Ku Temukan Kau Dalam Sujudku

Ku Temukan Kau Dalam Sujudku
lamaran 2


__ADS_3

tanpa terasa waktu sudah berganti dari pagi ke malam.mas Han memberikan baju gamis dengan model simpel tapi elegan dengan warna biru muda..dari pagi dia tidak menghubungi ku.jangankan telpon kirim pesan saja tidak.


membuat hati ini menjadi gelisah..setelah sholat Maghrib ada seorang yang di utus mas han.untuk merias diri ku..aku hanya pasrah dengan apa yang dia inginkan.


setalah tiga puluh menit aku di rias.akhirnya selesai juga.."ya Allah anak ibu cantik bangat."


"ibuu jangan begitu malu."


tepat pukul delapan malam..mas Han dan keluarga belum datang juga.hati ini semakin gelisah


takut terjadi sesuatu pada mas han.tapi tiba-tiba kegelisahan ku terjawab.dring…dring…dring… "mas Han.?"


"assalamualaikum? "


"waalaikumsalam,"aku diam dan dia diam.tidak ada lagi pembicaraan.


"ras?"


"ehm."


"saya sudah di depan."


tok…tok…tok.."sebentar mas ada yang masuk."


"ayo siap-siap, nak Han sama keluarga nya sudah datang."


tut…tut…tut…."iiih nyebelin bangat bikin hati orang tegang saja"


ku hembuskan nafas untuk mengatur ke gelisahan dan keteganganku.


"sebentar bu.saya tarik nafas dulu."


"ehhm..ayoo ras?"


"sebentar Bu..saya masih takut untuk bertemu mas Han dan keluarganya."


"Laras?"


" Bu gimana penampilan saya?"


"cantik, ibu yakin kalau nak Han liat calon istrinya cantik seperti ini matanya tidak akan berhenti melihat kamu"

__ADS_1


"ahh ibu saya semakin tegang"


ku hembuskan nafas membuang rasa tegang ku.saat ini aku benar-benar tegang.aku baru merasakan rasa ini.aku keluar bersama kedua kakaku.aku hanya tertunduk tanpa berani melihat kedepan.tiba-tiba suara anak kecil membuat aku melihat ke depan.dan bertatapan dengan dirinya.


"ante-ante..ante antik..."


"Tio?"dia yang di samping mas Han memanggil namaku membuatku melemparkan senyum ke arahnya.


Aku sengaja tidak memberikan kabar kepadanya.baru saja sehari tidak bertemu aku begitu rindu..ketika bertemu aku baru sadar ada sesuatu yang memukau hatiku..


cantik…


cantik malam ini dia sangat cantik..aku hanya senyum.."om an ante antik.."anak kecil saja berkata seperti itu apa lagi aku sebagai orang dewasa ..


aku hanya diam dan mendengarkan dua keluarga membahasa lamaran dan pernikahan.


setelah berbincang dengan kesepakatan yang sudah di buat oleh keluarga mas han.kami setuju dengan pelaksanaan akad yang akan di langsungkan tiga hari lagi.


"ras,Han sudah waktunya kalian bertukar cincin."


"mas Han mendekat."


jujur jantungku saat ini benar-benar ingin meloncat.aku benar-benar gugup..ketika kami di persilahkan kan mendekat dan memakai kan cincin di jari kami masing-masing..aku rasakan hawa panas dingin di seluruh tubuhku.


aku melihat ke ibu.untuk meyakinkan hati.bismilah.


ku ulurkan tanganku dengan perlahan.dia hanya senyum dan menerima tanganku perlahan tapi pasti mas Han memakaikan cincin di jari manis ku.


tepuk tangan dari sanak saudara membuat aku tersadar dari keteganganku..dan waktunya aku memasangkan cincin di jari mas han.setelah selesai prosesi tukar cincin.aku mencium tangan mas han.dan dia berbisik di telingaku.dengan kata-kata yang memanjakan hati ku


"terimakasih sayang, terimakasih buat semuanya malam ini kamu sangat cantik bidadari penghuni hatiku.boleh ga mas minta lebih"


sacara spontan aku mencubitnya."aww sakit ras.."


"makanya jangan genit."


"galak bangat"


"ante om an." tiba-tiba Tio datang dan memeluk ku..dan dia duduk di antara kami berdua.


"Tio kamu ganggu om saja."

__ADS_1


"om an yang anggu io ma ante"


"sudah ga tio ga boleh seperti itu sama om han."


"om an nakal anti."


aku hanya senyum melihat om sama keponakannya.seperti tom end jerry


"ante antik.oleh io tium?"


"jangan Tante itu punya om.jadi kamu ga boleh deket-deket sama tante."


"iiih om an iyet.."


"boleh sayang sini Tante cium."


cup


"hole…hole…io di tium ante weeee..om an alah"


hahahaha.suasana berubah menjadi ramai Karena ulah Tio.. ketegangan pun berakhir.


akhirnya acara lamaran pun berakhir dengan lancar.semuanya setuju pernikahan akan di laksanakan tiga hari lagi.


satu persatu tamu yang datang sudah meninggalkan kediaman laras.hanya tinggal keluarga inti saja.


"ras Han..selama tiga hari ini kalian tidak boleh bertemu dulu ya..kita pingit kalian.sampai hari pernikahan tiba."


"ya Bu ga apa-apa saya mengerti.."


"ko begitu Bu..nanti kalau saya rindu bagaimana?"


"kamu tu Han cuma tiga hari saja masa ga bisa nahan rindu."


"lagian mas,yang berat itu bukan nahan rindu.tapi nahan berat badan kamu"


hahaha..aku hanya senyum melihat tingkah Ade dan kakanya..


"ya sudah kami pamit ya pa Bu,ras ibu pamit dulu ya."


"iya Bu.."

__ADS_1


"saya pulang ya ras..iya mas hati-hati."


"assalamualaikum?" waalaikumsalam..


__ADS_2