
Pagi ini rose terbangun dari tidurnya di dalam ruangan yang sangat rapi dan tercium bau disinfektan yang sangat menyengat,rose mencoba melihat sekeliling untuk mencari tahu dimana keberadaan nya saat ini.
terdengar suara pintu terbuka dan benar saja seseorang masuk kedalam ruangannya saat ini, " pagi nona rose bagaimana keadaan kamu?, apa ada yang merasa tidak enak atau ada masalah yang lainnya?", tanya seorang perawat bermata coklat.
" ini di mana?", tanya rose kepada gadis itu.
" nona berada di pulau pribadi milik tuan kazuya, saya di sini sebagai perawat nona", sambil tersenyum kepadaku rose.
" kalau begitu di mana kazuya?", tanya rose lagi.
" tuan berada di luar sedang berjemur di tepi pantai, apa nona mau ke sana?", tanya gadis itu.
Rose hanya menggangguk kan kepalanya memberikan isyarat bahwa dirinya menyetujui apa yang di katakan perawat itu, perawat itu mengambil kursi roda untuk di gunakan oleh rose.
Perawat itu membawa rose menuju teras rumah ini dan terlihat kazuya yg sedang berjemur di pantai, " aku ingin kesana", kata rose kepada perawat itu.
" tapi nona...tubuh nona masih sangat lemah, saya akan segera ke sana untuk memberitahu kan tuan kalau nona sudah sadar".
" baiklah", kata rose sambil melihat perawat itu berjalan menjauh darinya.
kazuya yang mendapat kabar rose ingin bertemu dengannya segera berlari menghampiri rose yang sedang duduk di kursi roda, " apa kamu baik-baik saja?", tanya kazuya kepada rose.
" aku sudah jauh lebih baik ", kata rose sambil tersenyum.
Kazuya mendorong kursi roda rose untuk masuk kedalam rumah ini, " apa kamu mau makan sesuatu?", tawar kazuya.
" tidak terimakasih... bisakah kamu ceritakan bagaimana aku bisa sampai di sini?", tanya rose.
Kazuya menceritakan semuanya kepada rose dan rose sudah menduga kalau dirinya akan drop setelah melalui pekerjaan yang sangat banyak,serta jadwal yang sangat padat membuat rose susah untuk bisa beristirahat dengan tenang.
" jadi apa yang di katakan dokter tentang penyakit ku ini?", tanya rose lagi.
" dokter menyarankan untuk melakukan operasi besar dengan mu, jika peluru itu tidak di angkat kemungkinan kamu bisa berumur pendek bahkan lebih parahnya kamu akan sering mengalami sakit di bagian kepala kamu".
" kalau melakukan operasi itu, apa akan menimbulkan efek samping?", tanya rose yang merasa bingung.
" aku tidak bisa menjelaskan nya dengan secara detail, lebih baik kamu bertanya dengan dokternya siang ini".
" baiklah", kata rose yang menyetujui perkataan kazuya.
*****
sementara itu di kapal pesiar saat malam hari.
Ratu mencoba untuk menghubungi rose yang tidak bisa dia temui meskipun dia harus memporak-porandakan kapal pesiar ini,
" kemana perginya wanita ****** itu", kata ratu dalam hatinya.
__ADS_1
Ratu berjalan mendekati salah satu kolega bisnis yang dia temui bersama dengan rose pagi ini, setelah berbicara panjang lebar hasilnya tetap nol ratu tidak bisa menemui keberadaan rose saat ini.
" satu-satunya cara aku harus bertanya dengan kriss", kata ratu dalam hatinya.
Ratu berjalan mendekati kriss yang sedang menikmati wine yg ada di genggaman nya saat ini, " malam kak kriss... apa kamu melihat di mana kakak ku?", tanya ratu.
" tidak", kata kriss dengan singkat.
" kalau begitu bisakah kamu menemani ku selama pelayaran ini?", tanya ratu.
" tidak ", jawab kriss singkat.
" tolong lah... aku tidak tahu harus berbuat apa selama pelayaran dan ada beberapa tugas kerjaan yang seharusnya di selesaikan dengan kak rose, tetapi sekarang dia menghilang", kata ratu dengan wajah memelas nya.
Kriss mencari-cari keberadaan kenzo, hingga matanya menemukan keberadaan kenzo, kriss menyuruh pelayan untuk memanggil kenzo yang sedang menikmati waktunya bersama dengan gadis-gadis.
Kenzo berjalan ke arah kriss setelah mendapat pesan dari seorang pelayan, " ada apa kriss?", tanya kenzo.
" aku hanya ingin kamu membantu wanita ini untuk mengurus beberapa masalah yang di tinggalkan oleh kakaknya", kata kriss kepada kenzo.
