
Setelah kejadian waktu itu Kenzo dan Kayra semakin dekat bahkan mereka menjalin hubungan. Seakan tidak puas melihat penderitaan Syila hari ini Kenzo sengaja membawa Kayra ke rumahnya.
"Tante sangat bahagia melihat Kenzo bisa pacaran sama wanita sebaik kamu Kayra" kata Merry
"Ah tante bisa saja" jawab Kayra tersenyum
Sementara itu Kenzi pergi ke belakang untuk menemui Syila.
"Syila kau buatkan minum untuk tamu Ka Kenzo" kata Kenzi tegas
"Ah baiklah " jawab Syila
Asyila pun pergi ke dapur dan membuatkan minuman dan membawa beberapa cemilan yang ada disana. Asyila membawa nampan berisi minuman dan cemilan itu masuk ke rumah utama.
Deg
Jantung Syila seakan berhenti berdetak saat melihat Kayra duduk dengan Merry dan mereka terlihat sangat akrab.
"Heh kenapa masih diam disitu Hah? Sini bawa minuman nya kasian calon menantu ku sudah haus" teriak Merry sementara Kenzo hanya melirik sinis pada Syila
Deg
'Kenzo pacaran sama Ka Kayra. Ohh Tuhan apalagi ini? Belum cukup kah mereka menyiksa ku ' Kayra
"Silahkan diminum Ka" kata Syila sambil menata minuman dan cemilan di atas meja depan mereka
"Terimakasih Syila" Kayra tersenyum palsu
Kayra mengambil minuman itu dan dengan sengaja Dia menumpahkan minuman itu hingga mengenai gaunnya.
"Aduhh, Syila kenapa kamu menumpahkan minuman nya" teriak Kayra berdiri dan mengibas ngibaskan gaun nya yang basah
Kenzo yang sedang memainkan ponsel nya mendongak dan menatap Syila dengan tatapan penuh kebencian.
__ADS_1
"Syila kau tidak pernah bisa bekerja dengan benar apa?" teriak Kenzo lalu berjalan menghampiri Syila
Kenzo mengambil gelas jus di atas meja dan menyiramkan nya di kepala Syila yang sedang menunduk. Kayra tersenyum puas melihat apa yang dilakukan Kenzo pada Syila.
"Sayang jangan kaya gitu, Syila pasti tidak sengaja" Kayra mulai memerankan akting nya
"Biarkan saja Kay, Dia harus menerima hukuman nya karna sudah membuat mu tidak nyaman" kata Kenzo
Asyila tak bisa berkata apapun lagi, Dia berlari ke rumah belakang dengan air mata yang sudah mengalir deras. Syila masuk ke kamarnya dan berdiri di balik pintu.
"Ku ingin bahagia" tubuhnya merosot ke bawah dan tangisnya pun semakin menjadi
"Hiks..Hiks.. Semangat Asyila, kamu pasti bisa. Kamu harus yakin kalau Kenzo juga mencintai mu hanya saja mata hatinya sedang di butakan. Kau pasti bisa membuka mata hati suamimu Syila.. Hiks Hiks.."
...⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘...
Syila yang sedang di sibukan dengan pakaian pakaian kotornya tiba tiba dikagetkan oleh teriakan Kenzi.
"Syilaaa" teriak Kenzi
"Kau antarkan ini ke kantoe Ka Kenzo" Kenzi menyerahkan map pada Syila
"Ah baiklah"
Syila tersenyum bahagia karna Dia bisa keluar sebentar dari rumah neraka ini dan Dia bisa pergi ke kantor tempat nya bekerja dulu.
Asyila berganti pakaian dulu dan langsung pergi ke kantor nya dengan taxo online. Syila sudah merubah ekspresi wajah ketika keluar dari gerbang rumah suaminya.
'Oke Syila kamu tidak boleh terlihat menderita di depan orang lain'
Inilah sosok seorang Syila yang sangat pandai menutupi kesedihan nya. Semuanya Dia tutupi dengan wajah yang ceria sehingga orang orang yang bertemu dengan nya tidak akan ada yang menyangka kalau hidupnya semenyakitkan ini.
Sesampainya di kantor suaminya Syila di sambut oleh satpam yang memang sudah Dia kenal waktu masih bekerja di kantor ini.
__ADS_1
Syila berjalan memasuki lobi kantor. Banyak karyawan yang berbisik bisik dan menatap Syila dengatan tatapan merendahkan. Syila tentu tahu kenapa mereka menatap nya seperti itu pasti karna wawancara yang di lakukan oleh Kenzo suaminya.
"Syilaa" teriak seseorang yang sangat Asyila kenal
Syila mendongak kan kepalanya dan berbalik ke belakang "Kiren"
Kiren berjalan cepat ke arah Syila dan langsung memeluk nya. Tangis Kiren pun pecah di pelukan Syila.
"Hey kenapa menangis?" tanya Kiren
"Hiks..Hiks.. Syila kenapa Pak Kenzo tega banget sama lo..Hiks.. Gue tahu lo Syila, lo gak mungkin melakukan itu" kata Kiren di sela isakan nya
Syila tersenyum tegar "Sudahlah Kiren, gue gak papa. Dan terimakasih karna lo selalu percaya sama gue"
Kiren melepaskan pelukan nya dan menatap wajah sahabatannya itu."Syila lo gak baik baik aja. Meskipun lo pura pura ceria seolah tidak ada apa apa tapi gue kenal lo dari kecil dan gue tau kalo lo gak baik baik aja"
Syila hanya tersenyum "Udah ah, gue mau ke ruangan Kenzo mau nganterin ini"
"Syila jika lo gak kuat pergilah dari rumah itu dan gue akan siap membantu lo kapan pun itu" kata Kiren
Kali ini Syila tak bisa menahan air matanya lagi. Pertahanan nya runtuh.
"Gue gak bisa ninggalin rumah itu Ki, lo taukan kalau gue mencintai Kenzo. Sangat mencintai Kenzo, Dia adalah cinta pertama dan terakhir gue. Gue yakin Ki kalau suatu saat nanti Kenzo bakal lihat ketulusan cinta gue. Gue yakin itu Ki.. Hiks..Hiks.." jelas Syila
"Syilaaa" Kiren kembali memeluk Syila
Kiren merasa sangat iba pada sahabatnya ini. Jika Dia bisa memaksa pasti Kiren akan memaksa Syila untuk pergi meninggalkan Kenzo. Tapi apalah daya kalau menyangkut hati Kiren pun tak bisa memaksa.
Kiren sangat tahu kalau Syila tidak pernah jatuh cinta pada siapapun meskipun dari dulu banyak pria yang menyukainya. Tapi barub kali ini Syila jatuh cinta. Tapi sayang Syila mencintai pria yang telah dibuatkan oleh sebuah dendam sehingga tak melihat ketulusan Syila.
"Ekhem"
Bersambung
__ADS_1
Semoga suka, jangan lupa Vote, like dan komen nya. 🤗🤗