
setelah kepergiannya aku merasa sendiri dan asing akan tempat baru..ku hembuskan nafas kasarku untuk menghilangkan rasa rinduku.
baru sehari dia pergi.tapi rasanya sudah lama sekali..belum ada kabar setelah kepergiannya.bahkan pesan dariku pun belum di balas.
sangat membosankan dan menyebalkan..hati ini mulai khawatir akan dirinya..jika aku mengingat dirinya hati ini begitu rindu.tapi terasa air mata ini sudah basah di pipi.
tok..tok..tok .sebuah ketukan pintu menyadarkan ku dari lamunan panjang ku.
"ras..sayang kamu sedang apa..ini Handi telpon nak.."
aku sangat kaget dan bahagia ketika ibu memberikan kabar yang aku tunggu..aku berlari ke arah pintu dan segera membukakan pintu..
"kamu kenapa sayang..habis nangis ya,sabar ya..suami mu baru memberikan kabar karna pekerjaannya baru selesai.dan tadi dia telpon ibu.katanya hendpone kamu tidak aktif.jadi Handi telpon ibu dia juga sama seperti kamu.merasakan apa yang kamu rasakan."
tiba-tiba air mata ini lolos begitu saja tanpa permisi.lagi..dekapan seorang ibu membuat aku tenang dan damai..
"sudah jangan nangis lagi nanti jelek.kalau nanti jelek ibu yang di salahin Sama Handi karna tidak bisa menjaga menantu kesayangan ibu.."
"ibuuuu..."
"nah gitu doang senyum kan lebih cantik..ya sudah sana hendpone nya di nyalain.biar Handi bisa telpon kamu"
"ibu kebawah dulu ya...jangan nangis lagi"
aku hanya senyum tanpa menjawab...
setelah kepergian ibu aku segera mengaktifkan henponku.hp ku mati total karna semalam aku lupa mengisi dayanya.
setelah ku nyalakan ternyata benar sudah banyak sekali panggilan dari dirinya..
tapi ketika aku menghubungi nya dia tidak mengangkatnya..ya sudah lah mungkin dia sedang sibuk..
sambil menunggu telpon dari dirinya.aku membersikan diri dulu..agar terlihat lebih segar..
ya benar saja baru saja aku keluar dari kamar mandi..handphone ku sudah bunyi..aku langsung menerima panggilan darinya..
"assalamualaikum istriku..?"
__ADS_1
aku tak mampu berkata hanya airmata yang mengalir deras..
"sayangg kenapa,ko salam mas ga di jawab..kamu kenapa?"
"wa..wa..wa ala ikum salam."dengan gemetar dan air mata yang masih jatuh aku menjawab salam darinya.
"ya ampun istri mas kenapa nangis,mas sudah buat salah ya.maafin mas sayang"
"mas Han jahat..kenapa tidak membalas pesan dari saya."
"mas kemarin sedang sibuk sayang terus mas kelelahan setelah perjalanan maafin mas ya"
aku hanya diam tak bisa berkata.. tiba-tiba dirinya meminta Vidio call..
ketika aku melihat dirinya..aku begitu bahagia..melihat orang yang paling aku rindukan..
"mas kangen ras..jangan nangis lagi"
"tapi mas Han jahat..sudah buat saya rindu."
seulas senyum yang aku nanti terlihat wajahnya..
"mas ga kenapa-kenapa.cuma senang aja ternyata ada yang rindu sama mas..memangnya kamu sudah sayang ya sama mas?"
"iiihh mas Han.kalau ga sayang ga mungkin saya rindu iih nyebelin."
"mas Han ko malah ketawa?"
"kamu ko gemesin bangat sih ras.."
"mas."
"ehmm apa sayang?"
"matiin dulu hendpone nya"
"kenapa,katanya kangen sama mas ko suruh di matiin Hendpone nya.?"
__ADS_1
"mas Han nanti telpon lagi saya mau ?"
"mau apa?"
"ehmm mauu gan..ti ba..Ju."
"ya ampun ras udah begitu saja.kita kan sudah halal.jadi ga apa-apa mas lihat aurat kamu.karna kamu sudah milik mas sepenuhnya"
"tapi kan malu mas.."
"ya Allah sayang kalau dekat mas udah peluk kamu "
"iih mas Han..nyebelin bangat."
"sudah begitu saja,kamu baru selesai mandi ya?"
aku tidak menjawab hanya mengangguk kan kepala..
"kalau kamu seperti itu mas jadi ingin cepat-cepat pulang.."
seketika mataku melotot mendengar apa yang dia ucapkan..
"iya iya mas minta maaf...ya sudah sana ganti baju dulu..mas mau meeting dulu.nanti mas telpon lagi..jangan lupa makan...jaga kesehatan.."
"iyaaaaa suami ku.."
"nah gitu doang senyum mas kan jadi semangat kerjanya..
mas tutup telponnya ya.. assalamu'alaikum?"
"waaalaikumsalam"
rasa rindu ini begitu dalam sehingga aku
tak mampu untuk berpaling dari dirinya
ya aku rindu suamiku,suami yang selalu menjadikan aku sebagai ratu di hatinya
__ADS_1
yang selalu membuat ku jatuh cinta padanya.