Kisah Ku Yang Kelabu

Kisah Ku Yang Kelabu
sesion 3


__ADS_3

Adam yang baru saja keluar dari kamarnya terkejut saat melihat rose berdiri tepat di depan pintu kamar


"apa yang kau lakukan disini?" menghela napas panjang


"aku mencari kazuya,apa kamu melihat dia?"


"dia sedang keluar ada urusan yang mendesak malam dia akan kembali ke sini,kamu bisa menemui nya nanti malam." wajah serius


"baiklah" menghela napas dan pergi


"aih... sepasang suami istri yang aneh, sudahlah bukan urusan ku." berjalan ke ruang bawah tanah


rose duduk di taman sendirian di pinggir pantai sambil menikmati air kelapa muda dan buah


"aku ingin sekali mengajak kazuya untuk memancing ikan sebelum pergi ke Seoul,tapi hari ini dia masih sangat sibuk" merasa kecewa


Haruka yang melihat rose dari ke jauhan menahan amarahnya yang sudah memuncak,Haruka berjalan mendekati rose dan menepuk bahunya


"Haruka ada apa?" menatap dengan heran


"tidak biasanya wanita ini mau memanggil ku,apa yang sedang dia rencanakan?" berkata di dalam hati


"AA..UU..aaa" memberi isyarat


"kamu berbicara dengan jelas dong,jangan seperti ini aku tidak mengerti apa yang kamu katakan!" merasa tidak senang


Haruka duduk di pasir pantai dan menulis di atas pasir,rose yang melihat dia menulis merasa terkejut


rose bergidik merinding "dia bisu! Astaga apa yang terjadi padanya, beberapa hari tidak melihat dia. dia sudah jadi seperti ini" berkata di dalam hati


"kamu tahu dimana keberadaan kazuya,kalau gitu ayo tunjukkan jalan untuk ku!" merasa senang


Haruka mengangguk dan menarik tangan rose sambil berlari, rose mengikuti Haruka yang sedang berlari ke bagian pinggir pulau


"apa kamu yakin dia di sini?" melihat sekeliling


Haruka mengangguk dan menarik tangan rose masuk kedalam hutan,hingga akhirnya sampai di pinggir tebing


"di mana kazuya? di sini sangat sepi sebaiknya kita segera kembali" menarik tangan nya

__ADS_1


"aaaaaauuuaauuuaaa" wajah memerah karena emosi


rose tidak mengerti apa yang sedang di katakan Haruka,tapi instusi rose mengatakan kalau dia memiliki niat buruk terhadap dirinya


rose menendang tubuh Haruka dengan sekuat tenaga yang membuat Haruka terjatuh di tanah,rose segera berlari masuk ke dalam hutan dan tidak melihat ke belakang sedikit pun


"sial wanita itu lari,aku harus membunuh nya tidak perduli apapun yang terjadi dia harus mati hari ini juga" berkata di dalam hati


Haruka mengejar rose yang terus berlari masuk kedalam hutan,"sial dimana dia?" mencari ke sekeliling


rose tidak sanggup lagi untuk berlari dia bersembunyi di atas pohon sambil mengatur napasnya yang tidak stabil dan beristirahat sejenak


"wanita itu sudah gila bisa-bisanya dia berbuat seperti ini ke aku,aku tahu dia menyukai kazuya dan dia menjadi semakin gila saat aku menikah dengan zuya. zuya di mana kamu?" mulai ke takutan


Haruka melihat sekeliling tapi tidak bisa menemukan rose, gedebuk suara benda jatuh dari atas pohon


Haruka melihat sendal yang di kenakan rose,dengan cepat Haruka menemukan rose


"ternyata wanita itu di sini" tersenyum jahat dan mulai memanjat pohon


rose tidak sengaja menjatuhkan sendal yang dia kenakan,kini rose melihat Haruka yang memanjat pohon dengan cepat


rose megambil tanaman yang merambat dan melompat sambil memegang tanaman rambat dengan kuat


rose bergelantung dari satu pohon ke pohon yang lain,"tangan ku sudah mulai sakit" melompat turun ke tanah


rose melihat Haruka yang masih mengejar,"astaga kenapa bisa balik lagi ke tepi tebing ini!" merasa kikuk


Haruka tersenyum bahagia melihat seekor tikus yang terjebak dan tidak bisa lari lagi


"hanya ada satu pilihan" rose berkata dalam hati


rose berlari ke arah Haruka dan melayangkan bogem mentah di wajahnya, adu pukulan terjadi dan cukup sengit


rose sudah mulai kehabisan tenaga tapi Haruka masih terus melawan rose dan menyudutkan dirinya


"Haruka stop,berhenti jika aku mati maka kau juga tidak akan bisa hidup dengan tenang kazuya akan sangat marah"


Haruka tertawa dengan gila membuat rose merasa takut melihat wanita yang sedang dia lawan saat ini

__ADS_1


tiba-tiba penyergapan terjadi dan mengepung rose serta Haruka


"kazuya..." berteriak histeris melihat kedatangan kazuya


kazuya sangat terkejut saat melihat rose yang terluka cukup parah


"Haruka aku membiarkan kamu hidup karena aku masih menganggap mu keluarga bangsawan, tapi kamu mengecewakan ku lagi!" wajah masam


Haruka hanya diam tapi rose tahu saat ini Haruka menangis sambil menahan tubuh rose sebagai tameng


"lepas kan wanita ku,aku akan mengembalikan mu ke rumah mu dan menganggap ini semua tidak pernah terjadi!" mencoba bernegosiasi


Haruka tertawa dan semakin menggila, Haruka menarik tubuh rose dan dirinya hingga ke pinggir tebing


"jangan berbuat macam-macam" berjalan mendekat


Haruka menarik rose dan melompat ke dalam jurang yang terlihat batu karang yang tajam dan siap mengoyak tubuh mereka


"zuya" berteriak dan merasa takut


kazuya dengan cepat ikut melompat dan menangkap tubuh rose,"tenang lah kamu aman selama ada aku,tidak akan ada yang bisa menyakiti mu!" tubuh bergelantungan di tebing


rose melihat kazuya yang memegang tali sebagai penopang tubuh mereka


"kazuya aku sangat takut sekali" menangis tersedu-sedu


"tenang lah ada aku di sini" mencoba menenangkan


rose melihat ke arah bawah dan terlihat jelas tubuh Haruka yang menghantam batu karang


"dia mati dengan cukup mengenaskan,tapi dia memang wanita gila kenapa harus membawa ku mati bersamanya. andai dia tidak menyukai kazuya mungkin kita bisa berteman" rose berkata di dalam hati


perlahan-lahan tubuh rose dan kazuya naik ke atas tebing, "kamu baik-baik saja kan?" melihat rose dengan teliti


"tidak apa-apa hanya luka kecil,kamu tidak usah khawatir. tapi kamu... berdarah" terkejut


Adam berlari ke arah mereka,"kalian berdua memang pasangan gila yang suka membuat orang lain khawatir" mulai mengomel


kazuya tidak perduli dengan wejangan Adam,kazua mengendong tubuh rose ala bridal kembali ke kastil

__ADS_1


sepanjang jalan rose merasa sangat bersyukur kazuya bisa menemukan dirinya di waktu yang tepat dan tanpa rose sadari dirinya tertidur di dalam dekapan kazuya


__ADS_2