Kisah Ku Yang Kelabu

Kisah Ku Yang Kelabu
sesion 3


__ADS_3

kazuya duduk di lantai sambil menerima cambukan dari papa nya


"kamu tahu kesalahan kamu apa?" terus mencambuk


"aku tahu dan aku tidak akan menyesal" bersikap keras kepala


"baiklah sudah cukup,ini hukuman untuk mu karena bersikeras membesar anak orang lain. kelak jika anak itu lahir maka dia harus mengikuti keluarga kita dan jika kamu memiliki anak lagi,hanya anak itu yang boleh mewarisi keluarga ini!" berjalan pergi


Adam yang melihat kazuya yang berlumuran darah segera membantu kazuya berdiri dan duduk di sofa


"dasar bodoh" menyindir sambil mengoyak kemeja yang di kenakan


"terserah kamu mau bilang apa!" tidak perduli


"aku tahu kedua orang tua mu sangat tegas tapi mereka juga sangat sayang sama kamu,sebab itu membiarkan kamu menikah dengan wanita itu"


"aku tahu... apa yang terjadi di sini kamu jangan memberitahu rose,aku tidak ingin dia sedih" menahan sakit


"dasar bodoh" menyindir


"hahaha...kamu juga akan bodoh jika jatuh cinta Adam" meledek


"impossible" menyipitkan matanya


Adam mengobati semua luka-luka nya dan beberapa hari tidak menemui rose, setelah kedua orangtuanya pergi meninggalkan kastil kazuya menemui rose


" Hay sepertinya kamu sangat menikmati waktu sendirian tanpa ku!" berjalan mendekati rose


"kazuya" berlari kepelukan kazuya


"apa mereka menyusahkan kamu?" membalas pelukan


"tidak...mama dan papa sangat baik dengan ku dan mama banyak memberikan pelajaran bagaimana cara merawat bayi." merasa bahagia


"benar kah?" tidak percaya


"tentu saja benar,tapi kemana saja kamu beberapa hari ini?" melepaskan pelukannya


"aku ada sedikit pekerjaan dan aku menitipkan kamu ke mereka kami tidak marah kan?" khawatir


"aku tentu saja marah" wajah cemberut


"maaf ya my lady" mengeluarkan kalung dan memakai kan ke leher rose


"kalung yang sangat indah!" melihat liontin


"apa kamu suka?" menanti jawaban


"sangat suka!" tersenyum manis

__ADS_1


"ayo kita berjalan di tepi pantai sebentar lagi akan ada sunset" mengandeng tangan rose


rose mengikuti kazuya sampai tepi pantai dan berjalan mengelilingi pulau sambil menunggu matahari terbenam


"rose lihat sunset" menunjuk matahari


"indahnya" menatap dengan senyuman manis di wajah


ckerek suara kamera


"kamu mengambil foto ku diam-diam!" merasa kesal


"aku hanya ingin menepati janjiku, ayo berpose lagi!" memberi aba-aba


rose mengikuti perkataan kazuya dan mengambil beberapa foto


"kazuya ayo kita foto bersama" menarik tangan kazuya


"baiklah" merangkul tubuh rose dan mengambil foto


anak buah yang mengikuti kazuya diam-diam segera keluar saat kazuya memberi kode


"tolong foto kami!" memberi perintah


mengangguk kan kepala dan mengambil beberapa foto mereka


"ayo kita pulang,aku sudah menyuruh koki untuk memasak beberapa makanan yang kamu suka!"


"semua makanan ini!" merasa tidak percaya


"semua ini makanan yang kamu suka,ayo silahkan di coba!" menarik kursi untuk rose duduk


rose menyantap makanan yang ada di hadapannya dengan lahap


"bagaimana rasanya?" menanti jawaban


"sangat nikmat!" makan dengan lahap


"bagus lah setelah makan kamu istirahat ya!"


