Kisah Ku Yang Kelabu

Kisah Ku Yang Kelabu
03 KKB // pertengkaran


__ADS_3

tidak terasa sudah satu minggu rasell di rawat dan sekarang dokter mengizinkan nya pulang,dalam perjalanan pulang mama terus melaju kan mobil dengan cepat dan hati-hati.


rose duduk di bangku belakang bersama rasell sedangkan mama menyetir mobil dan bi ijah di rumah untuk bersih-bersih menyambut kepulangan kami


sesampainya di rumah bi ijah langsung bergegas mendekati mobil dan mengeluarkan semua barang yang kami pakai selama di rumah sakit,mama berjalan masuk kedalam rumah sambil megendong rasell menuju kamarnya untuk istirahat.


sedangkan rose masuk ke kamarnya untuk bermain dengan mainan ke sayangan nya yang sudah satu minggu minggu ini tidak di mainkan.


terdengar suara ketukan dari luar kamar memanggil nama rose,rose bergegas membuka pintu itu dan melihat mama sedang di luar kamar rose.


"ada apa ma rose lagi main sama ciko dan Cici ma" ( nama-nama dari boneka kesayangan rose)


"sayang ini udah siang ayo makan siang dulu sama mama di bawah bi ijah udah siapin makanan ke sukaan kakak loh"


"iya udah deh ma tapi rose bawa ciko ya ke bawah"


"ya sayang ayo sini mama gendong"mengangkat tubuh rose


rose pun turun melalui anak tangga sambil di gendong mamanya "memang tiada yang nikmat selain gendongan mama dan pelukan dari mama"(gumam ku dalam hati)


sesampainya di bawah mama mendudukkan rose di baby chair dan dengan telaten mama menyuapi rose dan membersihkan mulutnya setelah makan,


rose meminum air putih hangat yg di berikan mama,lalu terdengar suara mobil yang berhenti di halaman rumah kami.


mama memanggil bi ijah dan menyuruh untuk membuka pintu dan melihat siapa yang datang, dari kejauhan mama mendengar ada suara perempuan yang sedang berbicara dengan bi ijah dan juga bersahutan suara pria yang serak dan berat seperti suara yang familiar bagi mama ayu.


" siapa bi yang datang?" tanya mama ayu


"tuan nyonya tapi nyonya anu..anu..nya"bingung ingin berbicara bagimana dengan mama ayu


"ada apa sih bi ngomongnya yang jelas dong ada apa?"


"tuan nyonya pulang bersama perempuan yang lagi hamil"


"apa bi tolong bawak rose ke kamarnya, saya gak ingin rose melihat dan mendengar apa yg terjadi nanti" perintah mama ayu


"iya nyonya, ayok non ikut bibi naik ke atas kita main boneka di kamar ya biar bibi temenin" bujuk bi ijah sambil menggendong tubuh rose meninggal ruang makan


rose di bawa masuk ke kamar dengan cepat oleh bi ijah dan menutup pintu agar tidak mendengar suara apapun dari bawah, tapi tetap saja pintu tidak bisa meredam suara dari luar yang begitu kencang.


suara dari bawah terdengar di setiap sudut ruangan ini seperti di penuhi oleh speaker yang besar hingga membuat guncangan di setiap tembok rumah.

__ADS_1


tubuh rose gemetar dan merasa takut setiap kali mendengar suara teriakan dari mama dan papa, terdengar juga suara barang-barang yang di lempar dan pecah dari luar sana.


tiba-tiba terdengar suara tangisan bayi dari sebelah kamar rose, bi ijah yang tadi memeluk rose dengan kuat kini melepaskan pelukannya dan membawa rose keluar menuju kamar rasell yang sedang menangis.


sepintas rose melihat dari atas ada perempuan di sebelah papa yang sama sekali belum pernah di lihat oleh rose.


sesampainya di kamar rasell bibi langsung mengendong dan menimang rasell agar dia berhenti menangis,rose pun memegang celana kulot milik bibi sambil menahan rasa takut.


"bibi rose takut hiks...hiks" tangis rose dengan tubuh gemetar


"sabar ya non, non jangan nangis entar kalau nangis jadi jelek loh jadi jangan nangis lagi ya sini peluk bibi sama aden biar gak takut lagi" bujuk bi ijah


bibi memeluk rose dan rasell, rose yang mendengar suara tangisan mama dengan cepat melepas kan pelukan bibi dan berlari menuruni tangga


rose melihat banyak beling yang pecah dan berserkan di lantai, rose melihat mama duduk di lantai dengan ke adaan tak berdaya sambil menangis


rose berlari mendekati mama tapi langkahnya di hentikan oleh seorang laki-laki yang sangat rose sayang dan di hormatnya


papa menarik tangan rose dan mencoba mengendong nya tapi rose terus meronta-ronta agar terlepas dari dekapannya, rose seperti tidak mengenali sosok yang ada di hadapannya saat ini


sosok yang mirip dengan Papanya tapi berbeda sifat dengan yang rose ketahui selama ini


"lepas lepasin rose papa rose gak mau di gendong papa rose mau sama mama rose benci sama papa, papa udah buat mama nangis lepasin rose"


"diam kamu ayu kamu gak pantas di sebut mamanya karena kamu gak becus jagain anak, rose akan ku bawa sedangkan rasell bersama kamu"


