Kisah Ku Yang Kelabu

Kisah Ku Yang Kelabu
KKB// sesion 2


__ADS_3

Kazuya yang melihat rose kesal segera mencoba menenangkan dirinya


"tenang lah aku yakin mereka baik-baik saja" menyemangati rose


"aku juga berharap seperti itu" melihat layar ponsel


"apa kamu akan pergi sendirian?" merasa khawatir


"aku akan pergi sendiri aku gak mau mengambil resiko besar lagi seperti ini, aku akan mengikuti permainan yang di mainkan rubah tua itu"


"sebaiknya aku ikut dengan mu untuk menjaga kamu"


"tidak tidak kamu di sini saja bersama dengan yang lain aku akan mengabari kamu jika terjadi sesuatu"


"baiklah kamu bawa ini" memakaikan alat pelacak dan penyadap di baju rose


"terimakasih sudah membantu dan mengkhawatirkan aku"


"tidak perlu sungkan siapa suruh kamu adalah wanita yang ku cintai" mencium kening rose dengan lembut


rose hanya tersenyum dan mengambil kunci mobilnya Kazuya mengikuti rose dari belakang menuju garasi mobil


"jika terjadi sesuatu kirim sinyal kepada ku dan setelah kamu keluar dari jarak sepuluh meter GPS akan aktif dan memberikan data lokasi kamu" memberitahu rose Detai alat yang di pasangkan di baju rose


"baiklah kalau begitu aku pergi dulu"


"berhati-hatilah dan berjanji lah kamu akan menjaga dirimu dengan baik dan ingat nyawa kamu lebih penting dari apapun jadi kembali lah dengan selamat"


rose hanya tersenyum dan meninggalkan rumahnya menuju pinggiran kota yang sudah mereka janjikan


tepat jam tengah malam rose sudah sampai di tempat yang di janjikan rose menunggu di dalam mobil hingga seseorang mengetuk jendela mobilnya


tok tok tok ketukan kaca jendela mobil dari luar


rose turun dari mobil dan melihat dua pria dan satu wanita yang menghadang dirinya


" geledah dia jangan biarkan dia membawa senjata atau alat-alat lainnya"perintah wanita terhadap bawahan nya


semua barang rose di keluarkan termasuk senjata api yang dia bawa serta perhiasan yang dia kenakan


"jangan coba-coba untuk menyentuh cincin ini" melototi dua pria berbadan kekar yang ada di hadapannya


"tidak ada negosiasi di antara kita lepaskan cincin itu jika kamu mau keluarga kamu selamat"


rose terdiam dan akhirnya merelakan cincin pernikahan nya di lepas oleh orang-orang itu, rose di ikat dan di tutup kedua matanya


rose tidak tahu di mana keberadaan nya saat ini dia meninggal kan mobil dan semua barang-barang nya di pinggiran kota


sudah hampir satu jam rose mengikuti mereka dan akhirnya mobil pun berhenti,rose di paksa untuk turun dari mobil dan mengikuti mereka masuk kedalam sebuah gedung atau rumah rose pun tidak tahu dimana keberadaan nya saat ini


penutup mata rose akhirnya di buka dan rose melihat wanita yang anggun dan elegan berdiri di hadapannya saat ini


"selamat datang di acara permainan ku,maaf mengundang mu secara tiba-tiba ke sini oh ya perkenalkan nama ku xiaoling kamu bisa panggil aku Ling Ling biar kita lebih akrab" berjalan mendekati rose


"sudah cukup basa-basi kamu di mana keluarga ku?" sudah tidak sabar lagi

__ADS_1


"jangan terburu-buru aku hanya ingin mengajak kamu bermain sebentar"menepuk bahu kanan rose


"aku tidak ingin bermain dengan mu" menolak dengan tegas


"wow kamu tidak punya hak untuk menolak atau pun negosiasi dengan ku karena aku adalah tuan rumah disini" tertawa dengan keras


"aku ingin melihat orangtua ku dan adik-adikku sebelum meladeni kekonyolan kamu"


"baiklah" menarik tangan rose ke tengah ruangan


"dimana mereka"


ling ling hanya menuju ke atas sambil tersenyum,rose mendongak kan kepalanya untuk melihat ada apa di atas mereka


alangkah terkejutnya rose saat melihat kedua orangtua serta adik-adiknya tergantung di atas kepalanya saat ini


"apa yang sedang kamu lakukan lepaskan mereka,mereka tidak bersalah dan aku juga tidak kenal dengan mu kenapa kamu berbuat seperti ini ke aku" teriak rose dengan histeris


"hahahaha mungkin kamu tidak tahu siapa aku, baik lah aku akan perkenalkan diriku lebih detail lagi ke kamu" tersenyum sinis ke arah rose


"aku adalah tunangan Kriss dan aku juga calon nyonya person,kamu sudah mengambil Kriss dan merebut status serta hati pria yang aku cintai jadi dengan dasar apa kamu bisa bahagia"


"aku bisa melepaskan Kriss tapi aku mohon lepaskan mereka, mereka tidak bersalah sama sekali"


"baiklah lepas kan salah satu dari mereka"


rose merasa sedikit lega dengan perkataan wanita yang ada di hadapannya hingga perasaan rose harus berubah kembali saat melihat papa tirinya terjatuh dari atas tepat di hadapan rose


"apa yang kamu lakukan pa papa" teriak rose sambil menangis melihat genangan darah serta papa nya yang sudah tidak bernyawa lagi


"apa kamu ingin aku melepaskan mereka lagi?" tersenyum sinis


"dasar pisikopat"teriak rose


"hahaha terimakasih atas pujian nya aku sangat tersanjung"


"apa yang kamu inginkan?"


