
setelah sampai di rumah aku merebahkan diri di tempat tidur aku mulai berfikir apakah aku bisa menyusul alex untuk sekolah di luar negri? bagaimana cara nya... aku harus berusaha sebisa mungkin bagaimana pun caranya aku gak peduli, aku turun ke bawah mencari mama ternyata mama sedang duduk di depan tv dengan santainya.
" mama... memeluk mama dengan sepontan
" sayang bikin kaget mama aja.
" ma rose bisa gk nantik pas masuk SMA rose mau sekolah di luar negri biar sama kayak alex ma...
" kita gk punya uang sebanyak itu sayang...
" tapi ma, mama bilang rose harus mengejar alex... merasa sedih dengan apa yg di bilang mama.
" kamu kan tau mama ini singel mother semuanya mama yg usaha carik sendiri sayang, ngertiin mama dong...
" iya rose ngerti ma, kalau gitu SMA nantik rose mau sekolah di luar kota.
" di mana sayang ?
" di.... kota J ma, mana tau ntar bisa satu sekolah lagi sama alex.
" kalau cuman di luar kota mama masih bisa usahakan untuk mu sayang...
" iiiihhh... mama emang yg terbaik, mencium pipi mamanya.
" oh ya sayang apa kamu udah pernah jumpa sama papa kamu?
" udah pernah ma sekali waktu itu pun gk sengaja rose ngelihat dia.
" terus kamu samperin papa kamu ?
" gk ma... rose malah jadi sedih ngeliat keluarga bahagia mereka.
" oh... sabar ya sayang, membelai rambut rose.
" mama besok mama kerja gk?
" kerja sayang kenapa?
" kita udah lama gk jalan bareng ma...mulai manja dengan mamanya.
" kalau gitu ntar sore aja kita jalan-jalan ya.
" serius ma...
" iya sayang...
" ma.. kita makan bareng yok rose laper nih...
" ya udah ayok ...
setelah obrolan dengan mama aku pun masuk ke dalam kamar mengerjakan tugas yg di berikan guru, setelah semua tugasnya selesai aku pun merebahkan diri di tempat tidur aku terus memikirkan alex.
" sedang apa ya alex di sana?
" udah makan belum dia ya?
" apa dia mikirin aku gk ya?
" uuuuhhhh.... kangen alex biasanya dia selalu nongol kapan pun saat aku bosen sekarang aku hagus terbiasa sendiri tanpa dirinya, gumam rose sambil melihat foto dia bersama alex.
flashback ON ->
__ADS_1
setelah pulang dari rumah sakit menjaga my lovely aku pun pulang menuju apartemen ku.
" kok aneh ya... pintu rumah ku terbukak siapa yg datang? fikir alex...
" akhirnya kamu pulang jugak....
" papi ngapain di tempt aku.
" papi mau bawak kamu ke acara amal keluarga kita, cepat siap-siap sana setelan jas dan yg lainnya udah papi siapin kamu tinggal pakai.
" tapi pi aku gk bisa pergi aku masih banyak urusan di luar sana yg sangat penting.
" gk ada yg lebih penting dari kamu hadir ke acara amal kali ini, pokoknya kamu harus ikut papi jangan ngebantah...
" tapi pi... please aku tuh udah besar jadi kasih dong aku kebebasan dikit pi.
" jangan ngebantah... cepat masuk ke kamar kamu dan bersiaplah.
" baik pi... mengacak-acak rambut nya sendiri karena frustasi menghadapi orang tua yg satu ini.
----- setelah 15 menit kemudian ----
" ternyata anak papi ganteng banget ayok kita berangkat sekarang, menarik tangan alex.
" iya pi.... gk usah di tarik-tarik tangan alex, mencoba melepaskan diri.
" udah diam lihat siapa yg papi suruh datang...
" mami... memeluk maminya dengan semangat.
" balas memeluk alex, kesayangan mami lihat badan kamu sekarang makin gemuk ya.
" siapa sayang ?
" pacar alex dong mi.. meyakin kan maminya.
" apa pacar ingat kamu itu udah punya calon tunangan jadi jangan macam-macam kamu, papi mau kamu putusin pacar gk jelas kamu itu.
" sudah lah pi tenang biarkan aja alex mau milih siapa.. dia kan udah besar sayang, kata mami alex mencoba untuk menenangkan hati suaminya.
" tuh.... denger pi apa yg di bilang mami itu bener alex udah besar, mencoba meyakinkan papinya.
" sudah jangan berdebat lagi... lihat calon tunangan kamu udah datang, kata mami alex.
" hy om.... hy Tante apa kabar memeluk mami alex.
" baik sayang... kamu sama siapa ke sini?
" tuh... sama momy and Dady tante.
" hy calon besan kata momynya ratu.
