Kisah Ku Yang Kelabu

Kisah Ku Yang Kelabu
KKB/// sesion 2


__ADS_3

Rose tidak ingin memberitahukan masalahnya kepada kazuya, karena rose tidak ingin melibatkan kazuya lebih dalam kedepannya.


 


Sesuai dengan apa yg di rencanakan rose dengan sekertaris nya, rose pergi meninggalkan kantor sebelum papa dimas datang, karena rose yakin jika dia tetap di kantor maka papa dimas akan mulai mencampuri semua masalah yg ada di kantor ini.


 


Siang ini rose berada di salah satu restoran berbintang yg ada di kota I, rose sudah menunggu kurang lebih 10 menit hingga akhirnya rekan bisnisnya pun datang.


" Maaf ceo rose harus menunggu lama, kata Mr d.


" tidak masalah... saya menunggu anda, karena saya juga tidak terlalu terburu-buru, kata rose sambil mengembangkan senyuman di wajahnya.


Mr. D adalah salah satu rekan bisnis rose, dia membantu rose untuk mendapatkan beberapa persen saham dari perusahaan king milik kriss.


Kali ini sesuai anjuran kazuya,rose menawarkan kerja sama di bidang properti kepada Mr. D.


Rose mulai menawarkan kerja sama yg adil kepada rekan nya, Mr. D menatap wajah rose dengan serius tanpa berkedip dan membuat rose sedikit salah tingkah, " bagaimana menurut anda Mr.D? tanya rose yg telah selesai memberikan penjelasan nya.


 


" Cukup menarik dan saya juga tertarik, di bagian mana saya harus menandatangani perjanjian kita? tanya Mr.D.


Rose menunjukkan materai yg ada di berkas dan tanpa basa-basi Mr. D pun menandatangani nya, " heeemmm... apa malam ini anda ada acara? tanya Mr. D


 


" Saya ada acara lelang yg harus di hadiri malam ini, kata rose.


 


" sungguh sayang sekali jika anda mempunyai acara malam ini, kalau begitu terimakasih atas kerja sama kita dan semoga sukses, kata Mr. D sambil berjabat tangan dengan rose.


 


Setelah kepergian Mr. D, rose masih duduk di tempat nya tanpa bergeming fikiran nya kacau saat ini, hatinya juga kalut setiap kali memikirkan apa yg di rencanakan rubah tua itu.


 


" nona... panggil sekertaris nya rose.

__ADS_1


" heemmm... iya maaf saya sedikit melamun, ada apa? tanya rose.


" sekarang waktunya anda mencoba gaun yg anda pesan, karena acara lelang amal ini akan di hadiri beberapa kolega bisnis anda dan juga pembisnis lainnya.


" oh .... ya kamu benar hampir saja saya lupa, apa ada hal lain lagi yg ingin kamu bicarakan? tanya rose lagi.


" tadi tuan dimas menelpon untuk menemui nya sepulang kerja di rumah besar keluarga anda.


" kalau begitu kamu tahu kan apa yg harus kamu jawab kepada dia, kata rose.


" saya sudah berusaha sekuat tenaga untuk menjelaskan semuanya, tetapi .... tetap tidak berhasil nona.


" dasar siluman tua, kalau begitu sekarang kita pergi ke rumah dia, kata rose.


" tapi nona bagaimana dengan mencoba gaun nya? tanya sekertaris rose yg terlihat panik.


" tolong kamu telpon orang toko itu, untuk mengantar gaun ke rumah saya, saya akan mencoba gaun nya di rumah setelah saya menemui siluman itu, dan satu hal lagi tolong panggil kan mekaup artis untuk saya.


" baik nona, kata sekertarisnya.


Rose berjalan meninggalkan restoran menuju parkiran mobil, selama perjalanan ke rumah keluarga besarnya, rose masih tetap memikirkan amora, " apa yg sedang di lakukan nya saat ini, sebenarnya ada apa dengan semua ini, kata rose di dalam hatinya.


Fikiran yg sangat banyak membuat kepala rose terasa sakit, rose teringat perkataan dokter sebelum dirinya di izinkan untuk melakukan aktivitas seperti biasa, " ini semua salah rubah tua itu, gerutu rose sambil memegang kepalanya.


