
tidak terasa sudah lima bulan usia kandungan ku, Alhamdulillah hamil ku tidak rewel seperti kebanyakan orang hamil,semuanya berjalan dengan lancar dan mas Han juga semakin sayang dan perhatian dengan ku.alhamdulilah aku selalu di kelilingi dengan orang -orang baik.
"mas bangun sudah pagi?"
"mas masih ngantuk sayang nanti saja bangun nya "
"mas Han ayo nanti kita telat solat subuhnya"
dengan langkah gontainya dia pun bangun dan melaksanakan kewajibannya.setelah selesai solat dia kembali terjaga dalam mimpinya.
"pagi bi?"
"pagi neng,tumben turun biasanya jam segini ga boleh turun sama bapak"
"mumpung orangnya sedang tidur bi,saya turun ke bawah,bosen bi di atas terus apa lagi selama hamil saya hanya di suruh istrirhat "
"pantesan tuan putri bisa keluar dari kandangnya,mau sarapan apa neng biar nanti bibi buatin?"
"ehhm saya sedang ingin makan nasi goreng Bi tapi pedas ya "
"jangan pedas-pedas neng. nanti di marahin bapak"
terlalu banyak aturan selama aku hamil Han selalu memantau apa harus di makan dan tidak boleh di makan.
"bi pak Han juga masih tidur jadi tidak akan tahu apa yang saya makan,bibi buatkan saja "
"maaf neng saya tidak berani"
"kenapa bi?"
tiba-tiba suara yang sangat aku kenal terdengar di telinga,tidak ku sangka dia bangun terlalu cepat
"ehmm mas Han,ko sudah bangun bukannya tadi mas Han bilang sangat ngantuk"
"ngantuk saya hilang karena orang yang saya sayang diam-diam pergi dari kamar"
"Bu..bukan seperti itu mas,saya ke bawah karna la-par"
aku tertunduk dan merasa bersalah karna sudah melanggar apa yang sudah dia perintahkan.
"kenapa tidak bangunkan mas,biasanya juga kalau mau apa-apa mantanya sama mas,atau jangan..jangan kamu minta yang aneh-aneh sama bibi?"
"eng..engga mas tadi cuma minta nasi goreng tapi.."
"tapi apa?"
"tapi janji mas ga boleh marah kalau saya jujur ya"
"tapi apa?"
__ADS_1
"tapi saya minta nasi gorengnya aga pedas"
"mimpi kamu,kamu itu sedang hamil tidak boleh makan pedas-pedas kasihan bayi yang ada di perut kamu,dan mas tidak akan mengijinkan itu"
tanpa terasa air mataku jatuh entah mengapa sedikit saja dia membentakku airmata ini selalu turun
"ko nangis"
"mas Han nya marah,aku kan hanya ingin makan makanan yang sedikit pedas mas, bosan jika setiap hari itu,itu saja"
"mas tidak marah,mas hanya mengingatkan sayang"
"bohong, mas marah kan,tadi mas suaranya tinggi "
"astagfirullah sayang mas tidak marah ,mas hanya khawatir sama kamu dan bayi kita"
"bohong, mas bohong, mas marah,iya kan bi"
"maaf pak,neng bibi permisi dulu"
aku masih di posisi ku dengan airmata yang terus mengalir dan tak berani menatap nya suara langkah nya mulai terdengar dan semakin mendekat, tiba-tiba sebuah pelukan hangat menenangkan ku.
cup
"mas tidak marah sayang mas hanya tidak mau istri dan anak mas sakit"
sesak di dada mulai berkurang karna sebuah pelukan dan kecupan di pagi hari.Ibu jarinya mengusap sisa air mataku dan dia kembali memelukku Dangan erat.
pluk
"gombal, pagi-pagi sudah gombal,lapar mas,bibi sudah pergi terus siapa yang mau buat sarapan "
"kita,kita yang akan membuatnya,bukan nasi goreng pedas tapi nasi goreng cinta"
aku hanya senyum ketika dia selalu memberikan yang terbaik untuk ku terima kasih sudah mencintai ku dengan tulus.
"ko malah senyum,ayo bantuin mas"
masih sama seperti dulu rasa itu masih sama saat kita bertemu kasih sayangmu dan ketulusan mu yang membuat kan bahagia sampai detik ini.
"selesai"ucap kami berdua
"cape ya?"
aku hanya senyum dengan perlakuan nya
sikapmu membuatku luluh, mencintai mu adalah berkah untukku di cintai olehmu adalah anugrah terindah
"mas suapi ya?"
__ADS_1
"tidak usah mas,saya bisa sendiri"
"kata orang lebih enak jika makan dari tangan orang"
"ehmmm baik lah, baiklah"
aaaaaa,aku membuka mulut ku dan satu sendok sudah masuk ke dalam mulutku,rasanya biasa tapi karna dari orang yang kita sayang jadi rasanya berubah menjadi luar biasa
"enak?"tanya nya
"bangat,enak bangat mas,mas Han mau coba?"
"boleh"
pagi yang indah dengan kisah cinta yang lebih indah hidupku begitu sempurna karna dirimu hadir di dunia nyata..
setelah sarapan aku dan dia kembali ke kamar, dan menyiapkan keperluan nya..
"sayang mas lupa bawa handuk,bisa ambilkan handuk?"
"iya mas."
tok..tok..tok..
"mana handuknya?"
"kebiasaan bangat sih mas"
tanpa aku duga satu tarikan membuatku jatuh dalam pelukannya dan masuk ke dalam kamar mandi.
brug
"mas Han,lepasin ga usah peluk-peluk"
"boleh kan?"
"boleh apa mas,lepasin "
cup
dia menutup mulut ku dengan sebuah ciuman,ciuman yang selama ini membuat ku candu akan dirinya..
pagi ini kita mandi bersama bukan hanya itu saja tapi kita juga berolahraga di dalam sana
"dingin tahu mas"
"sini mas peluk biar anget"
"tidak usah mas,sudah mas siap-siap saja nanti kesiangan ke kantornya"
__ADS_1
jika dia yang menghangatkan tubuh ini yang terjadi adalah pertempuran kembali.