
aku tidak mengira akan ucapannya,aku bingung harus menjawab apa..sedangkan aku baru mengenalnya.apakah Allah sudah menjawab doa-doa di sepanjang sujudku?
"ras?aku ingin kamu jadi Istri aku dan ibu dari anak-anakku..aku tau kita baru kenal,tapi aku yakin kamu lah jodohku..apapun dengan jawaban kamu aku sudah siap ras.jadi sekarang apa jawaban kamu?"
aku melihat dia begitu kaget dengan pernyataan ku.dia hanya dia membisu dia melihatku begitu dalam .aku lihat di matanya ada butiran bening yang siap jatuh.hatiku merasa bersalah sudah membuat dia bersedih karna pengakuanku..aku pasrah apapun keputusannya
"ehmm………jadi apa jawaban kamu??
ku tarik nafas dalam-dalam,aku mencoba mengumpulkan semua kekuatanku untuk menjawab dan menghadapnya tapi tanpa terasa air mata ku membasahi pipi.aku mencoba menghapusnya dan mulai menghadapnya.suara ku bergetar..padahal baru memanggil namanya.
"ma..ma.mas..ha..n saya …saya butuh waktu untuk menjawabnya.dan saya harus melibatkan Allah dalam keputusan saya ini..berikan saya waktu satu Minggu untuk meyakinkan hati saya..saya harap mas Han tidak keberatan"
tangannya begitu dingin..aku mencoba menyentuh tangannya..dia hanya diam dan tidak ada penolakan darinya..
"ehmm...ras jangankan satu minggu,satu tahun pun aku siap menunggu..aku hargai keputusan kamu..kita sama-sama minta petunjuk dari yang maha kuasa agar nantinya kita menjadi keluarga yang bahagia dunia dan akhirat!"
"iya..makasih mas!"..
"sekarang hapus airmata kamu nanti kalau bude liat dikira aku nyakitin kamu,maaf ya"
dia senyum..ahh senyumannya mengalihkan duniaku.."nah gitu dong senyum..
"maaf mas.tangan saya." "astaghfirullah..maaf..maaf..maaf aku ga sengaja."
__ADS_1
"ga apa-apa mas..ya sudah kalau begitu aku balik kantor dulu ya?aku mau mencari pundi-pundi harta buat modal nikah hehehe."
"iiihh apaan sih mas han..."
"ya sudah sana kerja lagi."
"ooh kamu ngusir saya?"
" bukan begitu mas tadi kan mas sendiri yang mau balik kantor."
"kamu tuh ras kalau lagi ngambek lucu ya.bikin aku gemess aja,kita nikah besok aja ya."
"iihh mas hannn.apaan sih.."
"ya udah sana panggil bude aku mau pamit"
belum juga aku melangkah Bu Lisa sudah datang dengan wajah yang begitu bahagia.. jangan-jangan..Bu Lisa mendengar apa yang kami bicarakan.????ahh entah lah.
"bude saya pamit balik kantor dulu ya.doakan saya semoga dia menjawab iya..hehe.aminn "pasti Han aku pasti mendukung dan mendoakan mu.ya sudah sana.."
"ras aku balik kantor dulu ya..nanti aku telpon.
assalamualaikum."
__ADS_1
"walaikumussalam"
dia mengulurkan tangannya tapi aku tidak menanggapinya nya dan dia pun mengerti,
"seperti nya aku harus sabar menahan segalanya"
"ehm..ehm..ehm.ada aku disini Loch..apa kalian sengaja ya biar cepat di nikahkan secepatnya"
"ahh maaf bude saya cuma latihan jadi suami."
hehehe.
"kamu itu,alasan saja.sudah sana balik kantor.iya bude..saya pamit"
"ras..iya Bu..aku percaya akan keputusan kamu, kamu gadis baik dan ga akan membuat dia kecewa...jangan lama-lama mikirnya ras.kasihan nanti dia keburu tua."
"iya Bu saya hanya butuh waktu untuk meyakinkan hati saya,saya belum mengenal dia betul dan dia juga belum tahu seperti apa saya"
"saya takut Bu, takut jika tidak bisa menjadi istri yang baik buat mas han"
"aku sudah melihat kesungguhan dia ras,makanya aku kasih kesempatan dia untuk menghubungi mu aku yakin kamu dan Han akane jadi keluarga yang bahagia "
aku hanya terdiam entah bagaimana lagi aku menjawab nya.
__ADS_1
"jangan di bawa beban dengan pengakuan dia ras,ikuti kata hatimu"
"iya bu"