KRISNA (JODOH PILIHAN AYAH)

KRISNA (JODOH PILIHAN AYAH)
15. Dua Kepribadian


__ADS_3

Beberapa hari berlalu. Athena benar - benar menyaksikan dua orang Dayu yang berbeda. Dayu di tempat liburan yang ramah dan banyak senyum, dan Dayu di kantor yang tegas, dingin, dan perfeksionis. Hanya ada satu persamaan. Tampan. Athena merasa canggung. Dan sesegera mungkin melupakan Dayu yang dia temui saat liburan.


Athena bersiap, hari ini jadwalnya kunjungan ke counter - counter yang menjual produk mereka. Setelah memastikan file - file tidak ada yang teringgal gadis itu segera berjalan ke lobi. Tidak lupa mengisi form keluar yang wajib diisi saat karyawan meninggalkan kantor pada saat jam kerja. Setelah itu ke parkiran, ambil motor dan berangkat.


“Mau kemana, Na?” tanya seseorang saat di parkiran.


Athena menoleh ke sumber suara. “Selamat pagi, pak. Saya ada tugas luar ke counter - counter untuk follow up program.”


“Bareng aja yuk, aku juga mau keluar.”


”Terima kasih, pak. Saya berangkat sendiri saja.” Tolak Athena.


Dayu kemudian memegang kedua bahu Athena dari belakang dan mendorongnya ke mobil yang tidak jauh dari mereka. Athena sempat berontak, tapi kalah kuat.


Dayu membuka mobilnya dan mendudukan gadis itu di kursi depan. “Jangan kabur.”


Dayu kemudian berjalan memutar dan duduk di belakang stir. Athena masih terpaku. Jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya.


“Malah ngelamun….” Dayu kemudian memasangkan seat belt Athena, wajah mereka sangat dekat. Athena membeku. Jantungnya hampir berhenti. Setelah selesai Dayu memandang Athena, gadis itu nampak salah tingkah. “Santai, Na. Kita di luar kantor.”


“ng… iya pak.” jawab Athena ragu.


“Kalau di luar jangan panggil pak dong. Berasa tua nih….” Dayu mulai menjalankan mobilnya. “Kamu kaget ya, ternyata Dayu orangnya galak. Untung tampan.”

__ADS_1


“hiks…” Athena tiba - tiba ceguken.


“Ya ampun, kamu ga setuju aku tampan?”


“Bu… bukan begitu, tapi…”


“Oke fix, kamu setuju aku memang tampan.”


Athena memandangi atasannya bingung. Ini orang memang bipolar apa gimana ya???


Dayu tertawa, “Ayolah, Na. Jangan kaku begitu…. aku sudah stres dengan pekerjaan kantor. Pengin lihat kamu tersenyum, biar moodku makin bagus.”


”Sebenarnya kamu siapa?” Athena memberanikan diri.


“Aku?” Dayu menunjuk dirinya sendiri. Athena mengangguk. “Kenalkan, namaku Dayu Mahendra, umur 29 tahun, hobi travelling + fotografi. Kapan - kapan liburan bareng lagi yuk….?”


“Apa aku begitu menakutkan saat di kantor?” tanya Dayu.


“Bukan menakutkan. Tapi sangat profesional. Aku bahkan heran, bisa kayak gitu ya?? kayak ketemu dua orang yang berbeda,” jawab Athena.


Dayu tertawa, “Harus gitu, Na. Persaingan kerja makin ga masuk akal, ditambah koneksi jabatan orang - orang penting. Udah kayak perang pokoknya.”


“Iya sih…”

__ADS_1


“Kalau di kantor memang aku sengaja cuek, Na. Aku ga mau kamu jadi bahan gosip,”


“Lah…. udah kok. Gegara hari pertama itu kita makan di kantin.”


Dayu tertawa. “Aku juga bingung, Na. Disatu sisi aku seneng banget ketemu kamu, disisi lain aku harus profesional. Ga boleh kelihatan pilih kasih. Menghargai sesuai prestasi.”


“Iya sih, lebih baik begitu. Dan juga aku ga siap dengan banyak gosip.”


“Emang ada ya? Orang yang siap menghadapi gosip di kantor??” Dayu sangat mengerti keadaan Athena.


“Ehm………… iya juga ya, mana ada orang siap digosipin,” Athena tertawa ringan.


Dayu menatapnya sekilas, lalu tersenyum. Ingin rasanya membuat gadis itu selalu tersenyum.


“Mikirin apa?” tanya Athena.


“Kamu. Cantik kalau tersenyum,”


“Semua wanita pasti cantik mas…. “ kilah Athena. “Kita dah sampai nih, eh…. kok kamu tahu kita ke mall ini?”


Dayu mengedipkan mata kirinya.


“Wah… kamu memanfaatkan kekuasaan ternyata.”

__ADS_1


Dayu tergelak, “Cerdas…!”


to be continued...


__ADS_2