
"Kenapa kaki ku gak bisa di gerakan" kata Syila panik
"Apa maksudmu?" tanya Kenzo ikutan panik
"Kaki ku gak bisa di gerakan? Kakiku kenapa" Syila sudah mulai menangis
"Sayang tenang dulu, biar aku panggil kan dokter" kata Kenzo langsung menekan tombol darurat
Tak lama kemudian dokter pun datang berasam seorang perawat. Dokter langsung memeriksa kaki Syila.
"Dokter kenapa dengan kakiku?" teriak Syila histeris
"Kaki ku tidak bisa di gerakan" Syila memukul mukul kakinya tapi tidak terasa apapun
"Syila sayang tenang dulu" Kenzo memeluk Asyila dan menahan tangan Syila yang terus memukul kakinya.
"Nona tenanglah Nona Syila akan baik baik saja" kata Dokter
"Sayang denger kata dokter kalau kamu baik baik aja dengerin dulu penjelasan dokter Syila" kata Kenzo
"Ini wajar pada pasien yang koma berbulan bulan. Karna anggota tubuhnya yang sama sekali tidak di gerakan selama koma maka akan kaku. Tapi tenang saja ini akan sembuh jika Nona rutin melakukan terapi. Kaki Nona hanya lumpuh sementara" jelas Dokter
"Tapi saya akan bisa jalan kembali kan dokter?" tanya Syila masih dengan tangisan nya
Dokter tersenyum "Pasti bisa Nona asalkan Nona rajin melakukan terapi pasti dalam waktu beberapa bulan kaki Nona akan bisa berjalan normal kembali"
"Ya sudah terimakasih Dok, dan tolong siapkan terapi terbaik untuk istri saya" kata Kenzo
"Baik Tuan" Dokter mengangguk hormat dan langsung keluar dari ruangan Syila.
Kenzo memeluk Syila dan mencium kening istrinya "Jangan takut kamu pasti sembuh oke"
"Apa kau masih mau memulai kembali rumah tangga kita?" tanya Syila melepas pelukan nya dan menatap lekat pada Kenzo.
__ADS_1
"Apa maksudmu?" Kenzo emosi mendengar ucapan Asyila seolah Dia meragukan ketulusan nya.
"Aku lumpuh Ken dan aku tidak pantas mendampingi mu" kata Asyila dengan air mata mengalir deras
"Asyila lihat aku" Kenzo memegang wajah Asyila agar menatap padanya.
"Aku tahu betapa kejamnya aku dulu padamu. Tapi aku benar benar menyesal telah melakukan itu padamu Syila. Sekarang izinkah lah aku menebus segala kesalahan ku padamu. Izinkan aku menemani mu di saat sulit atau pun senang" kata Kenzo sungguh sungguh
Asyila menatap mata Kenzo dengan mata basah. Sungguh Syila tidak menyangka kalau suaminya akan berubah secepat ini. Semua kesabaran dan penantian nya selama ini tidak sia sia.
"Bernahkah ini suamiku?" tanya Syila seolah tidak percaya
"Iya sayang ini aku Kenzo Williams suamimu" kata Kenzo tersenyum
"Terimakasih karna sudah memilihku dan menerimaku. Terimakasih karna sudah berubah" kata Syila
"Harusnya aku yang terimakasih sama kamu karna sudah mau menerima ku dan memaafkan semua kesalahan ku" keta Kenzo
"Aku juga mencintaimu suamiku" kata Asyila
Mereka pun saling berpelukan dengan rasa bahagia yang tidak terduga. Untung saja Kenzo tidak terlambat mengetahui kebenaran nya sehingga Dia tidak kehilangan istrinya.
...⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘...
Besok paginya Kenzo membawa Syila keruangan terapi untuk menjalani terapi pertama untuk Asyila.
Asyila mencoba berjalan dengan tongkat Walker. Asyila berpegangan kuat pada pegangan tongkat Walker itu.
"Ayo Nona coba angkat satu persatu kaki nya. Perlahan saja jangan terlalu terburu buru" kata pembingbing terapi Asyila
"Ayo sayang semangat kamu pasti bisa" Kenzo terus mendampingi istrinya
Asyila mencoba mengangkat satu kalinya dengan sangat susah payah. Satu langkah bisa di raih oleh Asyila. Tapi Dia sudah kelelahan dan hampir saja terjatuh untung saja Kenzo segera menangkap tubuhnya.
__ADS_1
"Ayo Nona pasti bisa kita coba lagi" kata pemandu terapi
"Sudah cukup dokter jangan terlalu di paksakan. Gak lihat apa istri saya sudah kelelahan" kata Kenzo setengah berteriak
"Kenzo sudah aku gak papa ko, kita mulai lagi mbak" kata Syila
"Tapi sayang kau sudah lelah, jangan di paksakan" kata Kenzo khawatir
"Gak papa Ken, aku masih kuat ko" kata Syila meyakinkan
"Ya udah tapi kalau kamu lelah jangan di paksakan" kata Kenzo masih terlihat wajah khawatir dan cemas
Asyila tersenyum "Iya sayang"
Kenzo tersenyum bahagia karna baru kali ini Asyila memanggilnya sayang setelah mereka menikah.
Asyila pun terus menjalani terapinya dengan semangat. Dia ingin segera bisa jalan lagi. Setelah di rasa cukup pemandu terapi pun menghentikan Asyila dan menyuruh Kenzo membawa Asyila kembail ke ruang rawat.
Kenzo menggendong Syila dan membaringkan nya di tempat tidur.
"Terimakasih " kata Asyila
"Iya Sayang "Kenzo mencium kening istrinya
"Syila kau jangan terlalu memaksakan. Aku gak mau kalau kamu sampe kelelahan" kata Kenzo lembut
"Aku ingin cepat sembuh Ken" kata Syila
"Sayang semuanya butuh proses. Jadi kamu jangan terlalu memaksakan ya" kata Kenzo lembut
"Iya Ken"
Bersambung
__ADS_1