KRISNA (JODOH PILIHAN AYAH)

KRISNA (JODOH PILIHAN AYAH)
47. Gamon


__ADS_3

Disisi lain kebahagiaan Dayu dan Athena ada Baruna yang sedang menyusun rencana mendapatkan Athena kembali.


'Tha, apa kabar?' tanya Baruna melalui aplikasi chatting.


'Wow....siapa ini? 😱😱😱😱' jawab Artha.


'Dih... sombong banget. Gue lah ... Baruna.'


'Udah ga usah basa basi, Athena dah happy. Ikhlasin aja...'


'Gue nyesel, Tha...'


'Gue kagak dong, hendak berterima kasih malah sama kamu...'


'Ngapain berterima kasih?'


'Terima kasih banyak, sebanyak sakit hati yang kamu berikan sama Athena. pokoknya terima kasih elo dah tinggalin Athena, gitu aja...'


'Aku mau sembuhin sakit hatinya Nana, Tha...'


'Wadduh... ga usah repot-repot bang. udah sembuh kok, udah dapet obat mujarab, lebih dari yang elo bisa kasih.'


'Beneran, Tha. Gue ga bisa kayak gini terus. Hati gue sakit banget. Berasa ada yang hilang. Dan bodohnya aku adalah terlambat menyadari bahwa Nana sangat berharga. Dadaku sesak mengingat semua kebahagiaan kami dulu...'


'suka-suka elo aja... bye!!!'


'Tha, minta nomernya Athena ya....'


Artha malah melempar hpnya ke meja lalu beranjak.


"mampus aja lo...!" seru Artha sebel.


"Putus, Tha?" tanya Dita teman sekantornya.


"Hah...!! lo ngedoain gue?"


"Nanya doang kak...." ujar Dita kalem.


"Ga elo, ga Athena. sama aja. Demen bgt doain gue putus," Artha sewot.


Di seberang sana Baruna kesal sendiri. Susah payah dia chat Artha malah dicuekin begini.

__ADS_1


"Sayang, makan siang diluar yuk..." sapaan manja yang sudah begitu akrab ditelinga menghampiri Baruna.


"Aku lagi ga enak badan, Sayang..." jawab Baruna bohong.


"Ya ampun... kenapa? Udah ke dokter?" Deasy nampak cemas.


"Cuma ga enak badan, sayang. Bukan sakit. istirahat sebentar juga enakan..." sanggah Baruna.


"Baiklah, kalau begitu pulanglah. Istirahat dengan baik. Nanti malam aku ke rumah" ujar Deasy.


Dalam hati Baruna bersorak girang. Mudah sekali membohongi gadis ini, batin Baruna.


Tak lama kemudian Baruna sudah berada di belakang kemudi. Dengan senyum sumringah dia memantapkan tujuannya.


***


***


***


Hampir jam makan siang ketika Dayu menghampiri gadis cantik yang justru menatap tajam tak menyukai kehadirannya.


“Na, kok cantik banget sih…” di mata Dayu, istrinya itu sungguh menggemaskan.


“Mau ngajakin kamu makan siang,” jawab Dayu.


“Kalau saya ga mau?”


“ Aku paksain…”


“Udah, Na… terima aja,” sahut Meta dari mejanya.


“Terima kasih dukungannya ibu Meta,” Dayu mengacungkan jempolnya.


Athena mati kutu. Menatap sebel ke Dayu dan kemudian berlalu.


Dayu tertawa dan mengikutinya.


Agak jengah diperlakukan begitu, Athena menuju lobi. Lebih baik makan diluar kayaknya. Makan di kantin malah si Dayu makin sengaja bikin heboh penghuni satu kantor.


Sesampainya di lobi gadis itu makin jengah, menemukan sesosok pria lain yang dengan senyum tak tahu malu menyodorkan sebuah buket bunga untuknya. Athena menatap datar tamu tak diundang itu.

__ADS_1


Dayu yang yang berada di belakang Athena tersulut emosi. Dirampasnya buket bunga itu kemudian dilempar keras-keras ke tubuh Baruna.


Baruna sepertinya sudah siap, dia hanya tersenyum. "Aku tidak akan menyerah...!!"


Dayu membuka kancing lengan panjangnya, lalu menggulungnya sampai ke siku. Begitupun Baruna, dia mengambil posisi untuk menerima serangan dan siap membalas.


Athena menghela nafas, lalu dengan santai berjalan diantara keduanya.


"Na, mau kemana?" tanya Dayu.


"Makan siang, kalau kamu mau berantem lanjut aja...." ujar Athena sambil berlalu.


Dayu mengepalkan tinjunya ke arah Baruna. "Dasar gamon....!"


Baruna terdiam, melihat Dayu setengah berlari menyusul Athena. "Gamon?"


"Gagal move on... Di cuekin yak?" celetuk Artha sambil tertawa.


Baruna melihat sekeliling... banyak yang memperhatikannya. Sampai titik ini dia merasa malu. Coba tadi berantem sekalian...


"Udah nyerah aja..." saran Artha sambil berjalan keluar. menyelamatkan Baruna dari tatapan orang sekitar.


"Sebelum janur kuning melengkung, Tha. Aku ga akan tinggal diam."


"Terus, lo mau teriak-teriak? Kan elu-nya yang bikin masalah. Ngapain ga terima..."


"Gue nyesel, tau ga?!!"


"Ga dong... yang gue tahu saat ini Athena bahagia sama Dayu."


"Belum menjamin apa-apa. Athena itu sangat mencintai aku..."


"Betul, belum menjamin apa-apa. Dulu Athena sangat mencintai kamu, dan percaya sama kamu. Tapi itu tidak menjamin kamu bersyukur dan membalasnya dengan kesetiaan. Hari esok adalah rahasia."


"Kok kamu jadi gitu, Tha?"


"Udah dari dulu, silahkan bapak Baruna. semoga hari anda menyenangkan..." Artha mempersilahkan Baruna pergi setelah sampai di pintu keluar.


Baruna tertegun.


to be continued...

__ADS_1


maaf baru update... 🤗🤗🤗


__ADS_2