KRISNA (JODOH PILIHAN AYAH)

KRISNA (JODOH PILIHAN AYAH)
30. Ayah calling part 2


__ADS_3

Hari Sabtu Minggu Athena jaga kafe, bareng Artha tentunya. Kafe itu milik mba Ridha kakaknya Artha. Lumayan kerja part time. Ngisi waktu Sabtu Minggu kalau ga mudik.


Jam 23.00. Athena sudah siap memejamkan mata ketika handphone-nya berdering.


Ayah Calling...


"Assalamualaikum, Ayah."


"Wa'alaikum salam, belum tidur, Na?"


"Belum yah, tadi bantuin kafenya mba Ridha. Ayah apa kabar? Ada apa telp malem-malem?"


"Na, tadi ada teman ayah silaturahmi ke rumah, dia datang bersama anak laki-lakinya...."


Deg. Jantung Athena tiba-tiba berdetak kencang. Feeling not good.


"Sepertinya dia tertarik denganmu, Na. Dia serius sekali mengamati foto wisuda dan beberapa foto lain yang ada di ruang keluarga. Bahkan dia melihat-lihat album foto juga."


Jantung Athena makin irregular.


"Ayah lantas bertanya, apa dia sudah punya pacar, katanya belum. Kemudian Ayah bertanya lagi apakah dia mau kalau dikenalkan sama kamu, dia jawab. Saya dijodohkan juga mau pak. Masya Allah nak. Dia orang baik, orang tuanya baik. Ayah percaya dia akan menjagamu."


"Iya ayah..." Athena tak tahu harus jawab apa.


"Ayah tidak mau kamu dipermainkan lagi. Ayah kemudian meminta dia untuk ijab Kabul sekalian. Alhamdulillah... orang tuanya setuju. Selamat ya, nak. Kamu sudah jadi seorang istri. Mahar pernikahanmu seadanya karena mereka juga tidak menyangka akan secepat ini."


Athena merasa dunia berputar terlalu cepat. Tubuhnya seperti terpisah satu satu. Kepala dimana, tangan dimana, jantung dimana, kaki entah dimana. Ga ada yang sinkron.

__ADS_1


Kepalanya berputar-putar, tangannya gemetar, jantung serasa hendak melompat keluar, dan kaki sangat lemas. Berdiri mengambil air minumpun tak sanggup.


Aku sudah menikah? dinikahkan oleh ayahku. Dan aku tidak tahu siapa suamiku, bagaimana dia, seperti apa dia...


"Na, halo..." ujar Ayah dari seberang.


Athena masih diam. Shocking.


"Na... Halo..."


"Iya, yah. Nana mendengarkan."


"Syukurlah, Ayah tidak memaksa. Ayah hanya ingin ada tanggung jawab dari pihak laki-laki dan juga kalian tidak bermaksiat. Kalau setelah bertemu kalian merasa tidak cocok dan memutuskan untuk tidak lanjut ya gapapa."


"Iya, yah...."


"Namanya Krisna, mahar pernikahan kalian emas batangan 50gr. Dia akan menghubungi kamu, tadi Ayah sudah memberikan nomer telpon kamu." kemudian ayah membacakan doa untuk pernikahan. Dan menutup panggilannya.


"Ra, gimana ceritanya?" tanpa salam Athena nodong adiknya.


"Idiiih.... penganten baru, ucap salam dulu dong...!" Rara sengaja meledek kakaknya.


"Ra.....!" seru Athena.


Rara malah ngakak bahagia. "Mba pokoknya jos gandos lah. Bukan apa-apanya mas Baruna. Jauuuuuuuh. Ganteng, humble, welcome banget sama kita. Orang tuanya baik, paket komplit pokoknya."


"Ada fotonya?"

__ADS_1


"Video ijab kabul juga ada. Tapi..... kata mas Krisna, jangan kasih tau dulu. Ntar biar mas Krisna ketemu langsung aja, trus nonton video itu berdua. Biar romantis gitu..."


"Kamu terima suap dari orang itu?"


"Iya dong... bukan 'orang itu' tapi kakak ipar nan rupawan." Rara masih ngajak bercanda, sementara kakaknya udah siap gelud.


"NADIRA...!!!" jerit Athena.


"Weww... mba Nana, biasa aja kali ga usah terlalu bersemangat gitu. Kakak ipar tampan rupawan kok tenang aja..."


Athena diam. Rara malah bingung.


"Mba Na... halo... halo... haloooo..."


Athena tetap diam.


"Mba, maaf deh kalau terlalu heboh. Rara percaya mas Krisna bisa buat mba Na bahagia. Kan mba Na pernah bilang, bahagia itu kiita yang tentukan. Sebaik apapun orang lain sama kita, kalau kita tidak bisa bersyukur, tidak bisa menerima, atau memilih membenci maka tidak akan bahagia."


Athena masih diam.


"Okey mba Na, selamat malam, met bobok, semoga mimpi ketemu kakak ipar ya... Love you Kakak...!" Rara menutup telponnya.


Athena garuk-garuk kepala. Cobaan apalagi ini...


kenapa musti sekarang, aku sudah mulai membuka hati untuk Dayu. Aku sudah berusaha mulai menerimanya. Mungkin aku sudah mulai menyukainya. Tapi tiba-tiba....


Menikah...

__ADS_1


aarrrrrggggh.... Athena meremas rambutnya.


to be continued...


__ADS_2