
mata ini tidak bisa terpejam..hati ini begitu terluka.. mengingat apa yang sudah aku lakukan.entah dia akan memaafkan diriku atau tidak.menyesal tiada guna.
tok..tok..tok..
"pa, pa han?"
"ada apa bi?"
"pa ibu..ibu.."
"kenapa bi?"
tanpa menunggu jawaban nya aku pergi ke kamar di mana bidadari ku terdampar tak berdaya..mata nya terpejam tapi dia tak berhenti memanggilku..
"mas Han..mas Han..mas Han. mas Han jahat."
suaranya begitu miris terdengar di telingaku..
aku tak mampu untuk mendekatinya aku takut dia semakin terluka.
"pa..ibu dari tadi terus panggil-panggil nama bapak.suhu badannya tinggi bangat pa,dan ibu belum minum obat pa?"
mendengar penjelasan dari si bibi..kakiku perlahan melangkah dan mendekatinya.
aku menyentuh dahinya dan benar kata bibi badannya sangat panas..
aku menggenggam Tangannya yang begitu dingin.
"sayang mas disini...?tolong maafkan mas yang jangan menyiksa diri kamu sendiri.mas yang salah "
perlahan matanya terbuka...dan dia menatapku dengan tatapan yang begitu kecewa.
"sakit mas..sakit.."
seketika tangisannya pecah..membelah di keheningan malam..
"hati saya sakit mas..sangat sakit.."
"maaf..maafin mas yang..mas khilaf.."
ku peluk tubuhnya..tapi dia menolak..dia terus memukul ku..
__ADS_1
"aku ga mau kamu sentuh mas..lepaskan lepaskan.."
aku hanya diam dan tak peduli permintaan nya..biarkan tubuh ini terluka asalkan sakit hatinya sedikit terobati.
"sakit mas sakit..mas Han jahat jahat."
lakukan kah apa yang kamu inginkan yang.mas akan menerimanya.
perlahan pukulan nya semakin lemah dan suara tangisannya semakin tak terdengar..
"sayang..mas minta maaf..maafkan mas yang,tolong jangan seperti ini,kasihan anak kita yang."
hati ini sedikit luluh dengan perkataan nya..iya aku tidak boleh egois.. sekarang ada bayi dalam rahimku.. memeluk nya membuatku sedikit tenang.
lama aku memeluk tubuhmu dan merasakan kekecewaan yang mendalam pada dirimu.
andai semua ini tidak terjadi..mungkin aku sudah terlelap dalam pelukanku.tanpa ada air mata.yang jatuh di kedua pipi kita
rasa sakit ini sedikit terobati dengan sentuhan mu..tapi aku mengingat jelas dengan apa yang sudah kau lakukan.satu kesalahan yang membuat aku terluka.
andai kau mengerti betapa sakitnya hati ini ketika kau menyentuh orang lain selain diriku..hati ku hancur mas
aku hanya diam dengan apa yang dia ucapkan rasanya aku berat sekali memaafkannya..
"badan kamu panas,minum obat dulu ya.."
aku hanya diam tak mau menjawab..
"bi ambilkan obatnya.."
"baik pa."
"ini pak obatnya.."
"ayo sayang minum obatnya dulu."
aku tetap masih diam..
"sayanggg.."
"ga mau pahit.."
__ADS_1
aku senang mendengar suara dia lagi.suara manja yang sedari tadi aku rindukan.
"bibi boleh keluar sekarang dan istirahat lah bi,biarkan ibu saya yang tangani."
"baik pa."
setelah kepergian bibi.hanya aku dan dirinya
"kita minum obatnya ya?"
"ga mau mas pahit."
"ga akan pahit sayang,mas bantu ya"
tanpa aku duga dia melakukan sesuatu yang tak masuk akal.
"mas mau ngapain?"
dia mendekat..dan
cup..
dan terjadilah *******-******* kecil.
ukhhh..ukhhh...
perlahan Dia melepaskan bibirku
"tidak pahit kan kalau minumnya dari mulut ke mulut.."
aku hanya senyum melihatnya tingkah malunya..
aku hanya diam.tak bisa aku pungkiri aku sangat merindukan bibir itu...dan bibir itu tak sepahit obatnya.dan perhatian mu meluluhkan kan Amarahku.
"istirahat ya yang,mas tidur di sofa.."
aku masih diam,dan tuk saat ini hati ku masih terluka oleh ulahnya.
maafkan aku mas seperti ini saat ini aku belum bisa memaafkan mu,hati ini sangat sakit ketika mengingat apa yang sudah kamu lakukan di depan mataku.
"dan aku lebih sakit hati lagi jika kalian tidak memberikan vote like end komen"😄😄
__ADS_1