
pagi ini rose terbangun di pelukan mamanya rose melihat kanan dan kiri yang berbeda tidak seperti biasanya
"dimana ini?"cicit rose
rose mencoba mengingat kembali kejadian semalam,"oh ya aku ingat kami sekarang di rumah sakit" kata ku di dalam hati
rose melihat bi ijah mendatanginya dengan membawa sarapan lontong dan nasi gurih ke sukaan rose,roseyang melihat segera berlari dengan cepat mendekati bi ijah
"bi..bi itu apa?"
"ini sarapan buat kita non nasi gurih ke sukaan non"
"asyikkk rose jugak udah lapar bi makasih y bi, bibi emang yg terbaik hehehe"
" sayang jangan lari-lari gitu dong di sini bukan seperti di rumah sayang, ayok ikut mama ke toilet cuci muka dulu terus gosok gigi sebelum sarapan"
"hhhmmmm... ya mama"
"nah gitu dong baru namanya anak mama, bi saya pergi dulu ya ke toilet kamu kalau lapar sarapan aja duluan dan tolong buat kan susu untuk rose y bi"
rose pun pergi bersama mama ke toilet untuk bersih-bersih, di tengah perjalanan ke toilet mama melihat punggung seseorang yg familiar untuknya
mama mencoba mengejar laki-laki itu sambil menggendong ku,mama terus berlari dan hampir terjatuh
lalu mama berhenti dan sedikit ling lung terlihat jelas di wajahnya melihat sosok pria yg tampan dan familiar di depan matanya sedang mebawa seorang wanita hamil memeriksa kandungan di ruangan ibu dan anak.
mama terus bergumam yg tidak jelas dan tidak ku mengerti
"aku yakin itu pasti mas dimas tapi ngapain dia di sini dan siapa wanita itu,ya Allah semoga apa yg ku lihat ini tidak benar, semoga saja aku salah lihat"
mama terus bergumam yg tidak jelas dan kulihat mama mengeluarkan ponsel dari saku celananya,mama sibuk mengetik dan terdengar suara bi ijah yang memanggil
ternyata mama menyuruh bi ijah untuk menjaga ku sedangkan mama menunggu seseorang laki-laki yang miril dengan suaminya keluar dari ruangan ibu dan anak
"sayang kamu ke toilet sama bi ijah ya mama masih ada urusan sebentar di sini"
"iya ma"
"gitu dong anak mama yg satu ini emang yg paling pintar, bi tolong bawa rose ke toilet ya saya masih ada urusan di sini"
"baik nyonya,ayo non kita pergi ke toilet sama bibi"
rose pun pergi meninggalkan mama sendirian di sana, dari kejauhan rose melihat mama sedang gusar menunggu di depan ruangan ibu dan anak
__ADS_1
rose terus melihat ke arah mamanya hingga tidak terlihat lagi olehnya setelah 20 menit pergi mama kembali sambil menangis.
"ada apa mama kok mama nangis?"tanya rose heran
"mama gak papa sayang, kamu udah sarapan sayang?"
"udah ma, mama sarapan belum kalau belum ini lontong kesukaan mama"memberikan bungkusan
"mama gak lapar sayang tadi mama udah sarapan"
rose terdiam mendengar perkataan mama dan masih menatap mama yang sedang menahan genangan air matanya.
" mama ini sarapan nya mama makan dulu ya" bujuk rose
" tidak sayang mama belum lapar"
"sedikit saja ma biar rose suapin ya pasti entar mama jadi lapar karna rose yang suapin mama"
mama terdiam dengan apa yg rose katakan, dan air mata yang sudah di tahan nya sedari tadi tumpah membasahi kedua pipinya, akhirnya mama makan dengan lahap.
"makasih ya sayang udah mau suapin mama makanan yang kakak suapin emang enak banget" puji mama kepada rose
"iya dong siapa dulu"
"anak mama dong"
tiba-tiba mama memeluk dengan erat lalu mendekap rose dengan sepenuh hati seakan-akan takut kehilangan rose
flashback on
mama terus berdiri dari ke jauhan dan melihat ke ruangan ibu dan ank, mama terus mencoba menghubungi suaminya tapi tetap tidak ada jawaban
mama mencoba mengirimkan pesan pada suaminya dan bertanya di mana dia sekarang, mama terus mencoba menelpon tapi tetap nihil.
"ya Allah cobaan apa lagi sekarang semoga apa yg kulihat tadi itu bukan suamiku ya Allah" gumam mama pada dirinya sendiri
setelah 15 menit menunggu akhirnya pasangan itu keluar dari ruangan,
mama mengejar dengan langkah cepat dan tegas sesampainya di tempat parkir mobil
mama melihat mobil berwana silver dengan plat yang dia kenal
"ternyata benar suami ku ya Allah"
__ADS_1
tanpa pikir panjang mama langsung menarik lengan jas pria itu dan dia pun melihat ke arah mama dengan terkejut.
"ya Allah mas ngapain kamu di sini dan siapa wanita ini mas?" tanya mama
"awas minggir aku mau pergi" menghempaskan tangan istrinya
"kamu gak boleh pergi gitu aja jelasin sama aku mas, siapa wanita itu dan apa hubungan kalian!"
"aku bilang pergi kamu dari sini dan lepas kan tangan kamu sekarang jugak
dari baju aku"
"ya Allah mas aku ini istri kamu kenapa kamu kasar banget sama ku mas, mas aku udah coba nelpon kamu dari semalam tapi kamu ke mana aja dan sekarang kamu di sini bersama wanita lain.kamu gak tau kan anak kita rasell sekarang masuk ICU sedangkan kamu di sini gak perduli sama kami, laki-laki macam apa kamu mas"
"stop berdebat nya aku capek dan muak liat kamu, sekarang minggir"
mas dimas mendorong mama lalu masuk ke mobilnya tidak memperdulikan kan mama yang menggedor-gedor kaca mobil
papa terus melakukan mobil dengan kencang mama melihat mobil yg familiar itu pergi menjauhinya hingga tak terlihat lagi.
flashback off
rose meihat mama meneteskan air matanya rose mengusap air mata mama dengan tangan mungil nya
"mama jangan nangis terus dong, mama kan pernah bilang sama rose kalau rose cingeng dan suka menangis ntar muka rose jadi jelek dan mata rose akan bengkak seperti mata kodok.mama mau ntar wajah mama jadi jelek dan gakcantik lagi"
"iya sayang mama gak akan nangis lagi mulai sekarang, sayang kalau mama ajak kamu pergi ninggalin papa kamu mau kan"
" kenapa kita harus pigi ninggalin papa ma, kasian papa dong ma sendirian"
"gak apa sayang kita pergi pun papa gak akan sendirian di sana karena papa udah gak sayang lagi sama kita"
"kenapa gak sayang ma rose kan gak pernah nakal dan gak pernah cingeng lagi ma kenapa papa bisa gak sayang lagi sama rose?"
"sayang sekarang kamu belum mengerti,tapi suatu hari nanti kamu akan mengerti sayang"
mama memeluk rose lagi dan mencium kening rose dengan penuh kasih sayang
(^_^)///(^_^)
ok guys thanks banget udah baca novel ku tunggu ke lanjutannya ceritanya ya, jangan lupa like π dan klik faforit yg gambar hati β€οΈ
jangan lupa dukungannya dengan memberi poin atau koin nya jugak boleh.
__ADS_1
thank you so much for watching Al see you on my nex episode novel by by by π