KRISNA (JODOH PILIHAN AYAH)

KRISNA (JODOH PILIHAN AYAH)
11. Monday is a Money day


__ADS_3

I like Monday, Monday is a Money day. Waktunya nyari duit. Athena menyemangati diri.


Bergegas dia memasuki kantor. Sesampainya di lobi beberapa pasang mata nampak memperhatikannya, menatap penuh arti.


"Dia beneran batal nikah ya?"


"Kasihan banget si, emang lelaki kampret."


"Katanya saking emosinya si Athena sampai banting tu cowok. Kalau aku, udah pasti pengin ngulek tu muka cowok jadi sambel terasi."


"Jangan - jangan si cowok selingkuh gegara KDRT?"


"Maksud lo?"


"Ceweknya jago judo mba, emosi dikit main banting,"


"Kayaknya ga deh, si embaknya pinter nahan emosi, tapi kalau lihat tunangan selingkuh, ga ada sabar - sabar. Setuju banget aku. Hajar"


"Ehem!!!" Atha berdehem sambil melewati gerombolan penggosip. "Bubar.... pagi-pagi dah nggosip aja."


"Eh.... temen kamu beneran batal nikah, Tha?" bukannya bubar malah ada yang minta konfirmasi.


"Nanya aja ama orangnya, tuh...." Artha menunjuk punggung Athena yang masih nampak.


"Ye.... mana berani nanya, hal sensitif gitu..." akhirnya mereka bubar.


Athena tahu, dia sudah merasa jadi pusat perhatian sejak langkah pertamanya memasuki lobi. Tatapan penuh kekepoan menyerangnya. gemetar juga sebenarnya. Tapi jalan ga boleh goyah, harus tegak. Angkat dagu sedikit jangan lupa tebar senyum pada mereka yg kepo.


"Huh... " Athena mengembuskan nafasnya sambil bersandar di tembok setelah melewati lobi, seolah habis melewati 3 lantai dengan menaiki anak tangga. Matanya menangkap sosok yang dia ragu.

__ADS_1


"Dayu?" ujarnya pelan. Yang punya nama menoleh.


"Hai, ketemu lagi kita...." senyumnya sumringah. "Kerja di sini?"


Athena mengangguk. "Iya, kau?"


"Aku juga, ini hari pertamaku." Dayu menghembuskan nafasnya kasar. "Agak grogi juga, untung ada yang kenal."


Athena tersenyum. "Hari pertama masuk kerja emang bikin deg-degan."


"Artha kerja di sini juga?"


"Iya, beda divisi."


"Wah.... Soulmate banget kalian."


Athena tertawa. Di sisi lain, Dayu merasa bertemu dengan orang yang berbeda. Kemarin gadis itu lebih banyak diam, tapi hari ini nampaknya dia lebih siap menghadapi harinya.


"Kamu di bagian apa?" tanya Dayu kemudian.


"Aku di bagian marketing."


"Wah... angkat tanganmu!" ujar Dayu.


"Kenapa?" tanya Athena bingung sambil mengangkat tangan kanannya.


"Tos....!" Dayu menepuk tangan di depannya. "Kita di bagian yang sama."


"O ya...?!" mau tak mau Athena tersenyum juga. "Yuk, masuk...!"

__ADS_1


Dayu mengikuti langkah Athena dengan berjalan di sampingnya.


"Wow.... siapa ini???" serbu Artha yang tahu tahu sudah ada di hadapan Athena dan Dayu.


"Hai.... " sapa Dayu. "Ini hari pertamaku, aku kerja di sini."


"Wah.... kita akan banyak ketemu nih." seru Artha.


"Aku ke bagian HRD dulu ya...." Dayu beranjak.


"Na, Dayu sekarang kelihatan berwibawa ya..." ujar Artha.


"Yang kemarin?"


"Yang kemarin adalah, orang ganteng lagi liburan." Artha berkata dengan mantap.


Athena smirk, dan berlalu.


"Na, tunggu." Artha mengejar sahabatnya.


"Na, kalau Dayu naksir kamu, terima aja ya...!" ujar Artha. "Bales tuh nenek sihir. Buktiin kamu bisa dapet yang lebih baik dari kampret yang dia rebut."


Athena tertawa, "aku terima atau ga, bukan karena embak yang itu. Tapi karena aku yang memang mau nerima. Bukan urusan balas membalas, Tha."


Artha dapet tausiyah sepagi ini.


"Pembalasan terbaik adalah kita bahagia, menjalani hidup dengan baik, ga usah urusan lagi, ga usah ambil pusing lagi, ga usah saingan - saingan lagi. Titik!"


"Iya, bu guru. Baik saya mengerti." timpal Artha, membuat sahabatnya tertawa.

__ADS_1


to be continued...


__ADS_2