Ku Temukan Kau Dalam Sujudku

Ku Temukan Kau Dalam Sujudku
lamaran


__ADS_3

bahagia itu lah yang aku rasakan saat ini.tidak mengira Allah pertemukan aku dengan jodohku secepat ini..tidak butuh lama aku mencintainya.karna semuanya sudah di tentukan oleh sang maha kuasa. yakin……yakin dia lah yang terbaik untukku.


"mas Han minum dulu."


sebentar ras saya mau liat apa saja yang kurang."


"sudah semua."


dia melemparkan senyum yang begitu manis..membuat hatiku tersipu malu.


perlahan dia mendekat.entah kenapa jika dia mendekat hati ini selalu berdebar.


"kenapa?"


"hmm ga apa-apa mas,cape ya?"


"rasa cape nya hilang ras kalau di dekat kamu."


"iih apaan si mas Han.."


"sudah lengkap semuanya ras,saya pulang ya"


"iya"


"saya pulang ya?"


"iya mass."


"saya pulang ya?"


aku menatap dia seolah-olah dia mengerti jika aku masih ingin bersamanya.nyatanya hati ini lebih jujur.


"saya pulang ya."aku hanya menggelengkan kepala jawaban kalau dia tidak boleh pulang secepat itu.


ku lihat dia hanya senyum menatapku.


"ternyata hati kamu lebih jujur dari pada raga kamu,kenapa?"


"tidak apa-apa mas."


aku hanya tertunduk malu karena dia tahu kebenaran nya,dan dia kembali mengusap kepalaku.dan menggenggam tanganku


"saya pulang dulu, besok malam saya kesini lagi untuk memulai hubungan kita selanjutnya "


entah mengapa sentuhan lembutnya membuatku tenang


"ehmm.. hati-hati ya mas"


"pasti,panggil bapak sama ibu ras,saya mau pamit dulu."


"sebentar ya mas ."

__ADS_1


"pa Bu saya pamit dulu."


ya nak hati-hati di jalan ya..oh iya nah Han besok nak Han sama keluarga kesini jam berapa?"


"besok jam delapan malam pa."


"oh ya udah kalau begitu kan bapa sama ibu bisa siap-siap."


"ya sudah saya pamit ya pa,bu assalamu'alaikum?"


" walaikumussalam.."


setelah kepulangannya hati ini begitu gelisah ingin rasanya aku tidur tapi mata ini tidak bisa terpejam jika inget perlakuan dia yang begitu lembut aku hanya tersenyum.


ada apa dengan hati ini..kenapa ingin selalu dekat dengannya.


ting…suara hendpone menyadarkan ku dari lamunan ku, aku hanya senyum ketika melihat siapa yang mengirim pesan itu.dan hati ini begitu bahagia


"assalamualaikum, sedang apa calon istriku?"


aku hanya senyum melihat pesan darinya.hanya sebuah pesan tapi hati ini begitu bahagia.


"walaikumussalam,calon imamku."


"sedang apa yang? jam segini ko belum tidur"


"ga bisa tidur mas"


"🤔😏"


"😉😍😍"sudah tidur sana jangan bergadang,karna besok kamu harus banyak tenaga buat liat calon suami kamu yang guanteng seperti pangeran😉"


"😱😜" aku hanya senyum melihat pesan konyolnya..ku kira dia sedingin penampilannya.ternyata??ckckck


adzan sudah berkumandang.setelah selesai sholat subuh..aku mengambil handphone ku, lihat ada pesan masuk atau tidak..ehmm tidak ada.


aku keluar kamar ingin mencari ibu dan menanyakan kesiapan untuk acara nanti malam.di rumah ku sudah ramai oleh saudara-saudaraku..ya kami hanya memberitahukan saudara-saudara dekat saja.


"nah ini calonnya baru keluar kamar."


salah satu kakak dari ibu langsung menyambutku dengan pertanyaan -pertanyaan yang membuat aku malu..


aku hanya senyum mendengar mereka berbincang-bincang.mereka begitu bahagia.dengan acara ini.


"Bu apa semuanya sudah rapi?"


"sudah nak..nak Han sudah mempersiapkan semuanya.dari mulai dekorasi sampai makanan.semuanya sudah di siapkan."


"bu?"


"apa lagi?"

__ADS_1


" tidak ada apa-apa Bu."


ibu melihatku begitu dalam..dia menggenggam tanganku dan kulihat butiran bening sudah terlihat dan siap untuk jatuh.


"Bu...?"


"ras..ga kerasa ya kamu sudah mau nikah aja,padahal rasanya baru kemarin kamu manja-manjaan sama ibu..nanti kalau sudah nikah hormati suami kamu.dengar apa yang suami kamu perintahkan."


"dan jangan menolak permintaan suami.jadilah istri yang baik buat suami dan anak-anak kamu nanti."


"ibu..."


aku langsung memeluk ibu sambil menangis..butiran bening yang ku tahan sudah jatuh membasahi pipi rasanya aku tidak sanggup berpisah sama ibu dan bapak..


"sudah jangan nangis..mau jadi pengantin ko nangis?"


"ibu yang duluan nangis."kami berdua pun menangis dan tertawa bersama


"assalamualaikum?"


"waalaikumsalm..maaf teh mengganggu..di luar ada yang cari laras,katanya utusan dari calon suaminya."


aku saling pandang dengan ibu..bertanya-tanya "ada apa,bu?"


"sana keluar mungkin ada hal penting."


aku keluar..dengan hati yang begitu takut, takut terjadi sesuatu kepada mas Han..


setelah ku lihat..Rendi datang dengan membawa sesuatu di kedua tangannya.tanpa di tanyapun aku sudah tahu dia membawa apa.


"assalamualaikum Bu Laras?"


"waalaikumsalam pa ren"


"jangan panggil saya Bu,panggil saja Laras."


"ga apa-apa bu kalau saya panggil Laras nanti gaji saya di potong sama pa Han."


"oh iya kedatangan saya kesini ingin memberikan pesanan dari pa Han,


pa Han tidak bisa kesini karna dia sedang sibuk di kantor"


"ooh iya makasih ya pa ren."


"sama-sama Bu"


" ayo masuk pa ren kita minum kopi dulu."


"tidak usah bu saya buru-buru.sedang di tunggu sama pa Han di kantor.kalau begitu saya permisi bu assalamualaikum."


"waalaikumsalm.."

__ADS_1


__ADS_2