" iiihhh... calon besan jugak datang ya, kata mami nya alex.
" iya dong jeng... yuk kita jalan sekarang biar gk telat.
" iya jeng... anak-anak biarkan mereka berdua naik mobil sendiri ya kan jeng, biar akrap gitu... kata mami alex.
" mami... alex gk mau capek nyetir mobil sendiri mana jalanan macet lagi.
" santai aja alex papi udah siapin semuanya...
__ADS_1
" terserah kalian lah... kata alex yg sudah sangat bosan.
kami pun pegi menuju acara dengan mobil masing-masing, selama perjalanan aku tidak mengeluarkan sepatah katapun ke ratu karena menurut ku seharusnya yg berada di posiso ini adalah rose bukan dia,karna rose anak paling besar dari keluarganya fikirku.
" alex kenapa kamu diam aja?
" aku sedang memikirkan pacar aku yg sedang sakit sekarang.
" apa...merasa terkejut dengan apa yg dia dengar, kamu udah punya pacar ?
" iya bukan hanya pacar tapi calon istri aku di masa depan... kamu bukan siapa-siapa bagiku.
" ya kita lihat saja...
percakapan kami pun berakhir dengan begitu saja... sesampainya di tempat acara aku terpaksa bermain drama dengan wanita ini agar keluarga ku tidak malu karena tingkahku, walai sejujurnya aku merasa jijik wanita ini menyentuh lengan ku.
acara amal yg di selenggarakan papi berjalan dengan lancar ntah apa yg difikirkan papi dia mengumumkan bahwa ratu adalah calon tunangan ku di masa depan, semua rencana pertunangan nya pun di jelaskan secara detail sama papi. aku yg mendengar kata-kata itu ingin rasanya berteriak bahwa apa yg di bilang papi itu salah batinku.
setelah selesai acara aku langsung pulang menuju apartemen ku.
sesampainya di sana aku langsung berganti baju untuk bersiap-siap ke rumah sakit menjemput rose, aku harus bersiap-siap untuk menerima omelan omelan nya nanti fikirku. tiba-tiba sura pintu rumah ku terbuka aku langsung melihat keluar ternyata papi datang membawa bodyguard.
" apa-apaan ini papi bawak orang luar ke rumah ku, marah karena kesal.
" ppppplllaaaakkkk.... menampar pipi alex, dasar anak kurang ajar gk tau diri kamu ya sudah papi bilang jangan ungkit ungkit masalah pacar kamu yg gk jelas bibit bebet bobot nya ngerti kamu.
" memegang pipi sbelah kirinya, tapi pi alex cinta dan sayang sama pacar alex.alex gk mau tunangan sama wanita itu...mulai bertambah emosi.
" papi gk mau tau sekarang jugak kita pulang ke kota J, papi udah siapin berkas-berkas surat pindahan kamu.
" papi gk bisa seenaknya aja...
" ppppplllaaaakkkk menampar pipi sebelah kanan alex, ini semua demi kebaikan kamu.
aku yg mendengar perkataan papi langsung berlari menuju kamar ku dan mengunci pintu kamar, akubterus bertikir apa yg harus ku lakukan sekarang... aku melihat ke arah balkon kamar, gk mungkin aku lompat ini langai 15 fikirku. gk mungkin jugak aku manjat untuk turun ke bawah karna aku fobia ke tinggian.... gumam ku dalam hati.
papi mulai menyuruhku keluar dari kamar tapi aku gk perduli papi mulai menyuruh orang-orang nya untuk mendobrak pintu kamar ini, aku yg melihat merek masuk mulai melemparkan barang-barang yg ada di sampingku.
tanpa basa-basi dan rasa takut salah satu dari mereka memukul Tengkuk leherku hingga aku pingsan dan tak sadarkan diri.
aku pun tak tau apa yg terjadi ketika aku sadar aku sudah naik jet pribadi milik papi, aku berjalan melihat mami dan papi sedang santai menikmati cemilan dan ngobrol.
" mami lihat apa yg di lakukan papi...
" sayang sini duduk dulu jangan emosi gitu, ini semua yg di lakukan papi itu untuk kebaikan kamu sayang.
" ini bukan demi aku, tapi demi bisnis papi kan ... papi emang gk pernah mikirin aku. mengambil hp dari saku celana mencoba menghubungi rose.
" tiba-tiba papi alex menyambar hp milik nya dan membanting hingga tak berbentuk lagi, dasar kamu anak kurang ajar masih tetap mau menghubungi wanita itu....
" papi tega kali sih...
" Sekarang kamu balik ke tempat kamu renungkan semua yg kamu perbuat alex, bentak papinya.
flashback off ->
(^_^)////(^_^)
*jangan lupa like komen dan klik faforit nya ya.....
lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv ❤️❤️❤️*
__ADS_1