Kisah Ku Yang Kelabu

Kisah Ku Yang Kelabu
KKB// sesion 2.


__ADS_3

setelah melihat wajah amora yg tertidur lelap untuk pertama kalinya, " sayang bundha sangat merindukan mu, kata rose sambil mencium kening amora.


" kami juga merindukan mu, kata kenzo yg entah sejak kapan berdiri di depan pintu kamar amora kini pergi meninggalkan amora dan juga rose di dalam sana.


rose tidak mengetahui keberadaan kenzo yg mendengar semua yg rose katakan pada amora,rose keluar dari kamar amora dan kini dia pun kembali kedalam kamarnya.


sambil menunggu amora bangun dari tidurnya rose pun mengerjakan pekerjaan kantornya dan sesekali memberikan kabar kepada kazuya, " hemmm.... sepertinya amora sudah bangun, kata rose sambil melihat jam dinding.


rose berjalan ke arah kamar amor tetapi langkah kakinya harus terhenti sesaat ketika mendengar suara kriss sedang bercanda dengan amora, ada sedikit rasa cemburu di hati rose ketika melihat tawa kriss yg lepas dengan amora.


" andai aku bisa bercanda seperti itu dengan amora menggunakan identitas sebagai ibunya dan bukan pengasuhnya, kata rose dalam hatinya.


tok...tok..tok...tok... " nona boleh saya masuk? tanya rose.


" iya tentu saja... kata amora dari dalam kamarnya.


rose melangkahkan kakinya masuk kedalam kamar, kriss terus menatap rose dengan tajam seakan dirinya ingin menguliti tubuh rose.


" nona waktunya makan siang, apa yg ingin nona makan? tanya rose.


" terserah kamu saja apa pun yg ingin kamu masakan untuk ku, pasti akan ku makan.


rose sedikit terkejut mendengar perkataan amora yg tidak memilih makanan yg ingin dia makan, " baiklah nona akan segera saya siapkan, kata rose.


rose berjalan keluar kamar dan melangkah menuju dapur untuk memasak, rose sangat bingung apa yg akan dia masak karena ini pertama kalinya rose memasak untuk buah hatinya.


******


di dalam kamar amora.


" apa kamu mengetahui siapa pelayan itu? tanya kriss.


" tentu ayah... paman kenzo yg memberitahukan aku, katanya wajah bundha seperti kakak ichi,mangkanya paman kenzo menyetujuinya untuk berada di samping amora.


" apa kamu menyukainya? tanya kriss lagi.


" tentu saja ayah... tapi heeemmm.... apa benar kak ichi itu adalah bundha, jika benar akan sangat bagus kan ayah.


" tentu saja akan sangat bagus jika itu bundha kamu, tapi ayah berharap dia bukan bundha mu... karena akan sangat berbahaya jika ketahuan oleh kakek buyut.


" lalu apa yg harus kita lakukan ayah? tanya amora.


" minggu depan adalah hari ulang tahun bundha kamu, kita akan pergi jalan-jalan keluar kota bersama dengan kak ichi dan Paman kenzo dan ini semua harus sesuai dengan rencana, kamu harus ingat jangan samapai kakek buyut curiga dengan identitas ichi.


" ok ayah tenang saja, kata amora sambil tersenyum.


*********

__ADS_1


di dapur.


rose sudah memutuskan memasak sup jamur kepiting, tempura udang dan vilet ikan salmon dengan saus wasabi, setelah selesai memasak rose menuju kamar amora.


tok...tok...tok...tok... " boleh saya masuk nona?


tanya rose.


" tentu saja kak....kata amora.


rose mendorong kereta berisi makanan untuk amora, " mau kakak suapin? tanya rose.


" tentu dengan senang hati, kata amora sambil tersenyum.


rose sangat bahagia mendengar amora ingin di suapi olehnya dan menghabiskan semua masakan yg rose siapkan sendiri untuk anaknya, " masakan kakak gk kalah dengan koki rumah ini, mulai hari ini amora ingin setiap hari kakak yg masak untuk amora.


