Ku Temukan Kau Dalam Sujudku

Ku Temukan Kau Dalam Sujudku
pesan seorang teman


__ADS_3

seperti biasa aku berangkat kerja menggunakan sepeda motor walaupun mas Han menyuruhku di diantarkan sopir.aku tetep lebih nyaman mengendarai motor..ahh rasanya aku rindu mba Amel asih dan anak-anak baru tiga hari tidak masuk aku sudah rindu tempat ini.


aku berangkat tidak seperti biasanya.karna tugasku di gantikan oleh mba amel.jadi aku tidak terlalu repot. untuk datang pagi


"assalamualaikum..."


ketika aku membuka pintu ku lihat asih dan mba Amel sedang duduk di depan tv..dan Meraka sangat terkejut dengan kedatanganku..karna aku awalnya minta cuti satu Minggu tapi baru tiga hari aku sudah masuk.


"ahh ..larassssskuuu aku kangen bangat sama ras.."


"iiihh mba Amel lebay bangat deh sudah seperti kita tidak bertemu satu abad saja".


"iiihh Laras ko begitu aku kan kangen ras.biasanya tuh ada teman buat aku jahilin.tapi tiga hari ini temanku menikmati masa-masa pengantin baru.dan berbulan madu"


"ehhmm..bulan madu dari Hongkong.suami saya saja pas di malam pertama pergi mba."


"hah?"


mba Amel dan asih begitu terkejut dengan pernyataan ku yang di tinggal di malam pertama.


"loh kenapa ras,dia kabur?dia tidak mencintai kamu,atau jangan..jangan..kamu sudah tidak..?"


"mba amelllll..stopp kejadiannya bukan seperti itu.lagian orang baru datang suruh duduk dulu gitu kamu sih ikut-ikutan aja .orang mah tawarin minum atau apa gitu."


"iya..iya aku minta maaf..ya sudah sini duduk dulu,sih ambilkan minum buat nyonya baru kita.."hahahaha


"mba Amel nyebelin bangat ya."


"lah memang benar ras kamu kan sudah jadi nyonya Handi Wijaya pengusaha muda yang sukses se Indonesia."


aku pun hanya tertawa mendengar apa yang mba Amel ucapkan terdengar begitu lucu saat dia mengatakan seperti itu.


"loh ko lama malah ketawa.?"


"memang benar kan?"

__ADS_1


iya iya dari pada nanti tambah panjang mending iya kan saja".hahaha


"ini sudah ah ras ketawanya.coba kamu ceritakan kenapa suami kamu pergi di malam pertama kamu?"


"jadi begini mba,mas Han sebelum kita menikah sudah menandatangani surat kerja di luar kota.dia kan ngga tahu kalau saya mau Menerima dia..nah saking senangnya dia malah melupakan pekerjaannya itu.terus dia menikahi saya di keberangkatan dia keluar kota..harusnya dia berangkat pagi mba.tapi kan kita nikah dulu.jadi berangkatnya malam."


"jadi kamu belum di apa-apain doang ras?masih di segel ya?"


"iihh mba Amel apa sich ga jelas bangat."


"itu jelas ras berarti pa Handi belum buka segel ya..?"


" Udah mba..tapi cuma disini."


aku menunjuk bibirku yang sudah tak suci lagi..iya memang benar suamiku hanya menyentuh bagian itu saja..


"rasanya gimana ras,enakkan..?"


"ehmm ga ah biasa saja cuma daging bertemu daging."


"terus kenapa mba nanya kesaya?"


"ya pengin tahu saja kan kamu mah belum tersentuh laki-laki manapun.pasti ada getaran yang berbeda."


"ehmm mang benar mba rasanya berbeda jangankan di sentuh mba di tatap saja saya malunya setengah mati.."


"terus..terus..gimana lagi ras?"


"terus dia pergi mba.."


"yahhh kasihan bangat kamu ras,belum merasakan surga dunia sudah di tinggal."hahaha


"iiih mba Amel nyebelin bangat.."


"Bu Laras Bu Amel saya pamit pulang dulu ya.bu Amel kan sekarang sudah ada temannya jadi saya boleh pulang lebih cepat kan?"

__ADS_1


"ooh iya sih silahkan.makasih ya..selama tiga hari ini kamu setia sama aku."


"prettt lebay bangat Bu Amel ya sih.."hahaha


kami pun larut dalam candaan..sampai aku melupakan rasa rinduku kepadanya.


"suamimu kapan balik kesini ras?"


"katanya besok mba itu pun belum pasti."


"pasti ga mudah jadi kamu ya ras"


"kenapa mba?


"karna menahan rindu..nahan aku saja kamu ga bisa, apa lagi nahan rindu."


" hah?"


" ga salah tu mba?"


"engga?"


"iiihhh mba amell."


"iya iya sudah sudah aku minta maaf.."


"ras?"


"hmm apa mba ku tersayang?"


"ras mba sebagai teman hanya berpesan sama kamu"


"jadilah seorang istri yang baik ras,yang pengertian,yang mau menerima suami kamu apa adanya..percaya dengan apa yang di ucapkan.karna kepercayaan dalam rumah tangga itu penting..ibaratnya tiang dalam rumah tangga.kalau tiangnya goyah runtuh lah rumah itu.maka kamu harus saling percaya. agar rumah itu lebih terlihat indah."


"iya mba terima kasih banyak mba memang teman saya yang paling baik,dan pengertian"

__ADS_1


aku pun memeluk mba Amel terharu dengan apa yang di ucapkan.walaupun kadang dia menyebalkan tapi dia sangat sayang kepadaku dan aku sudah menganggap dia sebagai kakak ku sendiri.


__ADS_2