Kisah Ku Yang Kelabu

Kisah Ku Yang Kelabu
KKB// sesion 2.


__ADS_3

Rose merebahkan dirinya sambil menikmati malam yg santai, berlayar di laut lepas selama 3 hari 2 malam, " itung-itung liburan, tetapi tetap aja kerjaan harus di kerjain huftttt.... kata rose yg kemudian mengeluarkan laptop nya.


Rose merasa ada yg aneh setelah dia mendengar suara dari balik pintu nya, rose berjalan mendekati pintu untuk melihat apa yg sedang terjadi di luar.


Cekerekkkk... suara pintu terbuka, rose melihat kriss yg tertidur di depan pintu kamarnya, " apa-apaan lagi ini, iiiihhh... kata rose dengan kesal.


Rose berjongkok untuk melihat keadaan kriss saat ini, " masih bernafas, tetapi uuuhhh... bau alkohol, kata rose yg mencium bau alkohol yg sangat menyengat dari tubuh kriss.


Rose mencoba untuk mencari hp kriss atau apapun itu, untuk menghubungi teman atau rekan kerjanya yg ikut bersamanya malam ini, " kenapa gk ada sih.... kata rose yg merasa kesal.


Rose ingin meninggalkan pria yg dia benci sendirian di luar, tetapi rose memiliki sedikit hati nurani atau bisa di bilang masih memiliki perasaan terhadap kriss.


Rose membopong kriss untuk masuk kedalam kamarnya lalu meletakkan kriss di atas ranjang rose, " untuk malam ini akan ku biarkan kau menginap di sini, tetapi setelah malam ini aku akan menendang mu ke laut lepas, kata rose pada kriss yg tertidur dengan lelap di atas ranjang nya.


Entah apa yang di fikirkan rose saat ini, rose merawat kriss sepanjang malam dan banyak kejadian malam ini yg membuat rose tidak bisa tidur dengan nyenyak.


" sayang maafin aku ya, aku tahu aku salah jangan tinggalkan aku lagi, kata kriss yg mengigau.


" udah besar masih aja suka mengigau, kata rose yg sedang duduk di sofa kamarnya.


Sepanjang malam kriss menginggau tentang rose, mengucapkan semua yg di tahan oleh nya selama 5 tahun terakhir ini, " akhirnya aku tahu semuanya, kenapa aku harus mengetahui semuanya saat kau mabuk seperti ini, kata rose kepada kriss yg masih memanggil nama rose.


Tanpa rose sadari akhirnya dia pun tertidur di samping kriss sepanjang malam, pagi ini kriss bangun lebih awal dan pandangan nya yg samar-samar melihat wajah rose tanpa riasan tertidur dengan lelap di lengannya.


" Kenapa aku bisa di sini? kata kriss yg kebingungan.


Kriss membelai rambut rose dengan lembut, " aku sangat merindukan momen seperti ini, andai waktu bisa berhenti, aku ingin kita tetap seperti ini selamanya, kata kriss yg menatap wajah rose.


Rose yg merasa rambutnya di belai oleh seseorang, akhirnya terbangun dan melihat wajah kriss dengan senyuman manis yg mengembang di wajahnya, " selamat pagi sayang, kata kriss kepada rose.


Sontak rose segera bangkit dan duduk di pinggir ranjang nya, " jika kau sudah sehat, sebaiknya pergi dari sini, kata rose yg tidak ingin menatap wajah kriss.


" bukan kah... kau sangat merindukan ku, hinga kau bisa melakukan penculikan terhadap ku seperti ini, kata kriss.


" dasar tidak memiliki urat malu... kau sendiri yg tergeletak di depan pintu kamar ku dan sekarang kau ingin bilang kalau aku masih merindukan mu, dasar ke geer.


" jika begitu, kenapa kita tidak melakukan hal yg sama-sama kita rindukan, kata kriss yg menarik tangan rose hingga terjatuh ke dada bidang milik kriss.

__ADS_1


" lepaskan aku, kata rose yg merasa kesal.


" izinkan aku memeluk mu seperti ini sebentar saja, apa kau tahu aku sangat mengkhawatirkan dirimu, kenapa kau melakukan semua itu? tanya kriss.


" Tentu saja kau tahu alasan aku melakukan semua itu, kata rose.


" mulai sekarang jadilah wanita ku kembali dan aku akan melindungi kalian apapun yg terjadi nantinya, kata kriss yg mencoba meyakinkan rose.


" jangan pernah bermimpi, karena aku gk akan kembali dengan pria yg sudah berulang kali menyakiti ku.


" tolong beri aku kesempatan yg terakhir, kata kriss dengan wajah memelas nya.


" jangan pernah memaksakan hal yg tidak bisa kau dapatkan, kata rose.


" apa kamu tahu, setiap kali aku menutup mataku aku merindukan mu dan setiap kali aku membuka mataku, aku merasa kehilangan mu, kembali lah padaku, kata kriss.