" tentu saja nona, dengan senang hati saya akan memasak untuk nona, kata rose sambil tersenyum manis.


setelah selesai merapikan piring kotor di dapur akhirnya rose kembali ke kamar amora, sesampainya di kamar amora rose tidak menemukan buah hatinya, " dimana dia? gerutu rose yg sudah mencari keberadaan amora.


rose keluar dari kamar menuju ruang keluarga tetapi tidak menemukannya juga, terdengar suara tawa dari halaman depan, rose bergegas ke arah suara itu dan benar saja terlihat amora yg sedang bermain dengan kakek buyutnya.


rose meremas erat rok yg dia kenakan untuk menahan dendam kusumat di hatinya, " aku harus bersabar menghadapi rubah tua ini, kata rose dalam hatinya.


rose hanya berdiri dan mentap ke arah dua orang yg sedang bermain, rose memperhatikan setiap sudut rumah ini,


rose sangat mengantuk dan hampir tertidur di tiang teras rumah ini dan sedikit terkejut saat mendengar suara kakek buyutnya, " cari amora di mana keberadaan nya... teriak kakek buyut.


rose segera tersadar dari kantuk nya dan segera mencari keberadaan amora, " kamu dimana nak? kata rose dalam hatinya.


terdengar suara kenzo yg marah-marah dengan pria rubah tua itu, rose tidak mau perduli dengan apa yg mereka perdebatkan saat ini.


rose keluar dari area rumah kriss dan menelusuri jalan setapak, terdengar suara amora yg berteriak tidak jauh dari rumah kriss.


" Amora tunggu bundha, bundha datang sayang... kata rose yg berlari sekuat tenaga ke arah suara teriakan itu.


rose melihat plat mobil sedan yg menarik amora masuk kedalam mobil itu, " amora.... teriak rose, yg tidak menjangkau mobil yg sudah melaju itu.


rose segera mengeluarkan ponselnya dan memberikan signal darurat kepada klan azumi, " nona sikahkan pakai motor ini, kata anggotanya yg selalu berada di sekitar rumah kriss.


" terimakasih, apa kau punya pistol? tanya rose lagi.


" tentu, kata anak buah rose yg kemudian menyerahkan pistol kepada rose.


rose segera mengambil pistol itu dan bergegas menyusul keberadaan amora, rose sudah melempar kan permen karet dengan alat pelacak di mobil penjahat yg menculik amora.


walau sedikit terlambat rose sudah sampai di sebuah rumah kosong dan terkesan akan runtuh, dengan bantuan klan nya rose memasuki rumah itu dan menyergap ke dalam.

__ADS_1


setelah membantai habis anak buah walawan rose naik ke atas atap rumah itu, terlihat wajah amora yg menangis ke takutan.


" lepaskan anak itu.... kata rose.


" kau ingin aku melepaskan nya,kalau begitu kau jatuhkan senjata mu dan lawan petarung ku terlebih dahulu, kata wanita yg menahan amora.


tanpa basa-basi rose meletakan senjatanya dan mulai bertarung melawan anak buah wanita itu, " aku harus bertahan demi amora, kata rose dalam hatinya.


sebelum rose naik ke atas atap rose sudah menyuruh klan nya untuk pergi dari rumah kosong itu, sesuai dugaan kriss sendiri datang untuk menyelamatkan amora.


" rose... teriak kriss kepada wanita miliknya yg terlihat mengenaskan.


rose sangat terkejut mendengar kriss menyebut namanya, rose berpaling dan melihat ke arah kriss.


" kamana kau melihat, kata lawannya saat ini.


buuukkkk.... bogem mentah di terima rose dan membuat rose jatuh tersungkur, " bawa wanita itu kemari, kata wanita yg menahan amora.


" apa yg kau inginkan? tanya kriss.


" sayang apa kau lupa aku? tanya wanita itu.


" aku tidak lupa dengan wajah yg sok suci seprtimu, kata kriss.


" hahahaha.... sok suci kau bilang... kau pria dingin yg tega menghabisi keluarga ku hanya demi kekuasaan, teriak wanita itu.


kriss hanya terdiam tapi apa yg di katakan wanita itu benar, " apa kau tahu aku benar-benar mencintai mu, tetapi kau menghianati ku dan berpaling ke wanita yg bernama rose ini, menujuk ke arah rose.


" apa kau sudah puas bermain-main? tanya kriss sekali lagi.


" cukup.... aku gk akan bertele-tele lagi kau pilih siapa? anak ini atau wanita sialan itu.


kriss hanya diam dan tidak bisa menjawab,


" baiklah kalau begitu aku akan anggap kau lebih memilih kedua orang ini untuk mati.


rose tidak ingin nyawa anaknya dalam bahaya, rose mendorong pria yg ada di sebelahnya dan berlari ke arah amora.


rose menarik tangan amora dan berlari secepat mungkin ke arah kriss, tetapi sayang peluru lebih cepat dari lari manusia.


dddoooorrrr..... " dasar wanita sialan... teriak wanita yg menyandera amora.


(^_^)///(^_^)


jangan lupa like dan komentar nya ya gyus...


mampir juga ke novel dremas ya.

__ADS_1


lllllllluuuuuuvvvvvvvvvvvv you ❤️❤️❤️


__ADS_2