
kriss mengajak ku minum di bar mini di sudut ruangan ini, aku menikmati musik piano klasik yang sangat menenangkan hati ini.
" nih coba minum, memberikan gelas wine ke rose.
" makasih tapi minuman apa ini warna nya sangat aneh?
" coba dan rasakan saja, mulai menjahili.
" aku serius... kamu gk naruh yg aneh-aneh kan di minuman ini,merasa curiga.
" tentu saja tidak... ini tuh minuman ke sukaan ku, biasa aku minum saat hati ini kacau atau sangat lelah menghadapi sebuah masalah minuman ini sangat pas...
" baiklah akan aku coba, mulai meminum wine yg di berikan kriss.
" wew... sekali tenggak langsung kandas tu gelas ya hahahaha....
" maaf habis rasanya manis hahahaha....
" bagaimana enak?
" iya lumayan lah... rasanya manis tidak ada pahitnya serta membuat ki segar dan bersemangat lagi. makasih ya kriss...
" iya sama-sama tapi kamu hanya boleh minum segelas itu saja ya...
" kenapa? mulai bingung.
" karna kadar alkohol di minuman itu lumayan tinggi aku gk mau bawak pulang orang mabuk hahahaha....
" hhheeemmm aku gk janji ya... Hahahaha...
" rose mau berdansa denganku, mengulurkan tangannya untuk rose.
" iya tentu saja, menyambut tangan kriss.
kami mulai berdansa di iringi lagu romantis yg membuat ku teringat dengan kenangan bersama dengan dirinya, aku tau alex melihatku dari ke jauhan di sana tapi aku tidak perduli malam ini akan menjadi malam terakhir aku menunggu dia kembali. setelah alunan musik berhenti aku dan kriss kembali ke mini bar dan duduk bersama tiba-tiba ada sebuah pengumuman.
"ehem... ladies and gentleman thank you so much udah datang malam ini, saya brian Wijayanto mengumkan pertunangan anak saya dengan ratu balqis anak dari kolega bisnis saya dimas....
" terimakasih papi dan terimakasih buat tamu undangan malam ini yg sudah hadir di acara ini, saya dan ratu bertunangan malam ini serta saya minta kalian semua yg hadir di acara malam ini sebagai saksi atas cinta kami berdua, memegang tangan ratu dan memberikan cincin di jari manisnya.
prok...prok...prok... suara tepuk tangan dari para hadirin.
saat aku mendengar perkataan alex serasa dada ini sesak seakan susah bernafas hati ini hancur berkeping keping,
" kenapa-kenapa kau buat janji untukku tapi gk kau tepati, kenapa kau memberikan harapan palsu untukku, kenapa kau permainkan aku setelah kau dapatkan cinta ku alex( dalam hati rose ).
air mata yg sedari tadi kutahan tumpah membasahi pipiku melihat ke dua keluarga yg bahagia di sana, hatiku sudah tidak tahan perasaan marah bercampur emosi mulai memenuhi fikiranku.
aku berjalan mendekati papa ku semakin dekat dan semakin dekat...
aku berlari kecil mendekati nya lalu memeluk tubuh papaku.
__ADS_1
" hey siapa kamu, mendorong tubuh rose dan semua tamu melihat ke arah mereka.
" ini aku papa rose... air mata mulai berlinang di pelupuk matanya.
" seakan tak percaya memperhatikan seluruh wajah rose, apa kau benar putri sulungku rose?
" iya papa ini Rosella Anastasia anak papa.
" oh... rose ... anak ku, memeluk tubuh rose dengan kuat, papa sangat merindukanmu.
" rose juga papa...hiks..hiks... meneteskan air mata.
" tungu tunggu papa siapa wanita ini? aku tidak pernah punya kakak Perempuan, kata ratu.
" mari kita bicarakan di belakang, kata papa dimas.
" sudah sayang tenang turuti kata papa kamu, kata mama dewi.
" maaf tuan brian saya harus ke belakang dulu ini masalah keluarga,kata papa dimas.
" ya saya mengerti pergilah... dan lex temani tunangan kamu sana papi rasa dia sangat syok.
" baik papi kata alex.
aku, papa,ratu, serta alex dan mama tiriku berjalan menuju balkon di luar acara pesta... serta di susul dengan kriss di sampingku.
" rose bagaimana kabarmu? kata papa dimas.
" baik pa, kenapa papa jahat sama rose dan almarhum rasell pa? hiks... hiks...
" di saat rasell sakit sampai dia meninggal dunia papa gk datang ke pemakan nya... hiks...hiks... padahal aku dan mama sudah menghubungi papa.