"mas kamu gak bisa seenaknya aja ngambil ke putusan seperti ini, kita akan lihat siapa yang mendapatkan hak asuh anak nanti di pengadilan jadi lepas kan rose dan biar kan dia bersama ku"


"diam kamu, kamu tak pantas menceramahi ku aku kepala rumah tangga ini aku tau apa yang terbaik buat anak ku" tegas papa dimas


papa berjalan menjauh dari mama sedangkan


rose terus mencoba melepaskan diri dari gendongan papanya,rose mencoba untuk menggigit lengan papa,mencubit,menggaruk wajahnya dan memukuli badan papanya tapi usaha rose sia-sia saja


rose di bawa paksa oleh papa masuk ke dalam mobil bersama wanita yang rose tidak tahu darimana asal usulnya ini.


rose menggedor-gedor kaca mobil sambil menangis dan berteriak memanggil mama, rose melihat dari dalam mobil mama berlari mengejar mobil kami hingga keluar dari perkarangan rumah menuju jalan besar.


dia terus mengejar sampai laju mobil kami kencang dan rose tidak bisa melihat mama lagi.


flashback on

__ADS_1


mama ayu berjalan mendekati ruang tamu dan melihat sosok wanita hamil yang pernah di temui waktu itu bersama suaminya


mama ayu merasa jijik melihat pasangan yang berada di rumahnya sekarang ini,rasanya ingin sekali melempar kotoran anjing ke wajah mereka


"dasar pasangan sampah "gumam mama ayu dalam hati


"untuk apa kamu kembali ke rumah ini, dan membawa pelakor ini kesini,aku tidak menyambut kedatangan kalian lebih baik kalian pergi dari sini Sekarang juga" kata mama ayu dengan menahan emosinya


"sabar mbak jangan marah-marah dulu kita bisa bicarakan semuanya dengan baik-baik tidak perlu pakai emosi seperti ini"bujuk seorang wanita


"diam kamu saya tidak bicara dengan perempuan murahan yang merebut suami orang, wanita ****** sepertimu lebih baik pergi sekarang dari rumah ku,aku gak mau anak-anak ku melihat perbuatan menjijikan dari papanya"


" cukup jangan berteriak dan bertengkar lagi, dan jangan sebut wanita pelakor padanya dia wanita baik-baik yang akan saya nikahi" jelas papa dimas yang membuat mama ayu terkejut


"apa kamu mau poligami,saya tidak sudi di poligami saya tidak sudi membagi ranjang dengan wanita lain.kamu boleh meminta apa saja dari saya tapi jangan pernah harap saya mau berbagi suami dengan wanita ****** itu" tegas mama ayu


"jaga ucapan kamu ayu, dewi bukan wanita ****** atau pun pelakor seperti yg kamu bilang,saya mencintai nya dan sekarang dewi sedang mengandung anak saya.saya tidak mau anak saya lahir tanpa seorang papa" jelas papa dimas


"apa kalian melakukan perbuatan dosa apa kamu tidak memikirkan perasaan aku sedikitpun tega kamu mas" air mata mulai berlinang di pelupuk mata


mama ayu dan papa dimas terus berdebat dan berargumen mama ayu pun mengeluarkan isi unek-unek di kepala dan hatinya yang selama ini di pendam oleh nya


kini meledak dan meluapkan semua kekesalan dan rasa kecewaku,mama ayu memukul bahu bidang yang ada di hadapan nya dan mendorong dia untuk pergi dari rumah ini


mama ayu marah dan emosi tidak bisa di bendung lagi,mama ayu melempar fas bunga yang ada di dekatnya mengarah wanita perusak rumah tangganya


tapi di halangin oleh mas dimas, mas dimas menarik tangan ayu dan menyeret ayu ke ruang tengah meninggalkan wanita itu yang sedang berdiri di ruang tamu melihat ke arah ayu dan suaminya bertengkar hebat.


semua barang yang ada di dekat ayu di lempar ke arah mas dimas, ayu menangis seperti orang gila pertengkaran kami pun selesai dengan perkataannya yg mengucap kan talak tiga pada ayu


ayu terdiam dan jatuh terduduk lemas di lantai ayu mendengar suara teriakan seorang anak perempuan yang memanggilnya mama, ayu tersadar dari lamunan sesaat itu


ayu mencoba melihat sosok anak kecil yang polos sedang menangis ketakutan menanti kedatangan ayu untuk memeluk tubuh mungilnya, tapi apalah daya badan ayu lemas dan tidak berdaya mendengar perkataan suaminya yang menjatuhkan talak kepadanya.


dengan sekuat tenaga ayu mencoba bangkit dan tegar menghadapi semuanya, ayu bertekad tidak ada yang bisa memisahkan dirinya dan anak-anaknya selain kematian.


flashback off


rose terus menangis sesenggukan hingga ke capekan dan tertidur di mobil,rose merasakan mobil sudah berhenti di suatu tempat yang tak tau dimana tempat ini.


papa menggendong rose masuk ke dalam sebuah apartemen yang belum pernah rose lihat,rose sangat lelah untuk memberontak sekarang rose sangat lelah hingga sulit untuk membuka kedua matanya

__ADS_1


papa menaruh rose di sebuah tempat tidur yang di penuhi oleh boneka,rose pun tertidur dengan lelapnya siang ini.


(^_^)///(^_^)


__ADS_2