" apa yg kalian inginkan dariku? tanya rose yg langsung to the point.


" kenapa kamu menurunkan jabatan ratu dan kenapa kamu memecat semua orang itu, tanya papa dimas.


" mereka sangat rakus akan kekuasaan dan untuk ratu sebaiknya jangan menginginkan hak yg bukan milik nya lagi, kata rose.


Papa dimas tidak tahu harus berkata apa, terlihat dahi papa dimas yg mengkerut memikirkan begitu banyak masalah yg ada di rumahnya saat ini, " baiklah terserah kamu saja, kamu adalah presiden ceo di perusahaan saat ini, papa berharap banyak kepada mu.


" kalau tidak ada yg ingin di bicarakan lagi maka rose pamit undur diri dulu, kata rose yg kemudian berjalan menjauh dari papa dimas.


Langkah kaki rose harus terhenti saat papa dimas memanggil namanya, " ada apa lagi? tanya rose yg berbalik melihat ke arah papa dimas.


" papa mau kamu pergi ke acara malam ini bersama dengan ratu, karena bagaimanapun dia akan menjadi wakil ceo di perusahaan kita.


" jika dia ingin menjadi ceo, kenapa tidak menjadi ceo di perusahaan cabang kita yg ada di kota Jogja,kenapa harus.... kata-kata rose harus terhenti ketika mendengar teriakkan dari papa dimas.


" cukup... bentak papa dimas, " papa gk mau kalian terus bersikap seperti ini, kalian bersaudara walaupun kalian beda ibu, tapi kalian tetap satu darah.

__ADS_1


rose terdiam sejenak, walau dadanya sakit tapi dia juga harus bersikap dewasa, karena bagaimanapun ratu adalah adiknya dan kedua orangtuanya sudah bahagia dengan keluarganya masing-masing.


" baiklah pa... rose akan memberikan kesempatan untuk mereka, suruh ratu bersiap-siap sekarang, karena sebelum jam 6 aku akan menjemputnya, kata rose yg kemudian pergi meninggalkan rumah papa dimas.


Sebelum rose pergi menjauh, rose bisa melihat wajah papa dimas yg terlihat bahagia mendengar apa yg dia katakan barusan, rose berjalan menuju mobilnya.


Sepanjang perjalanan pulang kerumah, rose mencoba untuk istirahat di dalam mobil hingga akhirnya sampai, rose sangat terkejut melihat rumahnya yg kosong tanpa ada siapa-siapa.


Rose berjalan mencari nenek dan dua orang suster yg menjaga nenek nya, rose baru teringat kalau neneknya sedang liburan ke rumah mamanya yg berada di luar kota Jakarta.


" ada apa nona? tanya sekertaris nya.


" tidak ada apa-apa, apa orang-orang itu sudah sampai? tanya rose.


" sudah nona, mereka ada di luar.


" kalau begitu segera suruh mereka untuk masuk, kata rose.


Rose berjalan menuju kamarnya untuk merebahkan dirinya sejenak, melepaskan beban fikiran yg sedang mengganggu nya saat ini, hingga suara ketukan pintu kamarnya terdengar dan membuat rose sedikit geram.


" ada apa? teriak rose.


" nona mereka ingin anda mencoba gaun nya, kata sekertaris rose yg berdiri di luar pintu.


" kamu ke bawah dulu dan tolong ambilkan gaun nya, saya mau mandi dulu.


" baik nona.


Terdengar suara langkah kaki menjauh dari kamar rose, setelah semuanya selesai kini rose sedang mencoba gaun yg ada di atas ranjang nya saat ini.


" sungguh indah, kata rose dalam hatinya.


Rose mencoba gaun itu, gaun yg sangat indah berwarna baby blue dengan sentuhan mutiara dan renda berwarna pink sebagai aksen tambahan di gaunya, rose merasa puas dengan yg dia kenakan saat ini.


Mua pun masuk kedalam kamar rose untuk merias wajah dan juga menata rambutnya, setelah kurang lebih 3 jam akhirnya rose sudah siap dan kini tinggal menjemput ratu di rumah keluarga besarnya.


(^_^)///(^_^)


jangan lupa like dan komen ya gyus...


lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv you ❤️❤️

__ADS_1


 


__ADS_2