" tidak... kata rose dengan tegas, " aku ingin kau pergi dari kehidupan ku untuk selamanya dan jangan pernah mengganggu kehidupan ku lagi, kata rose.


Cuuupppp.... kriss menarik leher rose dan mencium bibir tipis berwarna merah itu, entah apa yg di fikirkan rose saat ini,walau tubuhnya memberontak tetapi fikiran menerima ciuman yg di berikan kriss padanya.


" ini hanya sebuah kecelakaan, kata rose yg kemudian memalingkan wajahnya.


Pipi rose terlihat memerah menahan malu karena tidak bisa mengontrol fikiran dan juga tubuhnya, " aku akan pergi untuk kali ini, tetapi kali ini akan menjadi pertemuan kita selanjutnya, bersiaplah nona Rosella, kata kriss yg kemudian berjalan meninggalkan kamar rose.


bbbllaamm... terdengar suara pintu kamar yg tertutup, rose merasa malu pada dirinya sendiri, " apa yg telah aku lakukan... uhhh... kata rose sambil memegang bibirnya.


Pagi ini rose bersiap-siap untuk acara yg panjang, walau tubuhnya merasa sangat lelah tetapi dia harus hadir di acara hari ini, Rose berjalan menuju restoran untuk menikmati sarapan.


Terlihat wajah kenzo bersama dengan amora menikmati sarapan yg ada di hadapan mereka, rose berjalan melewati meja kenzo hingga langkah kakinya harus terhenti saat amora memanggil dirinya, " tante rose... panggil amora.


Rose berbalik dan melihat wajah amora yg tersenyum manis kepada rose, " tante mari kita sarapan bersama, kata amora yg berjalan ke arah rose dan menarik tangan rose ke meja mereka.


Ingin rasanya rose menolak ajakan amora, tetapi apalah daya hati seorang ibu tidak akan bisa menolak ajakan dari putrinya, akhirnya rose duduk semeja dengan amora dan juga kenzo.


" tante mau pesan apa? tanya amora yg menyodorkan buku menu kepada rose.


" tante mau salad buah,roti bakar coklat dan segelas kopi capuccino, kata rose.

__ADS_1


" tante kopi tidak bagus untuk kesehatan saat pagi hari, bagaimana kalau susu? tawar amora.


" maaf sayang tante tidak suka susu, kata rose.


" kalau begitu kita sama ya tante, amora juga gk suka susu... amora lebih suka minum jus strawberry saat sarapan, kata amora sambil menujuk kan segelas jus kepada rose.


Akhirnya rose mengganti menu yg dia pesan dengan segelas jus strawberry, sudah lama rose tidak meminum jus strawberry kesukaan nya.


Rose sangat menikmati sarapan yg damai bersama dengan kenzo dan juga amora, hingga momen itu harus rusak dengan kehadiran ratu di antara mereka.


" pagi kak... kalian sarapan bersama, kata ratu sambil menunjuk amora dan juga kenzo.


Rose tidak menjawab ataupun mengubris apa yg di katakan ratu, " maaf ya mengganggu kalian aku juga ingin sarapan bersama, kata ratu yg menarik satu kursi yg kosong tepat di samping rose.


" sebaiknya kamu pergi dari sini dan cari meja lain, kata kenzo dengan tatapan dinginnya.


" ooohhh.... bukan nya ini teman dari mantan kakak ya, siapa namanya... hemm... kenzo ya dan siapa anak kecil perempuan ini? tanya ratu sambil menunjuk amora.


" tante... sudah dewasa tetapi tidak memiliki etitude ya, apa orangtua tante tidak pernah mengajarkan tante tentang sopan santun, karena tidak pantas berbicara dengan oranglain sambil menunjuk-nunjuk seperti itu, kata amora yg tetap tenang sambil melahap makanannya.


" oh... maafkan tante ya, tante lupa... hehehe,kata ratu sambil tertawa malu.


" tidak apa tante, wajar kalau tante lupa karena tante terlihat sudah tua dan kriput, tidak seperti tante rose yg terlihat awet muda, kata amora sambil tersenyum kepada rose.


" wow lidah kamu sangat tajam ya anak manis dan kamu terlihat sangat mirip dengan rose, auuuu... jangan-jangan anak ini hasil dari perselingkuhan kamu dengan kenzo ya, mangkanya pernikahan kalian di batalkan, kata ratu sambil tertawa sinis dan mengejek kepada rose.


tanpa ratu sadari pria yg ingin melahap,merobek, dan menghancurkan nya berdiri tepat di belakangnya saat ini.


(^_^)///(^_^)


jangan lupa like komen dan klik faforit nya ya gyus...


please tinggalkan jejak kalian setiap kali membaca ya, karena setiap like dari kalian adalah penyemangat untuk author.


terimakasih 🙏☺️


lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv you ❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2