
adzan subuh sudah berkumandang..ku lihat istriku masih terlelap dalam tidurnya
aku tak tega untuk membangunkannya..ku kecup keningnya.alhamdulilh..
"panasnya sudah turun."
tanganku terasa kebas..karna semalaman dia tidur beralaskan tanganku.perlahan aku memindahkan posisi tangannya.agar dia tidak terbangun.
"mas Han...jangan pergi.."
"mas ke kamar kecil dulu sayang.mas sudah tidak tahan ingin buang air kecil.."
dia hanya menggeliat dan berpindah posisi tidurnya.
nanti saja aku membangunkan dirinya.
aku bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diriku..setalah kejadian kemarin..aku lupa untuk membersihkan tubuhku.
" segarnya..."
ketika aku melihat diriku di dalam cermin.aku hanya tersenyum..dengan hasil karya istriku..dia membuat tanda kepemilikan di setiap tubuh ku..hampir seluruh leherku penuh dengan jejak-jejak kepemilikan yang dia buat
wanita jika sudah cemburu..lupa akan apa yang dia lakukan dan apa yang akan terjadi setalah melakukan nya.
"mas Han jam berapa ini,sudah subuh ya?"
"sudah yang..ayoo ambil wudhu. kita solat berjamaah.."
"tunggu ya mas saya mau mandi dulu."
"jangan mandi dulu yang..semalam kan badan kamu demam?"
"itu kan semalam mas.sekarang sudah sembuh"
"yakin kamu sudah sembuh?"
"yakin mas.saya sudah sembuh ko..liat saja.sini tangan mas."
"buat apa tangan mas?"
__ADS_1
"ya buat memastikan kalau saya sudah sembuh."
"iya..iya..mas percaya ya sudah sana mandi yang bersih.mas tunggu kamu buat sholat berjamaah."
"iya mas."
setelah melaksanakan sholat berjamaah
dia kembali menangis..aku begitu panik ketika dia kembali menangis.
"sayang kamu kenapa?"
"saya takut mas."
"apa yang kamu takutkan yang?"
"saya takut mas akan mengulangi perbuat mas kemarin."
"sini mas peluk..dengarkan mas ya..mas tidak akan melakukan kesalahan yang sama.dan mas tidak akan mengulangi nya.mas hanya mencintai istri mas dunia akhirat."
"bohong..Terus kemarin Apa yang mas lakukan bersama wanita itu.?"
"tapi mas begitu menikmati sentuhannya?"
"itu karna mas,sudah ya ga usah bahas itu lagi masih pagi sayang kasihan calon anak kita jika kita terus berdebat."
"hati saya masih sakit mas"
"mas minta maaf ya,mas harus berbuat apa biar kamu memaafkan mas ras"
"sudah lah mas saya mau bantu si bibi."
aku beranjak pergi dari hadapannya.tapi dia malah menarik tanganku.dari aku terjatuh di dalam pangkuannya..
"mau kemana,mas kan belum selesai bicara "
" mas lepasin.."
"stop mas..saya sedang ga mau di cium-cium.."
__ADS_1
"kamu harus tanggung jawab dengan apa yang sudah kamu perbuat semalam sama mas ras"
"loh memangnya saya berbuat apa,saya hanya menghapus jejak wanita itu"
"ini apa yang,kalau seperti ini mas ga bisa ke kantor."
"biarkan saja mas..biar orang-orang tahu kalau mas sudah punya istri.dan saya akan buat itu setiap hari."
"ooohh begitu ya..setiap hari.?"
"iya setiap hari"
hup..
aku segera menutup mulutku.sepertinya aku sudah salah mengucapkan nya..
"setiap hari ya?"
"Bu..Bu..bukan seperti itu mas.."
tanpa perlu persetujuan lagi dia mengangkat tubuhku dan membawanya ke tempat tidur..
"mas...Han?"
"ehmm apa sayang..?"
"mas akan membuat tanda kepemilikan di tubuh mu."
"tapi kan mas..?"
cup
ya dia kembali menyentuh bibirku sentuhan itu membuatku terbuai..dan terjadilah *******-******* yang penuh irama.
akhhhhhh "mas..."
dia begitu memanjakan ku dengan sentuhan-sentuhan yang dia ciptakan..hingga membuat ku terbang melayang.
dan terjadi kembali lagi pertempuran-pertempuran hebat di dalam kamar..
__ADS_1
sampai saat ini rasa itu masih sama seperti dulu..rasa yang tak akan pernah hilang dari dalam jiwa...