"hemm kazuya apa malam ini kamu akan tidur di kamar ku?" sedikit khawatir


"tidak untuk beberapa hari kedepan aku akan tidur di kamar ku sendiri!"


"hemm baiklah" merasa kecewa


"seperti nya kamu terlihat kecewa!"


"tidak aku tidak kecewa" berdiri dan pergi

__ADS_1


kazuya hanya melihat rose pergi dan tidak ingin menahannya


"apaan pria itu dia sama sekali tidak mengejar ku,jika dia berani masuk ke dalam kamar aku akan memukulnya" mengerutu sepanjang jalan kembali ke kamar


kazuya yang sudah selesai makan segera menyuruh orang bawahnya untuk membersihkan meja makan, kazuya kembali ke ruang bawah tanah terlihat wajah wanita yang sudah pucat pasif


"apa dia masih hidup?" menanyakan bawahan nya


"masih tuan"


kazuya berjalan semakin dekat dengan Haruka


"Tuan tolong lepaskan saya,saya tidak bersalah" berteriak-teriak


"kamu masih tidak mau mengakui kesalahan mu!" tatapan membunuh


"tuan aku melakukan hal yang benar,ini semua demi kebaikan tuan wanita itu tidak pantas untuk tuan"


"lalu katakan siapa yang pantas menjadi istri ku?"


"tentu wanita dari keluarga baik-baik bukan seperti wanita itu!" percaya diri


"tuan pasti sangat sayang padaku dan orang-orang ini yang sudah menyiksaku, aku akan menyuruh tuan untuk menghabisinya. sekarang aku akan katakan kalau aku lah yang pantas menjadi istri tuan" berkata di dalam hati


"lalu siapa wanita baik-baik itu" tatapan ingin membunuh


"tentu saja aku tuan,aku sangat setia dan aku juga berasal dari keluarga bangsawan!" sangat percaya diri


"hahahaha ambisi kamu sangat tinggi" mencengkram rahang Haruka dengan kuat


anggota yang melihat mengerti apa yang ingin di lakukan kazuya


dua orang bawahan kazuya mencengkram rahang Haruka dan mengeluarkan lidahnya, dengan keji kazuya memotong lidah itu dan membuangnya ke dalam bara api yang panas hingga tercium daging yang di panggang


Haruka tidak bisa berbicara darah segar mengalir keluar dari mulutnya,"AAaa...uuu..aaa" kata-kata yang tidak jelas


"kenapa tuan melakukan hal seperti ini,kenapa aku harus menderita seperti ini. aku akan membunuh wanita ****** itu untuk membalaskan amarah ku!" berkata di dalam hati


"hanya wanita sampah seperti mu aku sama sekali tidak ingin melihat mu walau sejenak, dan kamu harus bersyukur aku tidak membunuh mu karena memandang keluarga mu jika kamu berulah lagi aku akan benar-benar menghabisi nyawa mu!" berjalan keluar


kazuya berjalan kembali ke kamarnya dan membersihkan dirinya, lalu menyuruh Adam untuk membalut luka lama dan luka baru nya


kazuya mengikuti perkataan papa nya yang memerintah kazuya untuk menghabisi klan yang membangkang dan ingin memberontak,luka baru yang di sebabkan peperangan dan hampir membunuhnya


"nyawa mu cukup banyak ya, bahkan bekas tembakan di dada ini mulai meradang dan kamu bersikeras ingin kembali untuk melihat wanita itu. nama mu seharusnya di ganti menjadi inu baga (anjing bodoh)"


"diam lah atau kau juga ingin ku cabut lidah mu agar tidak berisik lagi" mengancam


"hahaha....kamu tidak akan membunuh ku selama aku masih berguna untuk mu!" percaya diri

__ADS_1


"berisik...keluar lah dari kamar ku" memakai kemeja


Adam berjalan luar kamar sambil tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi kazuya yang kesal tapi tidak bisa berbuat apa-apa


__ADS_2