" mendorong rose... jaga ucapan kamu ya jangan-jangan kamu anak haram dari papa aku kan... kata ratu.
" apa maksudmu... dan jaga ucapan mu itu. kata rose.
" tenang sayang tenang jangan marah-marah, kata mama dewi.
" ma... perempuan ini merusak pesta pertunangan aku dengan alex, kata ratu.
" hahahaha... memang pantas pertunangan ini rusak, berjalan mendekati alex dan ppplllaaakk menampar pipi kanan dan kiri alex. kau memang laki-laki kurang ajar hiks..hiks..
" maafkan aku rose, memeluk tubuh rose.
" lepaskan pacarku alex, kata kriss.
"CUKUP SEMUANYA.... kata papa dimas, siapa pria ini rose?
" ini adalah kriss pacar rose papa.
" baiklah malam ini tinggal di hotel ini dulu besok pagi papa akan menjemputmu, kriss bawa rose ke resepsionis untuk memesankan kamar untuk rose. kata papa dimas.
__ADS_1
" baik om... ayok kita pergi rose, kata kriss.
aku pergi meninggalkan mereka yg sedang bertengkar di balkon, hati ini merasa puas dan bahagia aku akan membalas apa ug sudah kalian lakukan padaku dan mamaku selama ini ( dalam hati rose ).
" kriss bisakah kita duduk dulu di sini aku ingin meminum minuman yg kamu berikan tadi padaku.
" baiklah setelah itu aku aka memesankan kamar untuk mu, tolong dua gelas wine biasa yg aku pesan... meminta pada bar tender.
" ini dia pak wine pesanan anda,kata bar tender itu.
" ayo kita bersulang kriss... mengangkat gelas.
" iya mari beraulang atas rasa sakit hati kita masing-masing, ccccrrriiiiss....
aku terus minum sampai kepala ini terasa sangat berat dan kriss sudah tidak mengizinkan aku untuk minum lagi.
" cukup untuk malam ini... sekarang kamu tunggu di sini, mendudukkan rose di sofa tamu sambil memesankan kamar untuk rose.
" baiklah baik... aku bukan anak kecil lagi kriss... merasa semakin pusing.
" ayok sekarang aku sudah pesan kan kamar untuk mu... menggandeng tangan rose.
" kriss aku sudah tidak kuat berjalan lagi...
" dasar gadis ini bikin susah aja, mengendong ala bridal berjalan menuju lift.
setelah sampai di kamar rose, kriss membantu membukakan sepatu rose dan membuka riasan di rambutnya. lalu dia menelvon asisten pribadinya untuk membelikan obat pereda mabuk dan alat untuk menghapus riasan mekaup, setelah menunggu lebih dari 10 menit akhirnya asisten kriss datang dengan membawa pesanan nya.
kriss mulai membersihkan mekaup ku dengan sangat lembut, tiba-tiba aku merasa sesak dan mual...
"uuuuuwwwweeekkkk.. uuuuuwwwweeekkkk, muntahan nya mengenai baju kriss dan baju milikku.
" astaga .... uuuuhhhh.... dasar perempuan jorok iiihhh.... awas kau ya kalau udah sadar ku habisin kau.
dengan kesal kriss berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya, selesai mandi dia pun menelvon asisten nya untuk membeli dua setel baju untuknya dan untuk rose.
setelah kriss berganti baju dia menyuruh beberapa pembantu dari mension pribadinya untuk membersihkan badan rose serta Menganti pakaiannya milik rose.
" tuan muda mau di apakan pakain milik nona ini? kata salah satu pembantu kriss..
" buang saja.... dan Steve tolong pesan ke butik GC untuk gaun yg sama persis seperti ini di antar besok ke kamar ini atas nama nona rose, apa kau mengerti?
" iya saya mengerti tuan... kata asistennya.
" bagus kalian semua boleh pulang, kepala pelayan bawa mereka pulang ke mension sekarang... dan kau Steve antar aku pulang ke apartemen ku sekarang.
" baik tuan... kata asistennya.
kriss berjalan mendekati rose dan menulis memo yg di letakkan di bawah obat pereda mabuk untuk rose, lalu dia memcium kening rose dan mengucapkan selamat malam ntuknya setelah itu dia pun pergi meninggalkan rose sendiri di kamarnya dan pintu kamarnya rose pun terkuci kembali secara otomatis.
(^_^)////(^_^)
__ADS_1
jangan lupa like komen dan klik faforit nya ya..
lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv ❤️❤️❤️❤️