"aku sudah bilang aku menyuruh kamu datang kesini untuk bermain dengan ku jadi jangan buat aku tidak senang"


"baiklah aku akan mengikuti kamu bermain"


"jika kamu seperti ini dari awal kamu bisa menghemat sedikit waktu untuk menyelamatkan mereka, kenapa mempersulit keadaan sendiri" menyindir dan memberikan isyarat kepada anak buahnya


dua meja di dorong masuk kedalam ruangan mereka dan rose melihat pistol yang berserakan di atasnya


"permainan kita sangat gampang kamu dan aku memiliki waktu tiga menit untuk merakit pistol ini kembali seperti semula tapi setiap satu menit mereka akan melepaskan satu sandra"


"jika aku selesai merakit pistol ini kurang dari satu menit kamu akan melepaskan kami semua?"


"tentu saja aku akan membebaskan kalian semua hidup-hidup jika kamu menang dari ku tapi jika aku yang menang maka mereka semua akan mati termasuk kau" menunjuk ke arah rose


"baik aku setuju"


waktu yang di tentukan sudah di mulai rose dengan cepat mencoba merakit pistol dan ini kali pertamanya rose merakit pistol sendiri

__ADS_1


satu menit telah berlalu dan benar saja Meraka melepaskan satu Sandra rose melihat dengan kedua matanya mama yang dia sayangi mati mengenaskan dari ketinggian sepuluh meter lebih yang membuat rose semakin gerogi dan gelisah merusak konsentrasi nya saat ini


"hahaha... aku menang" tertawa terbahak-bahak


"tidak" menyampak kan pistol yang belum selesai di rakit ke lantai


rose berlari sekencang-kencangnya ke tengah-tengah ruangan untuk menangkap kedua adik nya


rose yang gelisah memilih salah satu dari mereka tapi tetap saja rose tidak bisa menyelamatkan mereka pada akhirnya seluruh keluarga rose mati mengenaskan


"dasar kau wanita pisikopat aku akan membunuh mu" teriak rose sambil berlari untuk menangkap Ling Ling


tapi langkah rose harus terhenti saat kedua pria menghadang dan mendorong rose hingga terjatuh


"aku hanya mengikuti peraturan permainan jadi lebih baik kamu bawa mereka keluar dari sini sebelum aku berubah pikiran, aku memberi kamu waktu tiga menit untuk membawa semua keluarga mu" berjalan keluar dari gedung


boooommm suara ledakan dari lantai atas dan di susul di lantai bawahnya


rose dengan cepat menggendong kedua adiknya keluar dari gedung lalu berlari kembali untuk membawa jenazah mama dan papanya


suara ledakan terus terdengar di lantai atas reruntuhan gedung tidak menghalangi niat rose untuk membawa jasad mama dan papanya keluar dari gedung


"aku harus bisa" teriak rose untuk menyemangati dirinya di detik-detik terakhir rose melihat bayangan kazuya yang masuk kedalam gedung


"tinggalkan mereka" teriak kazuya


"aku tidak akan meninggalkan mereka walaupun aku tidak bisa menyelamatkan mereka tapi setidaknya aku harus memberikan pemakaman yang layak untuk keluarga ku"


Kazuya tidak bisa berkata-kata dengan keras kepala rose saat ini, Kazuya menarik kedua jasad itu dan berlari sekuat tenaga keluar dari gedung yang sudah hampir rubuh


rose mengikuti langkah kaki Kazuya tapi langkahnya terhenti saat sebuah batu jatuh mengenai kepala rose


Kazuya yang sudah berada di luar tidak melihat keberadaan rose membuat dirinya semakin panik


Kazuya berlari masuk kedalam gedung tapi di halangi oleh Haruka


"jangan ke sana bahaya tuan"


"minggir" mendorong Haruka hingga terjatuh di tanah


Kazuya menerobos puing-puing yang hampir menimpah dirinya


"rose di mana kamu?" berteriak memanggil rose


"aku disini" dengan suara lirih


Kazuya yang mendengar segera berlari ke arah suara dan melihat rose yang tergeletak di lantai


"bertahanlah aku akan membawa mu keluar"


"dasar bodoh kenapa kamu kembali ke sini disini sangat bahaya"


"diam dasar wanita bodoh aku tidak ingin kamu kenapa-kenapa bertahanlah" berlari menghindari reruntuhan


(^_^)//(^_^)

__ADS_1


apa rose dan Kazuya akan selamat terus nanti kan episode selanjutnya jangan lupa tinggalkan jejak ya


__ADS_2