Ku Ingin Bahagia

Ku Ingin Bahagia
Part 8


__ADS_3

'Baiklah aku harus memerankan peranku saat ini '


"Hahahaha" Kenzo tergelak sementara Ferdi hanya diam tanpa ekspresi apapun


"Kau melakukan apalagi pada putriku Hah?" teriak Nandi


'Tertawalah sepuasmu Kenzo.. Hahaha' Nandi


"Apa kau tidak lihat acara televisi? Disana aku di wawancara tentang putrimu lihatlah " Kenzo berdiri lalu pergi setelah mengatakan itu diikuti Ferdi


Setelah Kenzo keluar Nandi langsung melihat ponselnya dan mencari berita tentang Kenzo. Dan Dia melihat dan mendengar semua apa yang Kenzo katakan.


"Hahahaha. Dia fikir aku akan merasa hancur saat melihat anak pembawa sial ini di gosipkan tidak baik. Hahahah kau terlalu bodoh Kenzo"


Sungguh miris kehidupan Syila, seorang ayah kandungnya saja sangat membecinya. Nandi selalu menganggap kalau kehadiran Syila adalah kesalahan. Dan sampai kapanpun Syila hanyalah kesalahan baginya.


...⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘...


Pagi harinya Kayra sudah siap untuk berangkat kerja. Ini adalah hari pertamanya bekerja di kantor Wll.Group. Awalnya Kayra sampai tidak percaya karna Dia diterima sebagai sekertaris CEO perusahaan besar itu.


"Ma Pa aku berangkat dulu ya" pamit Kayra


"Iya sayang, kau lakukan lah pekerjaan mu dengan baik oke. Dan jangan pernah membuka identitas kamu" kata Nandi


Kayra langsung hormat pada Papa nya "Siap Papa"


"Kalau gitu Kay berangkat ya. Bye" Kayra mencium pipi Mama dan Papanya lalu Dia pergi keluar rumah.


Kayra sudah sampai di tempat kerjanya. Kayra langsung masuk ke dalam lif.


Ting


Pintu lif terbuka dan Kayra pun berjalan menuju ruangan nya karna sudah di kasih tahu oleh pihak HRD.

__ADS_1


Kayra duduk di kursi sambil melihat lihat ruangan nya "Ahhh senang nya gue bisa jadi asisten Kenzo. Lihatlah Syila gue bakal dapetin hatinya Kenzo"


Kenzo yang baru datang ke kantornya bersama Ferdi. Kenzo tersenyum puas saat melihat Kayra yang sudah ada di ruang kerjanya. Kenzo pun melangkahkan kakinya menuju ruangan Kayra.


"Pagi" sapa Kenzo


Kayra mendongak kan kepalanya dan tersenyum manis. Kayra berdiri dan membukukkan badannya memberi hormat pada Kenzo.


"Pagi Tuan"


"Apa jadwalku hari ini?" tanya Kenzo


"Hari ini Tuan ada pertemuan di luar saat jam makan siang dengan perusahaan xx" jelas Kayra


"Baiklah nanti sipakan semuanya dan antarkan ke ruanga saya" kata Kenzo


"Baik Tuan" jawab Kayra


Kenzo pun pergi ke ruangan nya bersama Ferdi. Sementara itu Kayra tersenyum puas melihat Kenzo yang bersikap hangat padanya tidak seperti pada karyawan yang lain nya.


Tok tok tok


"Masuk" teriak Kenzo dari dalam ruangan nya.


Kayra pun masuk dan membungkuk hormat pada Kenzo "Ini berkas yang Tuan perlukan untuk miting nanti siang"


"Simpanlah di meja saya" kata Kenzo masih fokus pada layar laptop nya.


Kayra pun mendekat dan meletakan berkas itu di meja kera Kenzo.


"Kalau begitu saya permisi dulu Tuan" Kayra membukuk hormat


"Hmmm"

__ADS_1


Kayra pun melangkah keluar tapi sebelum Dia membuka pintu langkah nya kembali terhenti.


"Kayra" panggil Kenzo


Kayra berbalik "Iya Tuan, apa ada yang Tuan perlukan?"


"Apa kau tahu bagaimana sikap Asyila jika sedang di rumah mu dulu" entah kenapa Kenzo ingin menanyakan itu


Kayra berjalan kembali mendekati Kenzo "Saya tidak bisa jelaskan Tuan. Saya takut nanti Nona Syila akan marah"


Kenzo membuka kacamata minusnya dan meletakan di meja. Kenzo menatap Kayra dengan tatapan bingung.


"Marah? Marah kenapa?" tanya Kenzo


Kayra menghela nafas berat "Nona Syila sangat kasar Tuan. Dia bahkan sering menyiksa saya. Maklum lah saya hanya anak pemancing saja di keluarga mereka. Saya di angkat hanya untuk di jadikan pemancing karna waktu itu Mama dan Papa belum mempunyai seorang anak"


"Apa benar Syila sekejam itu padamu?" tanya Kenzo makin penasaran


"Hiks hiks.. Dia bahkan pernah akan membunuh saya Tuan. Saking bencinya Syila pada saya" tangisan palsu Kayra sudah keluar


Kenzo menatap iba pada Kayra, Dia berdiri dan berjalan ke arah Kayra dan mengusap punggung Kayra supaya lebih tenang.


'Hahahaha, Dia percaya sama akting ku. Aku memang pantas kalau menjadi seorang aktris. Hahaha' Kayra


Kayra memakai kesempatan ini untuk memeluk Kenzo dan tangisnya pun semakin terisak. Bodohnya Kenzo percaya dengan semua kebohongan Kayra. Dendam nya pada keluarga Nandi membuat mata hati Kenzo buta dan tidak bisa membedakan mana yang tulus dan mana yang hanya pura pura.


"Sudahlah kau tidak perlu bersedih, aku akan selalu melindungimu Kayra. Aku sadar sekarang kalau bukan Syila lah yang terbaik untuk ku" kata Kenzo sambil mengelus punggung Kayra


'Hahaha, bagus kau percaya padaku' Kayra tersenyum licik di pelukan Kenzo


"Te..terimakasih Tuan" jawab Kayra


"Hmmmm"

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2