Kisah Ku Yang Kelabu

Kisah Ku Yang Kelabu
KKB//sesion 2


__ADS_3

setelah pertemuannya berakhir dengan kazuya,rose bergegas kembali ke hotel dengan berjalan kaki


sesampainya di lobi hotel rose melihat alex yang sedang berdiri di depan resepsionis seorang pria yang tidak ingin dia temui oleh rose seumur hidupnya


rose menutupi wajahnya dengan topi dan kaca mata yang dia kenakan dan melewati alex begitu saja


rose segera masuk kedalam lift saat pintunya terbuka dan bergegas memencet tombol lantai kamar nya


"semoga dia tidak melihat ku" kata rose di dalam hatinya


sesampainya di lantai enam rose bergegas menuju kamarnya dan membuka pintu dengan cepat


rose bersandar di dekat pintu sambil memegang dadanya entah kenapa dia merasa sesak dan takut saat melihat alex di lobby hotel


kriss yang melihat ada yang aneh dengan wanitanya saat ini bergegas mendekati rose


"selamat datang sayang" memegang tangan rose


"ah..kriss" terkejut melihat kedatangan pria nya


"apa yang sedang kamu pikirkan"


"tidak ada hanya saja tadi pas kembali aku melihat alex di lobby"


raut wajah kriss berubah saat mendengar keberadaan alex di hotel ada rasa khawatir dan juga tidak ingin di usik oleh pria dari mantan kekasih istrinya saat ini


"sudah lah tidak usah kamu pikirkan saat ini jika kamu merasa tidak nyaman dengannya maka kita akan keluar dari sini dan kembali ke mension kita" bujuk kriss sambil memeluk tubuh rose


"apa yang kamu katakan benar kalau gitu besok siang kita keluar dari sini" pinta rose sambil menatap wajah kriss dengan serius


"baiklah sesuai dengan apa yang kamu katakan" kriss menarik tangan rose menuju kamar mereka


rose mengikuti langkah kaki kriss menuju kamar dan saat melihat dekorasi yang di janjikan oleh kriss


rose merasa sangat terharu dengan usaha keras kriss untuk membuat nya bahagia


"terimakasih" memeluk tubuh kriss dan mencium pipinya


"no no bukan terimakasih seperti ini dasar nakal" memukul bokong rose

__ADS_1


rose sangat terkejut melihat kriss yang agresif kepadanya


tanpa basa-basi kriss mencium bibir merah rose dan mengangkat tubuhnya ala bridal menuju ranjang tanpa melepas ciuman yang panas itu


kriss meletakkan tubuh rose dengan perlahan ke atas ranjang dan menindih tubuh rose


rose melepaskan ciuman mereka untuk mengisi paru-parunya yang sudah kehabisan oksigen


"apa kamu huf..punya pengaman sebelum melakukan nya?" tanya rose


kriss tercengang mendengar perkataan wanita nya


"apa kamu tidak ingin memiliki malaikat kecil dengan ku?" menatap rose dengan tajam


"maaf untuk saat ini aku tidak ingin memiliki baby karena kita belum tahu sampai kapan kita akan bersama" tegas rose


"sayang aku akan tetap bersama kamu sampai kapan pun kamu adalah istri ku saat ini lihat cicin yang melingkar di jari manis kita" merebahkan diri di samping rose dan mengangkat tangan rose


rose hanya diam dan menatap dingin ke arah tangan mereka


"kamu harus ingat sekarang kamu adalah nyonya perseon rosella anastasia perseon" tegas kriss


kriss tidak mungkin menundanya lagi karena dia sudah cukup lama bersabar menanti kan momen yang indah bersama dengan rose


"baiklah aku akan membeli nya sekarang kamu tunggu di sini jangan kemana-mana" tegas kriss sambil mengacak-acak rambutnya


kriss keluar dari kamar dan bergegas menuju minimarket yang tak jauh dari tempat mereka dengan terpaksa kriss mengikuti apa yang dikatakan oleh rose


kriss yang sudah kembali dari minimarket memandang sinis ke arah tangannya terlintas pikiran nya yang jahil dengan senyuman mengembang di wajahnya


kriss menyabotase pengaman yang dia beli dari minimarket


setelah selesai dengan apa yang dia lakukan kriss bergegas masuk kedalam kamar, alangkah terkejutnya kriss saat melihat wanitanya berdandan dan berbaring di atas ranjang dengan pakaian tidur sexy


terlihat jelas dalaman apa yang di kenakan rose saat ini kriss berjalan mendekati ranjang dan mendekati rose


ciuman panas kini terjadi lagi di antara mereka tangan kriss dengan cekatan meraba gundukan sintal milik rose


kriss melepaskan ciuman mereka yang panas dan terus menciumi rose tanpa terlewat sejengkal pun

__ADS_1


Kriss tidak lupa meninggalkan jejak kepemilikan di setiap inci tubuh rose suara ******* yang membangkitkan gairah birahi di antara mereka bergema di setiap sudut ruangan


kriss melepaskan seluruh pakai yang di kenakan oleh rose dan juga melepaskan pakaian yang dia kenakan


kini tidak ada satupun benang dan penghalang di antara mereka


kriss memeras memilin dan menikamati gundukan sintal yang membuat kriss semakin bergairah


"ah kriss" teriak rose saat kriss memilin pu*ing milik nya


kriss semakin bersemangat saat mendengar ******* rose yang memanggil namanya tangan kriss meraba terus kebawah hingga memegang mrs v


kriss turun ke bawah dan menikmati mrs v yang dia tunggu-tunggu selama bertahun-tahun


"ah kriss" merasa geli


kriss terus menikmati dan berdiam di sana untuk beberapa saat


kriss memakai pengaman yang dia beli di minimarket tadi dengan perlahan memasuki liang surgawi yang dia dambakan


kriss memaju mundurkan pinggulnya dan membuat ritme di dalam sana yang membuat rose semakin terlena dengan apa yang di lakukan kriss


kriss yang sudah ingin melepaskan seper*a kedalam rahim rose dengan kuat menyentak pinggulnya agar lebih luasa


kini mereka sampai pada klimaksnya,ac yang dingin sudah tidak terasa dan nafas yang tidak beraturan serta kringat yang membasahi tubuh mereka saat ini


"terimakasih" kata kriss sambil mencium kening rose


rose hanya diam dan tersenyum manis ke arah kriss yang menandakan bahwa dirinya juga sanagat bahagia saat ini


kriss memeluk tubuh rose dengan lembut untuk beberapa saat sebelum kriss memulai aksi tempurnya kembali


rose hanya diam dan mengikuti apa yang di inginkan oleh kriss hingga beberapa kali sampai rose tertidur karena lelah melakukan olahraga yang menguras stamina nya


kriss membelai rambut rose dengan lembut dan menatapnya dengan penuh rasa sayang lalu meninggalkan rose di kamar untuk istirahat


(^_^)//(^_^)


jangan lupa tinggalkan jejak kalian terimakasih

__ADS_1


__ADS_2