Ratu terdiam sejenak melihat ketampanan yang di miliki oleh kenzo, " apa saya bisa membantu anda nona?", tanya kenzo dengan sopan.
" ten...n..n..tu saja", kata ratu dengan tergagap.
Kenzo pun pergi meninggalkan kriss sendiri dengan wine yang dia nikmati saat ini, amora yang sudah merasa jenuh setelah bermain sepanjang hari di temani oleh pelayan yang selalu menjaga amora.
Amora berjalan mencari ke beradaan kriss hingga menemui kriss yg sedang tertunduk lemas dengan wine di tangannya, " ayah", panggul amora.
" ada apa sayang?,"tanya kriss kepada amora.
" ayah amora ingin tidur bersama ayah ", pinta amora.
Kriss hanya bisa tersenyum sambil menggendong tubuh mungil amora, sesampainya di kamar kriss segera menemani amora yang sudah siap untuk tidur bersama dengan ayah nya.
" ayah... mau kah ayah cerita bagaimana ayah bisa jatuh cinta dengan bundha!!", pinta amora.
" tentu saja, ayah tidak tahu pastinya kapan ayah jatuh cinta dengan bundha kamu, tetapi ada satu hal yang masih membekas di hati ayah hingga saat ini".
" apa itu ayah?", tanya amora yang penasaran.
" bundha kamu adalah wanita tercantik, terbaik, dan selalu nomor satu untuk ayah, di saat ayah melihat keterpurukan wanita yang selalu tangguh itu, hati ayah mulai tergerak ingin melindunginya ".
" lalu ayah!!".
" lalu perlahan-lahan ayah mulai jatuh cinta dengan bundha kamu, wanita yang mandiri pantang menyerah dan sangat setia dengan pasangan nya, itu lah yang membuat ayah jatuh cinta kepada bundha kamu".
" lalu kenapa ayah dan bundha tidak bersama?", tanya amora lagi.
__ADS_1
" sudah cukup untuk pertanyaan malam ini, sekarang waktunya untuk kamu tidur", kata kriss sambil menyelimuti putri kecil nya.
*****
Rose bertemu dengan dokter yang mau membantunya untuk melakukan operasi besar pada dirinya.
" siang dok", kata rose sambil tersenyum.
" siang juga nona rose, bagaimana keadaan kamu?", tanya dokter berumur kepala 3 itu.
" jauh lebih baik dok ", kata rose sambil tersenyum.
Dokter pun mulai memeriksa keadaan rose saat ini, " sudah cukup membaik, tetapi jangan terlalu lelah karena bisa membuat bahaya pada diri kamu", kata dokter.
" terimakasih dok atas nasehat nya, dok saya mau bertanya tentang operasi besar yang dokter sarankan kepada kazuya", kata rose.
" oh... memang benar saya menyarankan operasi besar untuk nona, tetapi semua keputusan ada di tangan nona ".
" jika saya mau melakukan operasi apa akan menimbulkan efek samping pada saya?", tanya rose.
" tentu saja akan menimbulkan efek samping, kemungkinan besar kamu akan mengalami amnesia atau lebih parahnya lagi bisa mengalami pendarahan di otak jika salah mengambil tindakan yang bisa membahayakan nyawa anda".
" jika saya menolak konsekuensi apa yang akan saya terima?", tanya rose.
" kamu akan sering mengalami sakit kepala saat kamu mencapai batas tenaga kamu dan lebih parah lagi bisa membahayakan nyawa kamu jika tidak segera mengambil tindakan".
" jadi mana pun yang akan saya pilih tetap akan membahayakan nyawa saya!!", kata rose dengan tersenyum kecut.
Kazuya yang mendengar perkataan dokter merasa kan galau dengan apa yang akan diputuskan oleh rose saat ini, kazuya berjalan mendekati rose.
" tenanglah... apa pun keputusan kamu, aku akan selalu mendukungmu dan beridiri di samping mu untuk menyemangati mu", kata kazuya sambil tersenyum manis.
" terimakasih kazuya", kata rose yang kemudian membalas senyuman kazuya.
Dokter pun pergi meninggalkan rose berdua dengan kazuya, setelah selesai memeriksa keadaan rose.
" apa kamu akan memilih untuk operasi?", tanya kazuya.
" untuk saat ini tidak ", kata rose yang memang tidak ingin untuk melakukan operasi.
" baiklah aku akan mendukung segala keputusan kamu", kata kazuya sambil membelai rambut rose.
" istirahat lah... aku akan kembali bekerja", kata kazuya yang kemudian membiarkan rose untuk istirahat di dalam kamarnya.
(^_^)///(^_^)
jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya gyus...
__ADS_1
maaf ya author beberapa hari ini tidak update karena author sedang sakit gigi beberapa hari ini, jadi tolong maafkan author ya gyus..
lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv you ❤️❤️❤️