biasanya ingat jangan beri tahu siapa-siapa kalau aku yg mengantar kriss ke sekolah. menatap bik jum dengan tajam seakan memberi intimidasi yg kuat terpancar dari aura tuan besar itu.
" maaf kan bik jum tuan muda kecil, bibik gk bisa memberi tahu tuan dan nyonya karna bibik takut kepada tuan besar, di dalam hati bik jum.
kriss yg melihat mobil berwarna hitam dan beberapa mobil yg mengawal kakek buyutnya membuat kriss merasa takut dan ada sesuatu yg aneh tidak biasanya kakeknya keluar seperti ini, sepanjang perjalanan kakek buyutnya hanya diam saja tanpa mengeluarkan kata-kata apa pun membuat hati kriss gusar dia mulai memencet tombol GPS yg berwarna merah pada jam tangan nya untuk memberi tahu kepada papanya dimana keberadaan kriss saat ini, jam tangan itu di rancang khusus untuk kriss saat dia berusia 3 tahun,jam tangan itu selain untuk melihat waktu tapi memilki GPS dan tombol darurat yg langsung menghubungi hp milik papa kriss.
semakin lama semakin jauh perjalan hingga sekarang sudah keluar dari kota Y membuat kriss takut dan mencoba bertanya kepada kakek buyutnya.
" kakek buyut kita mau kemana? tanya kriss yg sedikit takut dan curiga kepada kakek buyutnya.
" kakek akan mengantar kamu ke sekolah kamu yg baru, belajar segalanya di sana dan kakek ingin kau melanjutkan bisnis di dunia gelap yg sudah kakek bangun dari dulu, dengan tatapan mengintimidasi.
" kalau begitu kapan kriss bisa pulang setelah sekolah ini selesai kek? merasa sangat penasaran dan sedikit takut.
" kamu akan kakek jemput untuk pulang setelah kamu lulus itu pun tergantung dari hasil nya nanti, jika kamu bisa keluar dengan selamat selama 3 tahun kamu akan kakek berikan hadiah, kakek buyutnya memberikan sebuah tantangan dan perjanjian untuk kriss yg membuat kriss merasa sangat takut dan ingin pulang ke pangkuan mama dan papanya.
__ADS_1
" kakek buyut bisa gk kriss gk usah ikut sekolah yg kakek bilang, kriss mau pulang, air mata mulai menggenang di pelupuk mata kriss tubuhnya mulai merasa gemetar karena sangat takut.
" kamu jangan cengeng seperti itu, kamu adalah cucu satu-satunya kakek dan kamu harus meneruskan semua usaha keluarga kita, ini semua kakek lakukan sebagai hukuman buat papa kamu yg sudah menolak untuk melanjutkan usaha kakek. mulai mengancam kriss, anak berusia 7 tahun yg masih sangat kecil dan polos untuk mengahadapi sebuah masalah di dunia mafia.
setelah perjalan yg cukup panjang dan memasuki hutan belantara akhirnya kriss sampai di sebuah gunung yg tinggi, ada sebuah bangunan yg sangat besar dan menyeramkan di sana. pintu gerbang di buka oleh seseorang dari dalam sana dan memberikan hormat kepada kakek buyut dan pengawal pribadinya, setelah samapai kakek buyutnya membawa kriss ke sebuah lorong yg sangat gelap sepanjang perjalanan terdengar suara teriakan meminta tolong dari balik tembok itu yg membuat kriss begidik ke takutan.
Kakek buyut yg selalu sayang padanya dan selalu memberikan hadiah untuk nya walau kriss tidak memintanya, sekarang berubah menjadi sangat menyeramkan dan telihat bengisnya membuat kriss merasa tidak mengenali sosok yang berada di sampingnya itu.
cekerek... suara pintu terbuka dari dalam dan terlihat seorang wanita yg masih belia memberikan salam dan membungkuk di hadapan kakek dan pengawalnya.
" selamat siang tuan, silahkan duduk... memberikan kursi untuk kakek buyut, perempuan itu memandang seperti ingin bertanya siapa anak kecil yg di gandeng tuan tapi dia tidak punya nyali yg cukup besar untuk bertanya.
" siang ini saya ingin memperkenalkan ini adalah cucu saya satu-satunya, saya ingin mendidiknya menjadi lelaki yg bengis tanpa ampun dan tanpa perasaan. di dalam ruangan yg pengap ini banyak orang-orang yg terlihat seram dan bengis berdiri di sekeliling kriss, memandangi kriss seolah ingin mengintimidasi nya membuat tubuh kriss semakin bergetar ketakutan, kriss terus memencet tombol merah untuk menghubungi papanya tapi tidak ada respon sama sekali, kakeknya yg melihat tingkah kriss membuat kakeknya jengkel dan berjalan ke arahnya.
" apa yg sedang kau lakukan? mulai menatap dengan tajam.
" kakek... kriss mau pulang kriss gk mau di sini,air mata yg sudah terbendung daritadi kini keluar membasahi pipinya yg gembil itu.
" kau adalah cucu seorang mafia besar jangan cengeng seperti itu, menarik tangan kriss dan mengambil jam tangan miliknya.
" apa kau tahu kenapa papa tercinta mu tidak merespon itu semua karena kakek yg membuat nya agar papa kamu tidak menyadari kalau kamu menghilang, sampai waktunya tiba nanti... mengeluarkan senyuman sinis yg mengarah kepada kriss.
" kakek sangat kejam kriss gk mau ini semua kriss mau pulang, terus menangis dan mencoba untuk keluar dari dalam ruangan itu.
" kalian bawa cucu saya untuk di didik dan jika dia membuat keonaran di sana masukan dia kedalam sel tahan, perintah kakek buyutnya.
(^_^)////(^_^)
**hy semuanya aku balik lagi hehehehe....
semoga kalian suka jangan lupa like nya ya, jika mencapai 500 saya akan update gila-gilaan loh...
jangan bosen ya nunggu kelanjutannya
__ADS_1
by...by...by...by...by
lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv ❤️❤️❤️**